SWING VOTE


“semua peradaban telah mengikuti jalur yang sama. Dari perbudakan, kepada kebebasan, dari kebebasan sampai pada kelimpahan, dari kelimpahan sampai pada kepuasan, dari kepuasan sampai pada kelesuan. Dari kelesuan kembali kepada perbudakan! Jika kita ingin menjadi pengecualian dalam sejarah. maka kita harus melanggar lingkaran! Untuk siapa yang tidak ingat masa lalu, akan melakukannya kembali.”

Itulah essai singkat si cewek muda belia Lolly, yang dibaca didalam kelasnya menjelang pilihan presiden di negaranya. Cuplikan dari film Swing Vote yang diBesut oleh sang actor utamanya juga, ya actor kawakan yang sudah popular di negeri Box office, si Kevin Costner.

Sebuah film yang mengambil setting proses pemilihanPresiden Amerika serikat yang mengalami peristiwa “DRAW” dalam penghitungan suara 50:50 antara calon dari kubu Republik yang sedang berkuasa dan kubu Demokrat yang menantangnya.

Lolly anak seorang lelaki yang telah cerai dengan istrinya dan memutuskan tidak memusingkan peristiwa politik dan pergantian kekuasaan. Dan dia memahaminya sebagai independen! Adalah jalan yang dia mengerti akrena tiap raja yang berkuasa hanya mengenal dirinya sendirinya. Tidak akan mengenal siapa yang sedang tidak punya pekerjaan.

Peristiwa adu kampanye dan menggunakan aneka jurus yang membius kesadaran pemilih benar-benar digambarkan dengan sangat kreatif. Bagaimana kampanye berbasis argumentasi yang berbeda terlihat dengah jelas, keberadaan independen dari satu orang pemegang hak pilih pada film ini ternyata adalah penentunya setelah penghitungan mencapai titik akhir sama-sama 50 persen perolehan suaranya.

Menjadi peran si Bud Johnson (Kevin Costner) begitu hebat dalam menjiwai perannya sebagai lelaki yang biasa-biasa dan menikmati dunianya. Meski tanpa dia sadari bahwa potongan surat suara yang dia pegang karena ulah Lolly yang diam-diam masuk ke bilik pemilihan suara komisi pemilihan umum, telah membawanya pada takdir baru sebagai penentu Presiden Amerika selanjutnya.
Dalam masa 10 hari menjelang di berikannya hak pilih ulang pada satu orang yang telah memasukkan suara, tetapi belum sempat menggunakan pilihannya karena alat yang mengakses sempat mati listriknya. Telah Bud dan Lolly untuk menjadi rebutan sang kandidat dan bintang media pemberitaan. Bahwa sejatinya yang mestinya mendapat perhatian adalah sang calon presdien, tetapi kalah dengan keberadaan satu pemegang hak pilih yang akan menentukan mereka.

Film yang brilliant untuk menggambarkan bagaimana cara politisi untuk menggunakan cara apapun dan saling “serang” pada isu kampanyenya menjadi pengetahuan ploticall marketing tersediri buat saya. Juga bagaimana melakukan analisis mendalam terhadap menciptakan pesan penting, menjalin komunikasi verbal dan verbal, memaksimalkan televise sebagai media campaign, serta bagaimana memilih momentum yang tepat membalas kampanye pihak lawan. Disertai bagaimana menyadap informasi penting dari pihak lawan dan mengeluarkan peluru kampanye tandingan.

Mendapat kehormatan bertemua dengan sang Presiden yang masih menjabat. Mendapat jamuan pesta dan aneka fasilitas bagi bud danm Lolly, lalu menjadi public figure baru yang dijadikan sumber harapan. Agar mereka menampung aspirasi public dari jutaan surat dan kiriman email kepada mereka. Membuat Bud dan lolly tidak bisa lagi hidup normal. Kehilangan masa-masa bergembira dan memancing seperti hobby si bud Johnson.

Menjelang habis masa 10 hari persiapan pemilihan ulang untuk satu orang penentu siapa presiden AS terpilih. Akhirnya bud memutuskan untuk menantang para Presiden AS itu berdebat, dan dia buka semua surat-surat dari public kepadanya untuk ditanyakan pada sang kandidat. Tapi sebelum memulai debat itu dia sempatkan untuk menuliskan pidato singkatnya yang menggugah simpati public dan menyerupai pidato orang-orang yang memang mempengaruhi dan mengubah dunia.

Berikut adalah beberapa kutipan petikan pidatonya di film Swing Voter yang menggambarkan momen unik pemilihan presiden AS:
“saya telah melakukan dan mengatakan banyak hal. saya telah mengikuti kalian berdua menabarkan banyak janji. Dan mungkin kau tidak mampu melakukan semuanya”. (pada titik ini, semua audiens mengeluarkan tawa dengan terbahak dan gembira mendengarkan pidato awal Bud Johnson).

“untuk 10 hari menjadi hal aneh dan setidaknya itu lucu bukan? Hehehe…..” itu yang direspon oleh semua yang mendengar. “Aku tahu dunia menyaksikan dan mungkin menertawakan. Bahwa Amerika kadangkala perlu mendapatkan momen semacam ini, itu ungkapan orang dalam televisi. Itu hal besar bagiku”

“Aku tidak bisa mengatakan aku banyak mencoba hal besar dalam hidupku. Seperti dia suatu tempat di jalan yang panjang. Aku sudah memeriksa dan tidak seperti mimpi yang besar. Namum aku sudah memilih sekali. Aku mempunyai kedekatan untuk sebuah kejujuran dan harapan apapun. Apapun kata yang mau kau gunakan dalam hidup ini. Namun kemudian, beberapa tahun dimulai dengan cepat dan smuanya terjadi. Apa yang baik disana. Apa ini terdengar baik bagimu Mr.Presiden??”

“Namun malam mini kurasa Grogi. Aku sudah merubahnya dari segala kebanyakan. Aku sudah dewasa diNegara dimana jika aku memutuskanmelakukan lebih dari kehidupanku, lebih dari minum saja. Bahwa aku bisa berdiri disana. Dimana mungkin engkau akan berdiri mala mini. AKU MENGAMBIL BEBAS DAN TIDAK MEMBERIKAN APAPUN. Aku grogi di depan. Putrid dan negaraku, aku tidak pernah sedia dan berkorban. Hanya beberapa hal dan itu sebuah hal sederhana. Bayar perhatian, untuk Amerika. Jika Amerika benar-benar musuh aku rasa. Malam ini semua harus memilih antara pria.Besok satu orang akan dipilih, dan aka nada perbedaan. Karena besok kita akan mempunyai presiden”

“ Dan tidak seorang untuk mengisi kursi di Washington. Kita butuh orang yang lebih besar dari sekedar omong saja. Seperti presiden kita mendengar tentang sekolah, kami butuh pemikir besar. Seseorang sudah mempunyai kalimat yang bagus didepan masalah kita. Seseorang sudah berharap untuk memimpin tempat kita. Dimana pada tempat itu dengan diri kita sendri dan dunia. Dan untuk catatan : aku mau kalian berdua. Aku mau kalian berdua berpikir banyak”

“malam ini aku akan bicara dengan orang yang aku tidak pernah ketemu. Dengan surat untukku dan aku tidak berpikir itu mungkin. Pertanyaan pertamaku datang dari …. “ Si Bud Johnson sebutkan nama si pengirim surat yang dia buka pertama dari sekitar puluhan karung yang akan dia tanyakan pada dua kandidat Presiden As yang bersedia Final Debat malam itu…

Wah. Wah. Wah…. Jika itu beneran ada calon presiden ditanyai dengan puluhan surat dari warga negaranya dan pihak TV mau menyiarkannya. Pasti bangkrut si perusahaan TV, karena tidak disela iklan dan sang presiden bisa pingsan karena berdiri semalaman untuk menajwab satu demi satu tiap isi surat.

Akhirnya besok pagi si Bud Johnson menggunakan hak plihnya untuk menetukan siapa presiden di negerinya. Dan tentunya saya sarankan kawan-kawan untuk menonton langsung film ini agar bisa mengikuti jalan cerita yang mengelorakan rasa tertawa sekaligus penuh satire atas proses siapa yang sedang berpengaruh dan mempengaruhi siapa.

Hebat!segera cari DVDnya dan selamat menikmati guyonan yang cerdas ala Kevin Costner.

Salam Dunia cerah. (ipoel’s)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s