Hukum “ngawur?


Hukum rimba. Demikian ramai beredar sebutan ini kpd peristiwa serangan lapas cebongan sleman sabtu dinihari (23 maret 2013). Seraangan yg drancang, dilaksanakan dan ditujukan dg motif teramat jelas. Ya balas dendam. Sehingga 4 tersangka kasus pembunuhan menjadi pihak terbunuh.

Penggunaan hukum rimba sebagaai sebutan agak mengganggu saya. Coba kita simak sebentar; apakah semua orang rimba berperilku demiikian dalam berperilaku dan berbudaya dlm kesehariannya? Ternyata tidak, lalu ini penyederhanaan atau kekeliiruan yg memang “kaprah” dlm konteks penyerbuan ini. Pun dengan penyerbuan polsek di okan hilir sumsel 13 maret oleh korp baju loreng pd bulan ini juga.

Hummmmmm…. disisi lain hari ini kt mmenyaksikan kekayaan alaam dan kehidupan sosial orang2 adat yg hidup di dalam rimba belantara justru di usir. Di keruka gunungnya, ditambang sumber daya alamnya, di buangi limbah beracun sungai2nya. Bahkan sampai di kriminalkan seperti yg dialami oleh mama yosepha (anggota masy dari suku amungme) papua. Yg berjuang melawat penjahat raksasa bernama freeport.

Peristiwa pengusran, penyerangan, pengerukan asset alam di papua dan di tempat2 lain nusantara indonesia. Jelas2 menjadi kenyataan orang2 rimba tdk menunjukkan berbuat dg hukum “ngawur”. Tapi mereka berjuang menyuaarakan keadilan dan memilih jalaan2 yg tetap berangkaat dr kebudayaannya.

Disinilah orang rimba spt tdk mengenal hukum rimba. Tapi penjahat lingkungan dan kemanusian bernama korporasi inilah yg “‘MENGHUKUMI ORANG RIMBA”. Dan siapakah selama ini sejak perusahaan2 ini mengekspolitsi alam yang membaackupnya? Mulai dari si pemberi ijin, penjaga pintu gerbang dan sepasukan yg siap sedia memukul dan menembaki bahkaan menangkap sang pejuang daari rimba ini??? Akhhh…. negeri yg hidup dari kekayaan rimba. Dan masih selalu mengusir, menistakaan orng2 rimba….

Mari berenung sejenak atas sebutaan dari penyerangan olsek dan lapas cebongan. Memlih sebutannya dengan berlakunya hukum rimba menjadi hukum “semaunya sendiri” dari sepasukan bersenjata dgn saatuan khusus yang jelas.

Selamat menikmati hukum sulap di negeri para pesulap…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s