Moderator dan Pharaprase


Berangkat dari Surabaya naik bus patas pukul 02.00 (rabu dini hari). Sampai jogja pk.07.30, turun janti di jemput sama lis (teman dulurku tkek). Senang bsia langsung dijemput menuju kota gede. Setengah hari di jogja, hujan lebat… sore hari sebelum tinggalkan jogja dari St Lempuyangan menuju Cilacap, wow menarik naik kereta ekonomi. Mengingatkanku memorhy sekitar sepuluh tahun lalu saat masih sering naik KA ekonomi dari Surabaya ke kota sekitar maupun ke jogja waktu itu.

Mirip pasar pindah yang berjalan diatas kereta. Ramai, penuh obrolan, banyak interaksi antar penumpang. Ini bedanya kalo naik KA kelas bisnis apalagi eksekutif, semua sunyi senyap, kalo ngak nonton film ya “ngoroks” masing2 orangnya.

Saat sampai di Stasiun Kroya. Ternyata penumpang harus turun dan oper pada kereta urutan gerbong no 3 dari belakang dan seterusnya. Hamper saja ku kebawa ke Purwokerto andai ngak diberitahu oleh penumpang baik hati diseberang bangku yang kutempati…. Weleh-weleh…. Baru tahu ini naik kereta mesti pakai pindah gerbong. Asyik juga sebagai pengalaman baru. Setelah hamper enam jam berangkat dari jogja sampai juga di Cilacap. Naik becak, sampailah di hotel 3 intan, tempat istirahat yang diberikan kepadaku oleh panitia acara “kenduri” di Cilacap.

Kamis pagi hari,. Berangkat ke sekitar Karang kandri tempat lokasi acara. Kebagian job menjadi moderator adalah pengalaman yang menantang buatku. Bener2 mencoba hal baru dan menjalani apa adanya. Membuka dengan semangat dan berbagi tentang semangat diskusi tentang bahan baker yang kotor dan mematikan (batubara).

Beberapa hal yang menarik selama menjadi moderatior,. Adalah menjadi pembagi bola sesi demi sesi. Memberikan kesempatan kepada para pihak mengungkapkan uneg2nya. Lalu mencatat hal-hal penting dan pertanyaan penting dari para audiens, kali aja narasumber ada yang terlewat maka kita bisa mengingatkannya.

Jika diakitkan dengan seni fasilitasi, ada satu skill yang bisa kita gunakan. Yakni melakukan Pharafrase, yakni meringkas dan melakukan konfiermasi tentang hal yang kurang jelas kepada sang penyampai pernyataan maupun pertanyaan. Hal ini penting untuk mengingatkan agar tidak keluar dari konteks dan diskusi tetapo ketemu fokusnya. Senang sekali bisa menjadi moderator…. Terima kasih buat Green Peace-Jatam dan eknas WALHI yang sudah memberi saya kepercayaan menjadi salah satu partisipan diacara kenduri energi terbarukan dan menolak energi kotor bersama masayarakat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s