Bojonegoro


Bencana Itu Pengetahuan!

Senja terakhir di tahun 2007 saya bersama my prend, diatas motor berangkat ke Kota Minyak “Bojonegoro” yang telah direndam Banjir sejak tanggal 26 Desember 2007. Dedik menjadi partner malam pergantian tahun bersama Relawan-relawan andalan di posko BOJONEGORO KRISIS CENTER. ya inisiatif lokal pemuda dan komunitas bojonegoro yang berinteraksi bersama WALHI JATIM, mendirikan posko peduli untuk membuat dapur umum, sumber informasi kondisi banjir, cara survive anak-anak manusia yang terendam dan menggalang bantuan dari publik.

baru mau masuk kota. hingar bingar suara knalpot terasa kontras dengan berita media yang menyatakan Bojonegoro “black out” (telpon, air, listrik, angkutan) tidak ada yang beroperasi. ternyata heddon pergantian bru pun di perbatasan kota ini juga terasa. malah segerombolan anak muda di lempari batu oleh sekelompok pemuda lainnya. walah-walah…..

sampai di posko. diskusi dengan Ony, Yuli (sepasang sejoli di wilayah krisis) yang memang serasi, sama-sama tahan ujian berada dalam kondisi apa adanya. saya sarankan buat banyak kaum muda lain untuk berdiskusi dengan mereka berdua. tidak larut dalam perasaan, sebab empati mereka luar biasa. data kawasan terdampak mereka buat, posko dengan bermodal 0 rupiah bisa berdiri, dapur umum dengan alat pinjaman beroperasi. salut!!!! juga buat Dadang, Mas Sis, pemuda Cengkir, Zedhenk, Komunitas Suket dan Sorak. kalian telah memberi keteladanan kepada kita semua yang menyambut malam pergantian tahun dengan penuh semangat ditangah rendaman ludah “bengawan solo”…. (sebab kalo muntahan, bisa bakal lebih haibat tentunya daerah yang terendam) hehehe…….

Bojonegoro yang 16 kecamatan terkena banjir, masih bisa beraktifitas koq. warung nasi pun masih bisa didapat dengan murah malam itu (pengalaman saya sama Dedik my prend). dua piring nasi lodeh dengan telur dadar plus dua teh hangat cukup diganti dengan Rp 7500. murah bukan??? Ah bencana memang bukan hukuman koq, apalagi murka alam atau Tuhan (buat yang masih percaya pada agama dan Tuhan), sebab itu adalah peringatan. Ya PERINGATAN! Peringatan untuk siapa saja yang masih mau waras, bahwa ada yang sedang tidak seimbang. dan ini bisa jadi pengetahuan. bahwa tidak ada jaminan, tempat anda hari ini bersenang gembira, bekerja, bermain, belajar suatu ketika tidak dihantam luapan air, gempa bumi, gunung meletus, gelombang pasang, puting beliung, badai pasir dan batu. atau suatu ketika air kita habis, bahan makanan kita semua musnah, energi kita habis dan uang ternyata tidak bisa dimakan!!!

akh setelah jam 3 pagi 1 januari 2008. mata terasa pengin dikatupkan, ya sudah mari kita sambut mentari pagi 1 januari 2008 dengan impian baru, missi baru, aktivitas yang penuh innovasi dan membuat kita semua bahagia. selamat mendulang cita-cita. banjir terus meluas, Lamongan, tuban, Gresik ikut diludahi Bengawan Solo. ah lagi-lagi pemerintah absen dan kita semua tidak siap menghadapinya. begitu juga yang terkena banjir, sama sekali tidak mendapat pelayanan atas hak-haknya. Tidak perlu bawa-bawa Tuhan, meski pemerintah ini mengaku kaum beragama. Tetapi selalu saja abai terhadap peringatan yang terus terjadi. terserah anda mau pilih jadi kaum yang tau bencana adalah tantangan atau bencana adalah proyek “datangnya politik anggaran”?? Atau bencana adalah pengetahuan, banyak hal yang bisa lakukan dengan tetap penuh semangat untuk merubah keadaan. apapun yang anda banyangkan tentang bencana, berfikirlah sebaliknya.

Jelas bencana bukan takdir, tidak perlu didiskusikan!!!

ipoel

2 thoughts on “Bojonegoro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s