Kano


sedari kecil hingga sekarang. saya termasuk salah satu dari orang yang belum memahami cara memainkan olahraga baseball. tapi setelah menonton film kano sambil menunggu matahari terbit di pagi hari. saya menyukainya lebih dari sekedar film. saya suka dan terkesan dengan pesan sejarah di era sisi lain perang dunia satu ini.

kano

settingnya memang berlatar sekitar tahun 1931 di taiwandan Jepang.  bagaimana anak-anak muda pedesaan distrik kagi di salah satu wilayah Taiwan yang begitu terbiasa dengan suasana keterbatasan. bahasa percakapan pun langsung yang nyata-nyata saja, mau makan ya menanam. buat apa olahraga, toh itu tidak bisa dimakan. uruslah keluargamu, jangan lari-lari di pagi hari dan sambil bernyanyi-nyanyi seperti orang kurang pekerjaan. itulah bahasa sehari-hari masyarakat kagi.

sampai-sampai pada suatu ketika seorang engineer ahli pertanian dan irigasi datang dengan menceritakan bahwa sedang dibangun sebuah bendungan dan saluran irigasi untuk membuat kagi sungainya di aliri air dimusim kering adalah sebuah khayalan yang tidak masuk akal. bahkan di ajak membayangkan bagaimana perahu bisa melewati desa mereka yang di daerah kering ini sesuatu yang dilakukan orang mengigau dan kehilangan akal.

jika mengingat sebutan tongkat pemukul dan bola yang seukuran bola tenis ini saya pernah mengenalinya sebagai permainan bola kasti. entah kenapa kuq disebut kasti di negeri ini, saya tidak tahu pasti. pak Konto adalah sosok lelaki yang sangat berdedikasi sejak di urusan keluarganya. meskipun dia usai mengalami peristiwa di singkirkan dari sebuah perkumpulannya. tapi dia tidak mau terus-menerus larut dalam rasa kekalahannya tanpa membuat satu karya. maka usai mengamati perilaku anak-anak Desa yang menyukai baseball. maka dia menawarkan diri untuk menjadi pelatih disebuah sekolah kecil yang fasilitasnya serba terbatas.

film ini memang di dominasi para lelaki. beberapa plotnya ada adegan tentang masa-masa puber remaja pada umumnya. bagaiman rasa suka perempuan dan laki-laki bermekaran. satu adegan dialog yang saya suka adalah seorang perempuan penjada semcam toko buku dan perpustakaan yang berkenalan dengan Go (kapten baseball KANO). bahwa “kamu adalah lelaki yang sudah seharusnya menjadi laki-laki dengan wajib bertindak sebagai laki-laki”. itu adalah nasehat perempuan muda yang diberikan kepada lelaki Go yang sedang galau karena situasi keluarganya.

peran pak konto yang tegas, bersahaja, berani dan tidak mau lembek serta gampang menyerah. menjadi satu bagian yang dominan karena memang dia tokoh utamanya. peran seorang pelatih yang mengajarkan mental pertandingan kesatria. bebrapa cuplikan keren yang masih saya ingat adalah ketika bagaimana dia mengajarkan pentingnya berlari sebelum matahari terbit sambil menyebutkan koshien (nama kota dan stadion tempat digelarnya pertandingan baseball nsional di jepang kala itu). bukankah ini tentang imajinasi? pada awalnya ini juga menjadi bahan tertawaan dan ejekan anak-anak muda ini ketika usai berlatih. pun dengan para petani dan siapapun yang dilewati dengan nyanyian itu.

kemudian pada prinsip olahraga baseball ini dibutuhkan rasa cinta dan penghormatan (saya rasa ini berlaku untuk prestasi olah raga apapaun, tidak hanya baseball). bahkan diluar base ball pun juga ada kemiripan bagaimana sesorang menjadi luar biasa dan tidak umum dibanding dengan pribadi kebanyakan. untuk berlatih dan menghormati arena lapangan ini pak konto mengenalkan mengucapkan salam dan sambil membungkukkan tubuh menghormati lapangan tempat berlatih baseball. lapangan adalah suci! “demikian pak konto mengenalkan passion dan apresiasi”.

selanjutnya bagaimana menjadi sebuah tim. ketika satu timnya harus pindah bersama keluarganya. dia sempatkan sebelum si anak muda pergi maka mendatangi rumahnya dan memberi hadiah semampunya?

menguatkan mental atlet yang kesatria adalah ketika ada yang sedang kecapekan dan berlatih. secara tegas pak konto mengajarkan tidak ada yang perlu di tangisi. sebab semua perjuangan itu patutnya dibanggakan. mental ini terbawa hingga pada putaran pertandingan dalam kota, ketika mereka menang pun sampai tidak bisa tertawa dan menangis. baru pak konto mengingatkan “kenapa kalian tidak tertawa? ya itu nanti. sekarang, berikan rasa hormatmu pada tim lawan yang telah kamu kalahkan” wouuwww….. inilah bersahaja dan jiwa kesatria yang kerennnn!!!

dari proses membangun tim dan menuju tahap pertandingan nasional. metode belajar dan berlatih baseball ditingkatkan pada penguasaan diri dan mental. tidak hanya teknik dan urusan melempar, memukul dan menangkap bola. tapi bagaiman “hati menyatu dengan seluruh bagian lapangan”.

menggunakan “lilin yang dilihat dari jarak jauh” kemudian di dekatkan pada lain waktu sambil mengelilinginya. pak konto memberikan kalimat2 pemandu yang membantu meningkatkan daya fokus dan kosentrasi. juga pelajaran tambahan dari anggota tim yang lain yang membudidaya pepaya “dengan memberitahu secara sederhana sebagai pemudah cara” dia bertanya kepada dua anak muda So dan Akira “kenapa pepaya bisa berbuah besar dan rasanya enak? karena di akarnya kutancapkan paku? apa manfaatnya ini, menurutku pepaya itu sedang berpikri dirinya terluka dan krisis maka ini adalah kesempatan berbuahnya yang terakhir sehingga energinya di arahkan hanya kepada buahnya.” demikian dialog kerena dalam edukasi belajar pada alam semesta.  bahkan ada satu pohon pepaya yang disisakan olehnya yang tidak dipaku diantara pepaya yang semuanya di paku. “kalian tahu apa yang terjadi dengan satu pohon ini, dia tetap berbuah besar dan manis serta enak. karena dia di lingkungan pepaya yang bagus semua maka dia menjadi bagus”. bukankah kalian perlu bersyukur diperkenalkan dengan metode berlatih ala pak konto? ;d ;d

setelah menang dalam final tingkat kota “pak konto yang kemana-mana selalu membawa buku yang halamannya tak bergaris dan alat tulisnya menulsikan kalimat indah “salju abadi mencari karena matahari yang terbenam dair kagi”.

pembelajaran lain yang saya petik adalah pentingnya mengelola hubungan dengan “senior” dalam hal para pelaku pengembang dan berhasil dalam dunia kepelatihan baseball. ketika KANO sudah benar-benar masuk ke final dan akan menghadapi tim tangguh. pak konto janjian dengan teman seniornya. disini saya menyebutnya diatas langit ada langit, diatas pelatih ada pelatih dan pelaku serta pengalaman bisa melampaui segala teori dan pengetahuan. “saya takut kalah” demikian pak konto mengungkapkan kegalauannya? “di ajang final ini apapun yang telah kamu lakukan. kamu telah membuktikan bahwa tersiungkri dari tim tidak membuatmu kalah. dan ini telah kamu buktikan dengan membawa anak-anak muda pedesaan kagi masu kke final. jika engkau takut kalah dan sebesar apa rasa takutmu itu? tentu lebih besar lagi adalah kamu ingin menang jika takut menghadapi kekalahan. sebab kemenangan memang tidak untuk di pikirkan”

hasilnya pertandingan finalnya Kano dan tim tangguhnya. kano menjuarai hati seluruh penonton dan bangsanya. khususnya orang2 desa dan kota dia berada. bahwa berimajinasi dan menghadirkan harapan dari sesuatu yang tidak mungkin adalah sangat mungkin. karna dunia ini misteri dan lagi-lagi prestasi dan kesuksesan itu hanyalah dampak saja. ya dampak dari sebuah proses merayakan gairah, mencintai proses dan brlatih terus menerus.

kaliamt terakhir pak konto yang menyentuh dari sifat dan karakternya yang keras namun tegas memang menjadi keunikan tersendiri. saat-saat jiwa merapuh dari timnya “dia menyebut semua timnya, kita telah berjuang kawan….!” bukan lagi panggilan anak-anak buat tim yang di latihnya itu. somtak semua hampir menangis… tetapi sekali lagi “menangis bukan pilihan kita. tapi kita memang benar-benar telah kalah. dan kalian menunjukkan rasa cinta pada olahraga ini sebagaimana kalian menghormati setiap lapangan baseball dimana pun”.

jika anda seorang pebisnis. pengembang usaha. bersiap menghadapi ujian, seorang penjual gagasan, pengembang dunia pembelajaran, pengelola institusi pendidikan. sedang mengembangkan suatu inisiatif perubahan sosial. film ini layak menjadi satu bahan pembelajaran. bagaimana jiwa kestaria itu bisa di ajarkan, di praktekkan dan selalu perlu dilengkapi dengan bentuk-bentuk kebijaksanaan atas memaknai hidup.

akhir pebruari disebuah perjalanan…..

ipoeL ipauL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s