Transit (tulisan terselip th.2008)


Transit adalah singgah, mampir, berhenti sebentar untuk kemudian lanjut lagi. selama enam jam di bandara makasar sebelum ke bau-bau membawakan energi asyik bagiku. sempat muter-muter, mengamati perilaku non verbal orang dibandara yang berlalu lalang. begitu juga yang antusias liat siaran langsung di TV yang kebetulan ada “dua orang diatas ringdan bercelana pendek saling melempar pukulan”.

Selama lebih dari setengah hari, kumanfaatkan dengan masuk sebuah toko buku kecil dan pandanganku mendarat pada sebuah buku kisah sukses sang perintis book for nepal. yangkemudian berganti menjadi Roam To Read si John Woody. berangkat dari perjumpaan mencari suasana liburan dengan mendaki gunung himalaya, menikmati Teh Susu Kathmandu yang khas. hatinya tertambat untuk melihat sekolah anak-anak di desa terpencil disana. perjumpaan dialog singkat dengan sorang guru sekolah dan menyaksikan ruang perpustakaan sekolah yang tanpa buku. membuat dia menerawang jauh (apa yang bisa kulakukan? tapi aku ga mau berjanji). hingga kata-kata perpisahan dari seorang guru yang memmbuatnya begitu teringat adalah “barangkali suatu saat anda kembali dengan membawa buku pak”.

mulailah si john merintis bayangan impian. kemungkinan-kemungkinan. dan menjelang pulang dia menulis email kebeberapa kolega, teman dan siapapun yang ada di address emailnya. bahwa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s