Goal Setting


โ€‹Salam kebaikan.. Selamat siang semuanya…. Itulah salam saling sinau hari ini bersama survivor. 

Sesi sembilan puluh menit mendedah materi goal setting tanpa definisi awalnya. Di akhir sesi menjawab kenapa dia penting? Untuk apa? Dengan prinsip apa saja dia bisa bekerja? Dan melalui langkah apa saja bisa diwujudkan.

Sebagai seniman pertemuan. Sejak sesi membangun kekuatan bersama. Memanfaatkan tarot jumbo. Saya ajak para pendamping prog survivor ini berbagi cerita. 

Tentang apa yang menarik saat ini? Tentang masa lalu membanggakan. Tentang masa sekarang yg menginspirasi. Dan tentang apa yg mau di ciptakan.

Sesi feedback perkenalan. Adalah kesempatan bagi seniman pertemuan untuk menggali dan belajar dari proses. Dengan alat bantu pertanyaan apakah ada tujuan yg di tetapkan dalam cerita tarot diri barusan? Juga mengkonfirmasi, apakah ada unsur2 dalam menetapkan tujuan sbgmna materi goal setting yg sdg dibahas?

“Ada. Contohnya adalah  rangkaian cerita yg kita lakukan barusan”, demikian bryan lelaki yg sdh jadi bapak ini merespon pertanyaaan. 

Masuk sesi membangun komitmen. Saya minta tiap orang menuliskan dua tujuan belajar pada siang yg terik di oke plato.
Baru lanjut komitmen (kontrak dan prinsip belajar) secara singkat. Bahwa sesi ini bisa berlangsung 90 menit dari yg disepakati.

Menggali potensi diri dan memiliki kesadaran karakter. Dengan pengantar apeeciative inquiry. Lalu perspektif ABT vs DBT (asset based thinking dan defisit based thinking). 

Secara cepat langsung praktek dengan simulatif bikin diagram T. Melalui rumus sederhana 5:1. Adalah salah satu cara mudah mengenalkan aaset diri. Sebelum melihat asset organisasi dan asset relasi. 

Menuliskan lima keberhasilan dengan lima sumber kekuatannya. Lalu saat selesai semua orang punya daftar list. Baru diminta menuliskan satu hal yg belum berhasil.

Kemudian perjelas konteksnya yg ga ada kaitannya dengan pekerjaan. Tapi lebih pribadi dan berbatas waktu 1-2 minggu. Hasilnya akan kuat sekali sampai pada mengenali perilaku selama waktu itu yang berkelimpahan.

Mas didit misalnya salah satu yg menyebut hal yg belum berhasil adalah berhenti (diet) makan jerohan. Tapi dari koleksi deposito assetnya ada daftar kekuatan komitmen dan menghargai pola hidup sehat. 

Di sesi penutup saya ajak melakukan feedback. Dengan menggunakan pendekatan prinsip theorinya. Inilah sesi akhir.  baru saya tampilkan rumusan theory goal setting yg dilahirkan melalui penelitian si dr edwin locke pd tahun 1960. Juga dikembangkan oleh orang lain.

Penekanan pada rumusan theori goal setting ada 5 prinsip dasar. Yakni kejelasan tujuan, komitmen, terukur kerangka waktu, melahirkan program yg jadi tindakan dan memiliki kompleksitas.

Kemudian bagaimana menyusun langkah apa saja yang bisa menghantarkan peristiwa goal setting bisa kejadian. Dasarnya adalah yakin dulu. Dan ini ga ada di theorinya. ๐Ÿ˜‰ ๐Ÿ˜‰
“Apakah proses belajar 90 menit ini tadi terdapat lima prinsip goal setting?” tanya saya pada semuaorang. satu persatu saya cek kelima prinsip itu dan saya ajak falsh back sebentar di sesi mana ada kejelasan tujuan, perlu komitmen, berkerangka waktu, melahirkan kegiatan dan ada kompleksitas metode belajarnya.
Syukurlah. 

Saya senang belajar goal setting dengan menjadikan proses belajar ala cerah institute yg di kelola dg semangat juru kunci KAMAJO. bisa sampai pada praktek peristiwa goal setting sbg pengetahuan yg telah dipraktekkan menjadi pengalaman.

Disinilah tantangan belajar tanpa mengajari. Tapi menantang proses, memandu tahapan dan menciptakan alat babtu belajar.

Sehingga belajar tema or teori goal setting. Lalu proses penyampauannya sendiri adalah bentuk sederhana dan praktek mencapai goal setting.

Terimakasih PLATO FOUNDATION yang sudah memberi kepercayaan dan kesempatan saling  sinau. Semoga bermanfaat. 

Terimakasih Dita Amalia yang sudah ngajak kolaborasi.

Salam survivor kece maksimal… 

๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s