untuk apa saja danaBOS ????


13 Komponen Pembiayaan Dana BOS

Gambar

Penggunaan dana BOS di sekolah harus didasarkan pada kesepakatan dan keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah, Dewan Guru dan Komite Sekolah. Hasil kesepakatan tersebut harus dituangkan secara tertulis dalam bentuk berita acara rapat dan ditandatangani oleh peserta rapat.

Dana BOS yang diterima oleh sekolah, dapat digunakan untuk membiayai komponen kegiatan-kegiatan berikut:

1)       Pengembangan perpustakaan

Item pembiayaannya meliputi mengganti buku teks yang rusak/menambah kekurangan untuk memenuhi rasio satu siswa satu buku, langganan publikasi berkala, akses informasi online, pemeliharaan buku/koleksi perpustakaan, peningkatan kompetensi tenaga pustakawan, pengembangan database perpustakaan, pemeliharan perabot perpustakaan. Perhatikan UU No 43/2007 tentang Perpustakaan. Minimal 5% dari dana BOS.

2)      Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru

Item pembiayaannya meliputi biaya pendaftaran, penggandaan formulir, administrasi pendaftaran, pendaftaran ulang, biaya pendataan data pokok pendidikan, pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan. Termasuk di dalamnya untuk kondumsi panitia dan uang lembur dalam rangka penerimaan siswa baru. Standar pembiayaan mengacu kepada batas kewajaran setempat atau batas yang telah ditetapkan Pemda.

3)      Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa

Item pembiayannya meliputi PAKEM (SD), pembelajaran Kontekstual (SMP), pengembangan pendidikan karakter, pembelajaran remedial pembelajaran pengayaan, pemantapan persiapan ujian; olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka dan palang merah remaja; Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Termasuk untuk: honor jam mengajar tambahan di luar jam pelajaran dan biaya transportasinya (termasuk di SMP Terbuka); biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba; fotocopy; membeli alat olah raga, alat kesenian dan biaya pendaftaran mengikuti lomba.

4)      Kegiatan Ulangan dan Ujian

Item pembiayaannya meliputi; ulangan harian, ulangan umum, dan ujian sekolah. Termasuk untuk: fotocopy, penggandaan soal, honor koreksi ujian dan honor guru dalam rangka penyusunan rapor siswa.

5)      Pembelian bahan-bahan habis pakai

Item pembiayaannya meliputi: buku tulis, kapur tulis, pensil, spidol, kertas, bahan praktikum, buku induk siswa, buku inventaris; minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah; pengadaan suku cadang alat kantor.

6)      Langganan daya dan jasa

Item pembiayannya meliputi: listrik, air, dan telepon, internet (fixed/mobile modem) baik dengan cara berlangganan maupun prabayar; pembiayaan penggunaan internet termasuk untuk pemasangan baru; membeli genset atau jenis lainnya yang lebih cocok di daerah tertentu misalnya panel surya, jika di sekolah tidak ada jaringan listrik. Penggunaan Internet dengan mobile modem dapat dilakukan untuk maksimal pembelian voucher sebesar Rp 250.000 per bulan.

7)      Perawatan sekolah

Item pembiayaannya meliputi: pengecatan, perbaikan atap bocor, perbaikan pintu dan jendela; perbaikan mebeler, perbaikan sanitasi sekolah (kamar mandi dan WC), perbaikan lantai ubin/keramik dan perawatan fasilitas sekolah lainnya. Kamar mandi dan WC siswa harus dijamin berfungsi dengan baik.

8)      Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer

Item pembiayaannya meliputi: guru honorer (hanya untuk memenuhi SPM); pegawai administrasi (termasuk administrasi BOS untuk SD); pegawai perpustakaan; penjaga sekolah; satpam; pegawai kebersihan. Dalam pengangkatan guru/tenaga kependidikan honorer sekolah harus mempertimbangkan batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai, serta kualifikasi guru honorer harus sesuai bidang yang diperlukan.

9)      Pengembangan profesi guru

Item pembiayaannya meliputi: KKG/MGMP; KKKS/MKKS; menghadiri seminar yang terkait langsung dengan peningkatan mutu pendidik dan ditugaskan oleh sekolah. Khusus untuk sekolah yang memperoleh hibah/block grant pengembangan KKG/MGMP atau sejenisnya pada tahun anggaran yang sama hanya diperbolehkan menggunakan dana BOS untuk biaya transport kegiatan apabila tidak disediakan oleh hibah/blockgrant tersebut.

10)   Membantu siswa miskin

Item pembiayannya meliputi: pemberian tambahan bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi  masalah biaya transport dari dan ke sekolah; membeli alat transportasi sederhana bagi siswa miskin yang akan menjadi barang inventaris sekolah (misalnya sepeda, perahu penyeberangan, dll); membeli seragam, sepatu dan alat tulis bagi siswa miskin (BSM), baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten/kota di sekolah tersebut.

11)    Pembiayaan pengelolaan BOS

Item pembiayaannya meliputi: alat tulis kantor (ATK termasuk tinta printer, CD dan flash disk); penggandaan, surat-menyurat, insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transportasi dalam rangka mengambil dana BOS di Bank/PT Pos.

12)   Pembelian perangkat komputer

Item pembiayannya meliputi: dekstop/work station; printer atau printer plus scanner. Masing-masing maksimum 1 unit dalam satu tahun anggaran. Peralatan komputer tersebut  harus ada di sekolah.

13)   Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS

Item pembiayannya meliputi: alat peraga/media pembelajaran; mesin ketik; peralatan UKS; pembelian meja dan kursi siswa jika meja dan kursi yang ada sudah rusak berat. Penggunaan dana untuk komponen ini harus dilakukan melalui rapat dengan dewan guru dan komite sekolah.

sumber: http://awasibos.org/?p=148 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s