social entreprise


kemarin 15-16 juni mengikuti lokakarya community entrepreneurs Challange (CEC) di bandung. Acara yang di inisiasi oleh British Council Indonesia. menarik materi substansinya dan dapat pengalaman serta info baru.

saya hadir dalam kapasitas sebagai Chief Innovation Officer (CIO) dari gerakan yatimpreneur. yakni sebuah inisiatif baru yang saya lakukan bersama mas pitono (CEO) dan mas fajar (CER-chief eksternal relation) dalam misi Indonesia Yatimpreneurs Movement (IYM).

form aplikasi yang kami kirim mendapat paresiasi dan lolos seleksi tahap administratif, dari 600 proposal di peras hingga 200. dari 200 kemudian menjadi 80. dan kami adalah salah satu dari 80 ide yang dipilih. selanjutnya kita tunggu saja apa yang akan menjadi perkembangan…

YATIMPRENEUR, inspirasi perubahan indonesia

keyakinan kami tentunya, ini adalah ide terbaik dan layak menjadi pilihan melakukan inisiatif baru yang bisa berdampak sosial ekonomi secara meluas. up to date, news, unik dan punya keberlanjutan serta bisa–mudah di replikasi di berbagai tempat. bagi kami mencermati tantangan situasi para yatim.

Program ini diprioritaskan khususnya bagi remaja usia 16-21 tahun menjadi krisis kepercayaan diri. ini karena mereka di kelola dengan pendekatan menunggu bantuan. disisi yang lain adalah manajemen panti yang juga berpikir secara jangka pendek (kebanyakan),dengan memikirkan beras, odol, sikat gigi dan sabun untuk kebutuhan para yatim yang hidup di panti.

lalu di sisi yang lain pula para donatur yang di kelola juag di sodori permintaan bantuan yang untuk kebutuhan operasional saja, tidak mengajak dan melibatkan mereka dalam inisiatif lain. misalny mencipta kreatifitas dan inovasi pada pengembangan ketrampilan, keahlian dan pendirian sebuah usaha berbasis komunitas yatim.

itulah awal dari sebuah gagasan obrolan TKP (begitu mas fajar dan mas pit, baisa menyebut tempat bertemu di sebuah cafe murah dan meriah free hot spot).

kabar terbaru saat ini bahwa ketika Eropa dilanda RESESI ekonomi, dimana perusahaan-perusahaan komersial bisnis murni yang mengandalkan semata memproduksi dan menjual, tanpa ada nilai sosial dan pemberdayaan komunitas masyarakat. maka keuntungannya turun antara 20-35 persen.

hebatnya dari survesi yang dilakukan oleh komunitas Social Entreprise di UK, bahwa dari 100 jenis perusahaan Social Entreprise justru mengalami keajaiban. dia tidak hanya stabil dan tidak tergoyahkan, tetapi mengalami peningkatan penghasilan yang naik sampai angka 75% dari total perkembangan usaha sosial dan bisnisnya. wowwww!!! dunia sedang bergerak dan berubah. ada harapan dan cara lain untuk membuat dunia lebih cerah.

kekuatan ide baru, kreatif, gairah besar, kepemimpinan efektif dan berangkat dari spirit dari satu untuk ke banyak hal. itulah sang social entrepreneurs sedang memantapkan dirinya bersama komunitas yang menjadi bagian langsung tiap isu, program perubahannya mewarnai dunia.

proses meeting yang tidak begitu kreatif, linear, analitik dan tekstual. menjadi corak utama selama proses lokakarya di bandung. untungnya ini benar-benar menjadi tantangan bagi saya dan langsung perlu di ubah jadi harapan dan peluang apa pada situasi riil. bahwa tiap orang itu unik, berbeda dan selalu punya hal yang ingin disampaikan memang benar-benar menjadi perhatian saya.

ada proses paling menarik adalah ketika fasilitator yang mengelola acara, seperti kehilangan kepercayaan diri karena keraguan dan kekurang pahaman pada apa yang menjadi perannya. maka sang Cliff (fasilitator dari Social Entreprise di UK) langsung maju dan membuat terobosan. meski tidak diminta tapi sepertinya dia paham energi pertemuan yang mulai melambat dan kurang fokus. skill komunikasi. itulah lagi-lagi yang saya pelajari pada pertemuan ini.

bagaimana melibatkan orang lain dalam berkomunikasi dan bagaimana menularkan energi positif di kala kita menjadi pusat perhatian adalah berbeda dengan sekedar tampil. karena yang akan di dengar, dilihat, di simak dan dipelajari orang lain tidak hanya suara dan kata-kata kita. tetapi bagian semua tubuh kita akan terlibat secara langsung dalam berinteraksi. dan jangan dikira, ketika ragu-ragu dan tidak memahami alur orang lain tidak tahu. mereka sangat tahu.

itulah yang di tunjukka si Cliff sebagai fasilitator dengan sangat bersemangat dan mengerahkan kekuatan komunikasinya mengajak semua peserta maju berproses dalam lokakarya. saat belajar merumuskan masalah. inilah yang menjadikan saya benar-benar ingin tertawa, ketika diminta sebutkan satu masalah, saya langsung menjawab : ” masalah saya adalah saat ini semua masalah saya ubah menjadi harapan dan peluang baru untuk mendapatkan ide baru”. maka apa yaa yang jadi masalah? tolong bantu saya, kontan pasangan ngobrol saya jadi tersenyum dan berkata wah menarik tuh!” hehehe…. ”

jika kamu bersungguh-sungguh dengan keinginan kita, maka dunia akan mendukungmu” demikian rangkaian kata indah dari pablo cuelho yang pas untuk keikutsertaan IYM dalam kompetisi CEC British Council tahun ini. semoga dunia makin CERAH..

Ipoel CERAH

2 thoughts on “social entreprise

    • terima kasih limpahan apresiasinya…. semoga kita semua selalu mendapatkan kekeuatan untuk berbuat mulia
      dan senantiasa membuat dunia kita makin cerah….

      kapan ku diajak belajar lagi di bumi reog?

      salam bahagia,

      jakarta, habis hujan barusan….

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s