orang terkenal [2]


jiiiaaaahhhaahahahahaaaaa…..setelah wak gus yai bbrp hari lalu,

barusan “isuk2 di kirimi kado lagi dalam gurauan proses jadi orang terkenal (gara2 baliho dan spanduk serta stiker dan kartunama). jejejejeeee….

 

ceritanya, datanglah  seorang ibu muda dengan mengajak anak yang tidak mirip dengan ibunya sama sekali. di jam sekolah begini, si anak di dandani agak kumal. lalu ceritalah jika anaknya yang kedua sedang opname di RS swasta. dan bilang saya sudah punya uang 4,2 juta pak dan masih kruang Rp 325rb. ehemmm ehemmm

 

cerita cerah "hebatnya jadi orang terkenal dan mendadak dianggap kaya" .... amieeennnnnnnn!!

cerita cerah “hebatnya jadi orang terkenal dan mendadak dianggap kaya” …. amieeennnnnnnn!!

selanjutnya perlahan, saya tanya nama si ibu ini dia nga jawab, saya tanya alamat rumahnya ngaku dari pakal. saya coba dengan nada sangat pelan di RT dan RW brp yaa tinggalnya. eh dia buru2 pamitan pulang. padahal saya sudah mau tanya KTPnya. “saya ini tadi di bilangi sama teman-teman saya yang di pasar menganti pak. saya jual nasi pecel dan rumahnya di pakal. teman saya bilang pak ipul itu orangnya baik hati dan tidak sombong [kalau yang ini mendekati bener sepertinyaa….]”  heeheheheeeee .. ;p

 

barusan saya ingat lagi cara anaknya itu tanpa di suruh saat liat turun dari studio ke ruang tamu, si bocah usia sekolah itu langsung mengambil tangan saya tuk di ciumnya.. huuummmmm, setelah itu macak melaaazs dan si ibu asek mbercerita sambil tanpa wajah kesedihan sama sekali layaknya orang yang butuh. saya telisik di matanya dengan aji “welas asih” bukan lampah lumpuh atau serat jiwa tentunya…. ;d ;d

 

kemudian saya bilangi kalau di pakal kenapa anaknya tidak dibawa ke RS BDH yang telah di jaminkan JAMKESMAS bu..? apa perlu saya bantu ngurus itu jamkesmas?? dia bilang iyaa kebetulan disarankan teman2 saya katanya lebih baik ke swasta.. dan skr saya butuh tambahan yg 325ribu itu pak. mudah2an pak ipul mau bantu dengan suara yang tidak memelas dan menghiba…  huuuuummm….

 

ah akting yang sempurna tadinya itu tiba2 berubah. ketika saya bilang sekali lagi saya ingin bantu selama bisa bantu, tapi saya pengin jenguk dulu anaknya ibu yang dirawat di RS swasta itu. eh dia gopoh dan mendadak menyampaikan tuk berpamitan cepat-cepat…

 

ealahhhh dalahhhhhhh, jka ini modus semoga tidak menyasar ke orang lain lagi. jika ini orang yang sedang panik dan susah semoga diberi kemudahan dan kekuatan beserta seluruh keluarganya.datang pagi2 dengan pas “saat” orang yang baru bangun tidur, biasanya memori kesadarannya belum penuh. maka diharapkan kalimat apapaun yang diterima sebagai input akan mudah direspon oleh pikiran.

 

nah kasus beberapa menit yang lalu itu pa saya bilang “wah, ini saya belum tidur lho mba semalaman”… eh disitu dia langsung buru2 pamitan…. ;d ;d ;d

 

SELAMAT PAGI SODARA…,

SERUPUT DULU KOPINYA SODARA ,

 

#salamkebaikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s