The Power of Yes


Katakan YA, bukan yang lainnya!! maka peluang hadir tanpa kau duga…

Pernahkah anda anda mendengar dan membaca jangan membuang sampah disini! Jangan Nakal! Dan selainnya. Kekuatan kata larangan ini sering menimbulkan Perlawanan dan melahirkan kata yang seoalah jangan (jadi sekecil nyamuk) lalu kata lanjutanya menjadi sebesar GAJAH!! Hehe…. >>
Begitu juga dengan kata apakah kamu menikmati Makanan atau suasanan ini? Lalu jawabannya adalah “cenderung ya!” … (dengan energy basa-basi) dan kadang pakai kata pembuka Hmmmmmmmmmm…. Yaaa, yaaaahhh! ho ‘oh.

kekuatan tak terduga dari spontanitas untuk menerima keadaan. orang bilang ikhlas..... sakndermo nerima ing pandum jika di jawa. bukankah ini semua ada disini? mereka lebih jago memvisualkannya dengan Jenaka... ;)

kekuatan tak terduga dari spontanitas untuk menerima keadaan. orang bilang ikhlas….. sakndermo nerima ing pandum jika di jawa. bukankah ini semua ada disini? mereka lebih jago memvisualkannya dengan Jenaka…😉

Barusan saya menikmati sebuah film yang melakonkan kehidupan seorang pekerja kantoran
yang terjebak dengan rutinitas, jadwal, menerima telpon diminta bikin laporan, ketemu suasana yang
Berulang hampir tiap hari. Dan melahirkan berbagai sikap penolakan dari aneka peristiwa,
Sebuah pribadi yang tertutup dan melampiaskan keetertutupan atas realitas.

ketika di telpon teman, kolega, sedang dimana (jawabannya bohong), diajak makan minum jawabannya sibuk), jika nomor tidak dikenal dan orang yang dianggapnya sedang bermasalah dengannya tidak diangkat. diajak berpesta “aku tidak bisa, sedang ada sesuatu hal” itulah film YES MAN! Yang diperankan oleh si aktor komedi kawakan Jim Carrey dengan apik. Mengungkap kembali sisi paling dasar
anak manusia yang butuh gembira, bermain dan melahirkan kreatifitas, mulai dari ide baru sampai lahirnya tindakan dan pengalaman baru yang membuat hidup bertambah hidup …

Saya sarankan Anda menontonnya untuk menikmati gambaran hidup yang penuh energy, kekuatan, semangat dan terbuka berjumpa dengan yang defensif, memaksakan, dan mendapati hal-hal yang malah tidak diinginkan (di takut) justru semakin terjadi.

Ada sekuel menarik saat peristiwa si karl sedang membantu tunangan sahabatnya yang ingin mengadakan pesta lajang (acara khusus pra resepsi pernikahan) untuk meresmikan bahwa pasangan ini sebentar lagi akan benar-benar hidup bersama dan tidak melajang. Ketika belanja konsep baju dan suasana pesta, ternyata di gedung sebelah ada orang berteriak kalau ada orang yang bunuh diri melompat dari sebuah gedung. Spontan karl berlari dan ingin tahu…

Saat berada bersama kerumunan orang lain, karl bertanya “apakah sudah ada yg telp polisi?” lalu tiba-tiba perempuan diselebelahnya menimpali “telponlah polisi dan ketika mereka datang dia sudah tidak bernyawa karena melompat dari atas sana!”. Tanpa berpikir lagi dan spontan, karl berlari ke atas gedung dan sampailah di jendela terbuka tepat dt sebelah si orang yg mau melompat.

Sejenak dia mencari-cari cara dan memilih sesuatu untuk jadi alat bantu membujuk si orang yg mau melompat… akhirnya dapatlah sebuah gitar… setelah “jrangggg, jrengggg, jrengg……., bunyi gitar di setel sama si karl. Maka dia Mendekati orang mau lompat dari sebuah gedung.

Dengan duduk di sebelah orang itu, mulailah si carl (jim carrey) mendedandangkan lagu yang popular dikawasan tersebut …

“mundurlah dari langkah itu kawan
sudahi semua kebohongan yang kau jalani selama ini
dan jika kau ingin bertemu aku lagi
Aku akan memahaminya… aku akan memahaminya…..”

(lalu tiba-tiba si carl lupa lirik dan lagunya, dan bertanya kepada si orang
Yang mau melompat dari atas gedung tersebut…) “bagaimana lanjutannya??”
Dengan posisi berdiri siap melompat dan sambil berekspresi takut, dia mulai
Melantunkan syair lanjutnya lagu tersebut dengan berteriak sembari menahan pedih dan membentak;

“bocah marah yang gila
Hatinya diam-diam perih membeku…
Kau tahu kau tak diterimaaaaaa

Semua orang punya alasan
Untuk mengatakan ….

(para kerumunan orang-orang di bawah yang sedang menyaksikan adegan orang mau melompat untuk mengakhiri dirinya ini serentak menjawab…..)
“buanglah masa lalumu…
mundurlah dari langkah itu kawan
Sudahi semua kebohongan yang kau jalani selama ini

Dan jika kau ingin bertemu aku lagi
Aku bisa memahaminya… aku bisa memahaminya….. 2x”

(ketika lagu sedang berdendang, ternyata orang yang mau melompat itu malah bergeser pelan-pelan ke posisi si karl, dan pas lagu habis dengan sekuat tenaga karl menarik orang itu hingga masuk lewat jendela di sebelahnya dengan posisi terjungkal bersama masuk ke dalam kamar… EDAN! hahahaaaaa..

The power of YES. Mampu dengan apik diperankan jim carrey menjadi lakon penuh spontanitas, ekspresif dan mengajak kita jadi terpingkal-pingkal sampai menjelang berakhirnya filem berdurasi 90 menit yang mengilustrasikan berbagai hal normal dapat di balik dengan seenaknya. misalnya ada sebuah club lari pagi yang sembari berlari tiap pagi, mereka membawa kamera dan melakukan aksi memotret apa saja sambil tetap berlari. sudah bisa diduga hasilnya foto akan kabur “ngeblur”, tetapi disitulah sisi lain yang mereka dapatkan, bahwa memfoto tidak harus dengan berdiri tegak, duduk tenang atau posisi yang harus fokus. inilah cara yang N.A.K.A.L. (natural, asik, kolaboratif, aksi, learning).

Melihat filem ini mengingatkan saya pada buku the power of BLINK (kekuatan berpikir tanpa berpikir), yang ditulis si Malcolm gladwell dengan sebutan, semua perubahan besar banyak karena kecerdasan dua detik yang dimiliki oleh tiap orang. bagusnya lagi kisah ini memberikan perspektif tentang bagaimana krisis diubah menjadi peluang dan masalah diubah menjadi harapan akan hadirnya perubahan baru atas konteks.

….. terima kasih kepada Dek Gus (kawan dari Klungkung Bali) yang merekomendasikan saya untuk nonton pilem yang segar. Dan ku tunggu kapan segera lahir team kreatif bali academy tuk bikin perubahan di pulau dewata dengan memaksimalkan semu yang ada disana.

….. senang rasanya habis nonton file mini di tengah suasana menunggu jadwal pulang dari Jakarta setelah dua hari di bandung. Besok malam baru ke Surabaya.

salam dunia CERAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s