Euforia di Gabusan


Sidang Sepi, Warung Kopi Ramai!

PNLH X (pertemuan nasional lingkungan hidup ke 10 WALHI) berlangsung kemarin di Pasar Seni Gabusan Bantul Yogyakarta (16-23 April) 2008. gegap gempita, euforia,  perdebatan, workshop multi tema, pelatihan dan aneka kegiatan sidang-sidang forum PNLH menjadi penghias rangkaian kegiatan. Saya sabagai salah satu penggembira yang diminta menjadi fasilitator Workshop WALHI Institute (17-18 April) di Auditorium UII, merasa sukses dengan membantu proses pertemuan para pakar dan pegiat WALHI. selanjutnya dalam proses sidang komisi membantu komisi program bersama Budi yang luar biasa memfasilitasi peserta PNLH.

Euforia diambil dari bahasa Inggris: “euphoria“, yang juga diadaptasi dari bahasa Yunani euphoros: “eu- + pherein” yang berarti perasaan akan kebahagiaan besar atau keadaan yang nyaman. PNLH yang “katanya” menjadi forum strategis mengalami tantangan yang luar biasa, ketika forum sidang pembahsan agenda strategis dari proses sidang komisi ditinggalkan peserta sidang. ya sepi dan tidak menarik, kalah dengan gegap-gempita intrik, isyu, serang-menyerang dan aneka kampanye penggalangan dukungan para kandidat. baik kadidat Eksekutif Nasional maupun Dewan Nasional. inilah serpihan pengetahuan yang mengalami pembenaran dari realitas di pasar Seni Gabusan. ironis!

Epistemologi, (dari bahasa Yunani episteme (pengetahuan) dan logos (kata/pembicaraan/ilmu) adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan asal, sifat, dan jenis pengetahuan. Topik ini termasuk salah satu yang paling sering diperdebatkan dan dibahas dalam bidang filsafat, misalnya tentang apa itu pengetahuan, bagaimana karakteristiknya, macamnya, serta hubungannya dengan kebenaran dan keyakinan.

Epistomologi atau Teori Pengetahuan berhubungan dengan hakikat dari ilmu pengetahuan, pengandaian-pengandaian, dasar-dasarnya serta pertanggung jawaban atas pernyataan mengenai pengetahuan yang dimiliki oleh setiap manusia. Pengetahuan tersebut diperoleh manusia melalui akal dan panca indera dengan berbagai metode, diantaranya; metode induktif, metode deduktif, metode positivisme, metode kontemplatis dan metode dialektis.

Epistemologi juga disebut logika, yaitu ilmu tentang pikiran. Akan tetapi, logika dibedakan menjadi dua, yaitu logika minor dan logika mayor. Logika minor mempelajari struktur berpikir dan dalil-dalilnya, seperti silogisme. Logika mayor mempelajari hal pengetahuan, kebenaran, dan kepastian yang sama dengan lingkup epistemologi.

Gerakan epistemologi di Yunani dahulu dipimpin antara lain oleh kelompok yang disebut Sophis, yaitu orang yang secara sadar mempermasalahkan segala sesuatu. Dan kelompok Shopis adalah kelompok yang paling bertanggung jawab atas keraguan itu.

Oleh karena itu, epistemologi juga dikaitkan bahkan disamakan dengan suatu disiplin yang disebut Critica, yaitu pengetahuan sistematik mengenai kriteria dan patokan untuk menentukan pengetahuan yang benar dan yang tidak benar. Critica berasal dari kata Yunani, krimoni, yang artinya mengadili, memutuskan, dan menetapkan. Mengadili pengetahuan yang benar dan yang tidak benar memang agak dekat dengan episteme sebagai suatu tindakan kognitif intelektual untuk mendudukkan sesuatu pada tempatnya.

Jika diperhatikan, batasan-batasan di atas nampak jelas bahwa hal-hal yang hendak diselesaikan epistemologi ialah tentang terjadinya pengetahuan, sumber pengetahuan, asal mula pengetahuan, validitas pengetahuan, dan kebenaran pengetahuan. inilah yang juga mengemuka dalam setiap diskusi di PNLH dan forum sidang komisi maupun pleno. semua orang berlomba menunjukkan eksistensinya menjadi para “pencerah” meski terkadang menjemukan juga.

Pranarka menjelaskan bahwa zaman modern ini telah membangkitkan gerakan Aufklarung, suatu gerakan yang meyakini bahwa dengan bekal pengetahuan, manusia secara natural akan mampu membangun tata dunia yang sempurna. Optimisme yang kelewat dari Aufklarung serta perpecahan dogmatik doktriner antara berbagai macam aliran sebagai akibat dari pergumulan epistemologi modern yang menjadi multiplikatif telah menghasilkan suasana krisis budaya.

Semua itu menunjukkan bahwa perkembangan epistemologi tampaknya berjalan di dalam dialektika antara pola absolutisasi dan pola relativisasi, di mana lahir aliran-aliran dasar seperti skeptisisme, dogmatisme, relativisme, dan realisme. Namun, di samping itu, tumbuh pula kesadaran bahwa pengetahuan itu adalah selalu pengetahuan manusia. Bukan intelek atau rasio yang mengetahui, manusialah yang mengetahui. Kebenaran dan kepastian adalah selalu kebenaran dan kepastian di dalam hidup dan kehidupan manusia.

sekarang pertanyaannya adalah; apa saja pencerahan pasca euforia PNLH? WALHI secara nasional tentunya di tantang untuk menyongsong kompleksitas dan ketidakpastian situasi dunia. kepemimpinan hanyalah salah satu premis dari perkara melahirkan pencerahan. selebihnya masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk keluar dari “emosi” dan bayang-bayang agenda suksesi. struktur organisasi, skema yang terlihat kering ketika tidak mengalami pengkritisan yang berarti, menunjukkan adanya kemiskinan mengenali pengalaman dan prestasi luar biasa di organisasi ini. sehingga proses “caci maki”, hantam sana-sini, seolah lebih indah dari saling mengapresiasi. ceppe ddehhh… difisit contribusi dari imajinasi tentang mau menjadi organisasi seperti apa kedepan?!

o ya, selamat sekali lagi kepada sahabat saya BERRY yang telah dipercaya memimpin WALHI secara nasional untuk empat tahun kedepan. di tunggu keputusan dan inspirasi yang membawa pencerahan untuk keluar dari kemandegan. Tunjukkan dedikasimu untuk menjadi teladan dan menghadirkan energy cemerlang bagi tiap insan yang masih bangga menjadi bagian dari gerakan WALHI.

One thought on “Euforia di Gabusan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s