Reuni alumni karangasem ’96


the SEVEN

wardi, imam neva, robakh, ridho s, su'udin, erphan, fajar. di depan kamar kami dulu belajar-tidur-berbagi bersama

setelah 14 tahun saling tidak berjumpa. kemarin alumni perguruan karangasem paciran lamongan pada bersua. dengan semangat baja ’45, pribadi-pribadi unik pada berdatangan. meski pun tidak semua bisa ngumpul. tapi sudah bagus lebih dari 50an para ibu2 dan bapak2 (sekarang statusnya rata begitu). walaupun ada beberapa yang belum married.

Reuni. Re=kembali. uni=bersatu. menemukan spiritnya untuk merasa senasib, serasa, atas proses belajar yang pernah kami tempuh dulu selama beberapa tahun di pondok pesantren karangasem. alumni dari madrasah aliyah, SMA (baik yang jurusan sosial dan biologi). itu cara rejim “orba” dulu membuat pilihan “pengkotakan” cara kaum muda untuk belajar.

banyak kesan bahagia, menggemaskan dan unik. mulai dari persiapan yang dilakukan beberapa kawan. “semalem ku melekan sampai jam dua”, begitu cerita Hudi Jacky dan Suudin kepada saya. karena mereka mendekor spanduk kertas berwarna-warni untuk mengucapkan selamat datang buat semua.

berbagi kisah dan harapan

acara yang awalnya menjadi ajang kangen2an dan guyon. mendadak agak berubah serius ketika dibuka dengan menggunakan bahasa yang formil dan berdiri menggunakan podium. yahhh.. mungkin inilah kebiasaan beberapa kawan dalam mengelola sebuah acara yang biasa mereka kerjakan dan alami.

kreatifnya mas fajar-suudin-riyanto dot dan beberapa kawan berhasil mengerjai saya untuk menyampaikan sebait kata “sambutan” mewakili alumni yang pada ngumpul. mendadak dan tanpa basa-basi saya ucapkan terima kasih.. 

hmmm… sudah menjadi kebiasaan saya ketika mengucapkan salam tidak hanya cukup dengan assalamualaikum wr wb. dan menariknay ketika saya tambah salam sejahtera untuk kita semuaaa…(terdengar beberapa kawan mulai tersenyum cekikikannnn)..

kawans. reuni adalah melepaskan energy. reuni adalah wakil dari proses saling berbagi tentang siapa kita, darimana kita, apa saja yang telah kita kerjakan. saya membayangkan di acara ini kemarin memang bakal banyak pengalaman baru bisa saya petik. khusunya akan belajar dari pengalaman tiap2 orang.

“waduh mas fajar ini sentimen sekali ini ama saya…. masak tak satu pun ada photo saya nonggol…. tetapi titip pesen ke temen2 semua lain kali kalau ada acara di siapkan yang lebih matang agar tidak terkesan amburadul…ya walaupun kenyatannya amburadul…beruntung ada donatur dari balik papan.” begitu komentar suyadi (kawan alumni sma biologi yg dari jenu Tuban).

bercampur aduk dan kisah seru dari proses acara kemarin rasanya akan menjadi “sinetron” kecil yang berlanjut untuk 3 tahun lagi. ini yg kami sepakati untuk jadwal saling berjumpa kembali setelah hari kemarin (9 januari 2011).

meski ada beberapa kawan yang menganggap biasa dan kurang menarik. bagi saya tetap saja menarik. ini jika kita mau memetik apa yang membuat kita menjadi makin kuat dan inspirasi apa yang bertebaran di reuni kemarin.

tengeoklah sejenak. bagaimana Suudin, berangkat dari tempat kerjanga di Kalimantan. rela berangkat dengan menjadi sponsornya sekalian. Coba kita simak cerita Chatib yang meninggalkan kerjaannya dari Denpasar Bali yang datang ke acara. Juga mas Fajar yg dulu di solo, kini tinggal di semarang. berangkat malam2 untuk sampai ke pesisir paciran demi berjumpa kawan seangkatan. tentu kawan2 yang lain juga begitu. imron efendi yang kemarin masih dengan suara emasnya berqiroah untuk alumni 96, berangkatnya dari Jakarta. tentu ini dalam rangka menyepelekan kesibukan dan pegnorbanan para kawan yang lain… hehe

cerita menarik satu lagi yang berkesan buat saya sama imam neva bahtiar. kami berangkat berdua. lalu pulangnya isi mobil si imam bertambah peumpang bersama Atik dan Chatib, yang langsung diantar ke bungurasih. karena mereka sama2 mau ke banyuwangi.

Atik. perempuan asal banyuwangi, yang sekarang telah menjadi ibu dua anak ini. rasanya sah dijadikan “women of the Reuni 96”. saya sama imam, banyak belajar dari energinya yang memaknai acara ini adalah sangat luar biasa. dengan menggendong anak keduanya yang baru berusia 6 bulan, dia berangkat dari kota asalnya menuju lokasi reuni. tentu ini layak di apresiasi. bahwa perasaan ingin berjumpa, menyaksikan halaman-suasana pondok yang telah 14 tahun tidak di tatap itu sedemikian menggoda dan menjadi hal yang penting. semoga niat baik semua kawans yang kemarin datang menjadi proses saling menguatkan.

pada tahun selanjutnya bisa menjadi menarik jika acara reuni juga dijadikan ajang berbagi kado rahasia, untuk saling ditukar kepada kawan dan saling berakrab2an. juga menjadi ajang berbagi inspirasi. lalu mendoakan para pendiri pondok dan siapapun yang merasa bagian penting kita semua. dan kebetulan mereka kini pergi meninggalkan kita terlebih dahulu.

salam dunia cerah,

ipoel

One thought on “Reuni alumni karangasem ’96

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s