Narasumber Sehari


Speak To Speak

Hari ini (9 januari) dari pagi hingga sore, menjadi pelaku berbagi pengetahuan di dua kampus di Kota Malang. Setelah menjadi narasumber seminar nasional (begitu judul undangan dan yang tertulis di Spanduk acara) di Universitas Merdeka Malang. Di undang himpunan mahasiswa jurusan FISIP ilmu administrasi negara menyampaikan tentang fenomena dan laris manisnya isu Global Warming. Hampir dua jam lebih saya menjadi narasumber di acara ini.

Hal menarik dari acara ini adalah, respon dan antusiasme mahasiswa untuk mengikuti acara ini. Begitu juga pihak Dosen dan PD III Unmer ini, menawari untuk membuat kegiatan lain atau lanjutan dari forum ini. Tentu ini akan menjadi upaya lain yang taktis bagi perluasan gerakan lingkungan. Sebab Green Student Movement dengan sasaran kampus memang harus terus diperluas. Ok, pasti sebentar lagi kita akan wujudkan satu seri belajar “training” MeGang (menjadi Environmentalist itu Gampang) di kampus Unmer ini kita lakukan. Begitu jawab saya pada mereka.

Setelah itu, berhenti sejenak untuk menyeruput kopi. Ditemani Uja dan Lulu, dua kawan karib seangkatan dari kampus ITN (institute Teknologi Nasional) Malang ini, sudah menunggu di kursi belakang saat acara selesai.

Jam dua kami sampai di ITN dan pak Tomo yang lagi mengajar disamperi dua orang ini. Selanjutnya saya tidak tahu apa yang mereka diskusikan. Tetapi yang jelas setelah itu pak Tomo (dosen ITN) memanggil saya untuk masuk ke ruang kuliah.

Wah. Surprise! Pak Tomo memperkenalkan saya kepada seluruh mahasiswa bahwa saya diberi apresiasi yang luar biasa. Membuat saya serasa tersanjung dan mendapat profesi baru. Dengan tanpa berunding dan pesan apa-apa. Ternyata menyilahkan saya tanpa batasan waktu untuk menyampaikan apa yang terjadi dalam pertemuan UNFCCC Bali kemarin bulan Desember. Selain apa saja pertemuan Bali, juga diperbolehkan untuk menyampaikan perspektif  tentang gerakan lingkungan yang saya lakukan bersama WALHI Jatim dan seluruh team yang lagi memperluas saat ini. 

Dalam bahasa umum yang lain, ternyata ini mirip dengan saat menjadi ”dosen tamu”. Wah benar-benar tanpa persiapan apa-apa dan tantangan yang luar biasa. Beruntung mendapat pengalaman fasilitator. Maka dalam 5 menit saya berusaha melakukan matching dengan memulai memperkenalkan diri. Setelah itu saya langsung menanyakan perasaan mereka. Baru saya lanjutkan untuk memulai belajar ”sesaat” dari pertanyaan sederhana. Apa yang bisa membuat kita selamat dan sejahtera bersama dimasa depan?

Dari sinilah mengalir dialog selanjutnya dan beragam gagasan yang mengemukan untuk menemukan impian baru masa depan gerakan lingkungan dan aksi-aksi apa saja yang bisa dilakukan untuk mengahdapi tantangan pemanasan global dan perubahan iklim. Pesan pentingnya yang selalu saya masukkan dibanyak forum diskusi adalah bagaimana membangun gerakan lingkungan berbasis ”Think Critically Act Locally” dan menjadikannya sebuah gerakan lokal yang multilokal untuk menghadirkan kekuatan baru.

Malang tidak sedingin dulu…

ipoel

2 thoughts on “Narasumber Sehari

  1. issue lingkungan hidup (global warming) memang issue jangka panjang.
    Gimana mas setelah memberikan materi di FISIP Unmer Malang? banyak yang antusias nggak?

    antown.blogspot.com

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s