Dunia Si Sulung


Cerita ceRah ………………… [15 series]

 

selepas ritual hari pencoblosan……. selepas #pemilu2014

 

Membaca portofolio belajarnya si sulung barusan. Ada typikal dia dimata pelajaran yg menarik.

keluarga ceRah

rata2 nilainya banyak yg 80 (IPA dan IPS), juga 90 (bhs arab dan inggrisnya), bahkan tuk bahasa Indonesia dapat 100. Tapi matematikanya ada yg 60 dan 32. Heheheeee … kuq agaj mirip dengan kemampuan saya yang juga di bidang mata peajaran yang satu ini memang nga cepet nangkap. pokoknya jika itung2an yaa gituu ddeeehh ….😀😀

 

Saya masih ingat waktu pernah saat masih kelas 1 dan dua dulu sering ke sekolahnya saat ngambil raport maupun portofolio juga. Dan saya tanyakan kepada guru wali kelasnya bbrp hal ; “bu, apa yg paling baik dari sisi pembawaan perilaku anak saya saat disekolah (saat belajar dan istirahat). Lalu apa juga yg menurut ibu hal~hal yg menguatkan dia sbg anak yg sdg berkembang”

 

Gurunya waktu itu agak kelimpungan ketika saya tdk tanya ttg mata pelajaran apa yg dia baik dan kurang. lalu dia bilang “hampir tidak ada wali murid yang menanyakan ini selama saya mengajar disini pak, dan pertanyaan ini baru pertama saya dengar.” dengan enteng saya pun menimpali “bagi saya anak saya itu berprestasi setiap hari dan mata pelajaran apapun akan baik-baika saja selama dia menikmati proses belajarnya. dan senang sekali jika lingkungan sekolah juga membantu mengenali kekuatan terbaiknya. apalagi sekolah itu buat saya selain membantu dia mengenal ilmu dan pengetahuan, saya juga ingin mendekatkan bahwa berteman dan di dunia ini kita akan terus menjadi bagian dari berhubungan dengn satu sama lain”.

 

selain itu. saya percaya, bahwa bagi saya anak2 layak dicermati perkembangan perilaku dalam belajarnya juga. Apakah dia sangat menikmati proses belajar, apakah dia mudah berinteraksi dg teman2 dan lingkungan sekolahnya?? Disini. Sering saya melakukan pengamatan pemirsaa.

 

Tentunya jika pas ngantor di rumah. Dan kebetulan pas pulang sekolah. Verifikasi saya cukup dengan melihat raut muka dan bahasa tubuh si sulung. Dia pulang dg wajah berbinar atau sedang tidak bergembira. Jika masih dg bernyanyi2 saat jalan menuju pintu. Atau berdendang saat melepas sepatu dan kaos kakinya.. saya rasa sudah cukup tuk menyambutnya dengan kegembiraan pulang.. lalu saya tanya satu~dua hal. “Apa yg menyenangkan hari ini disekolah, atau jika bukan itu saya tanya ada kejadian lucu apa saja tadi disekolah?”.

 

mengapa menanyakan hal-hal kegembiraan dan yangmembuat kita tertawa ini penting? saya pernah mengalami betapa proses belajar yang meluu mengandalkan keseriusan dan kehilangan kegembiraan itu menjauhkan diri dari antsiasme. maka itu cenderung sebuah pengulangan yang melahirkan kebosanan. berangkat pagi pulang siang/sore. setiap hari dan melewatkan kegembiraan tentu sayang sekali sahabat.

 

Kegembiraan dan kesenangan. Adalah hal penting dlm proses belajar. Jika anak kehilangan itu. Diajari apapun dia akan menolak dan tdk connect. Ayah tetap bangga padamu nak.

 

 

Teruslah bergembira dalam belajar.

Dan berbagilah selalu kebaikan untuk sesama. Disitu ada makna kehidupan..

 

#salingsinau #salingberbagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s