Menangis


​Tidak Habis Cerita


Luruuh jiwa dan berlipat semangadtnya bapakmu nak klo sdh dengar kisahmu yg terbaru kakak Jihanreida Elridho 
Pelajaran geografi tentang apa daerah paciran bisa terjadi gempa masih menjadi pertanyaanmu yang butuh sinau buat menjawabnya.
Begitu juga dengan pertanyaan zejarah “kenapa pak soekarno diberhentikan jadi presiden dan kuq bisa digantikan soeharto?”. Lalu blm sempat jawab masih dilanjut “pak Moh Hatta itu kan wakil presiden, kenapa tidak menggantikan pak Karno?”
Lalu baru mau jawab. Eh masih di sergap dengam satu pertanyaan susulan. “Pak karno itu memenuhi kategori tiga godaan manusia di dunia nga Yah?”. 
“Lho godaan apa yg dimaksud?” jawab saya dengan tanya.
“Ya kmrn pak yai itu sampaikan tentang godaan manusia yg disebut Harta, Tahta, Wanita.”
“Ouw itu…. Begini nak. Pak karno itu seorang pejuang sejak muda. Selain bisa dibilang cakep dan ganteng. Sejak usia skitar belasan dia sudah jago berpidato diatas podium. Dia bisa menggantikan gurunya atau diminta tampil sama pembimbingnya yg bernama HOS Cokroaminoto”
“Lalu tentang harta. Sampai dia meninggal setelah jd tahanan kota dan diberhentikan sama MPRS yg diketuai pak Jenderal Abdul Haris Nasution. Sepertinya dia tdk banyak mewariskan surat tanah, kebun, mobil dan rumah bagus. Malah untuk beli buah di seorang penjual buah dia dibelikan si tukang kebun yg membantunya.”
“Sementara untuk yang ketiga. Tentang wanita. Memang istri pak karno bisa dibilang banyak. Meski pun itu resmi semua dan tidak ditutup2i”.
“Begini kak…. Jika nanti menyukai pelajaran sejarah dan politik. Kakak banyak baca buku dan nonton filem serta aneka sumber. Tentu agar meluas bisa sebanyak-banyaknya yg mesti dibaca. Selain bertambah wawasan, itu akan membuat kita terbuka buat memahami sejarah sebagai ilmu dan pengetahuan. Bukankah Alquran itu selain ayat perintah, larangan dan kalimat hukum (fiqih). Dia juga lebih dr separonya adalah sejarah?”
Diam-diam saya amati ekspresi si sulung. Yang pasang muka serius dan fokus. Lalu tiba2 nyeletuk. “aku nga seberapa suka pelajaran sejarah..” saya pun tersenyum simpul…😀 :D 
“dulu kak… Mbah uti yg di malang bercerita masa mudanya. Jika pak karno datang ke sebuah daerah. Atau siaran radio sedang berpidato. Semua orang pengin menyimaknya”. Timpal spontan Bundanya saat kami berdialog.
“Lhooo mbah uti yg di Desa. Di malang bund?”  setengah ga percaya si sulung bertanya dg ekspresi penuh rasa penasaran.
Singkat saja bundanya menyahuti “iya mbah uti yang tiap hari masih ke sawah dulu itu”
“Ah tapi aku lebih suka pelajran matematika sekarang. Gurunya kalau ngajar bikin nyambung dan bisa nangkep” tiba2 mengalihkan topik si sulung.
“Lhoo.. Memangnya pelajaran itu jadi mudah dipahami karena mengajarnya apa karena semangat dan kesediaan ikhlas, siap menerima dan hati gembira yg diajari yaak?”. Saya coba menggodanya..
“Iyaa laaah… Jelas karena cara mengajarnya”. 
“Lhoo meskipun caranya bagus.. Kalau yg diajari sedang ga mood dan lagi sedih, lalu hatinya sdg kalut kan tetep ga bisa masuk pelajarannya?”. Masih saya coba lanjutkan penegasan.
“Tetap caranya yaah…. Kalau bikin seneng, ga ngantuk dan memudahkan itu tetap lebih cepat diterima”
“Ahh.. Okaay okaaay. Anak pembelajar. Yang penting kakak disini itu makin bisa belajar ikhlas, menerim, sederhana, tidak membeda-bedakan perlakuan pd guru, teman, pelajaran.

Jika hati terang, riang gembira dan perasaan kakak selalu asik dan positif itu akan samgat membantu.” saya coba tambahkan pesan mentalnya.
“Iyaa yaaah… Tapi kadang aku masih menangis. Khususnya saat berdoa usai sholat. Tidak lama sieh, tapi meneteskan air mata gitu”
“Bagus. Itu manusiawi dan wajar. Memang manusia yg tidak bisa menangislah sebenarnya yg paling lemah. Karena dia sdg melawat kodratnya. Bahwa dia terlahir dengan menangis saat jabang bayi”. Saat mengucapkan ini saya berusaha menahan getar dan rasa haru yg teramat dalaamm. (Terimakasih nak ini pelajaran tak terhingga buat bapakmu). 
Dengan wajah sumringah kami mengganti topik percakapan selanjutnya. 
Terimakasih yaa nak…. Makin belajar ikhkas dan baik dengan lingkunganmu. Menjadi hebatlah dengan caramu….
Selamat belajar,

21 Agustus 2016

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s