Kano

Kano


sedari kecil hingga sekarang. saya termasuk salah satu dari orang yang belum memahami cara memainkan olahraga baseball. tapi setelah menonton film kano sambil menunggu matahari terbit di pagi hari. saya menyukainya lebih dari sekedar film. saya suka dan terkesan dengan pesan sejarah di era sisi lain perang dunia satu ini.

kano

settingnya memang berlatar sekitar tahun 1931 di taiwandan Jepang.  bagaimana anak-anak muda pedesaan distrik kagi di salah satu wilayah Taiwan yang begitu terbiasa dengan suasana keterbatasan. bahasa percakapan pun langsung yang nyata-nyata saja, mau makan ya menanam. buat apa olahraga, toh itu tidak bisa dimakan. uruslah keluargamu, jangan lari-lari di pagi hari dan sambil bernyanyi-nyanyi seperti orang kurang pekerjaan. itulah bahasa sehari-hari masyarakat kagi.

sampai-sampai pada suatu ketika seorang engineer ahli pertanian dan irigasi datang dengan menceritakan bahwa sedang dibangun sebuah bendungan dan saluran irigasi untuk membuat kagi sungainya di aliri air dimusim kering adalah sebuah khayalan yang tidak masuk akal. bahkan di ajak membayangkan bagaimana perahu bisa melewati desa mereka yang di daerah kering ini sesuatu yang dilakukan orang mengigau dan kehilangan akal.

jika mengingat sebutan tongkat pemukul dan bola yang seukuran bola tenis ini saya pernah mengenalinya sebagai permainan bola kasti. entah kenapa kuq disebut kasti di negeri ini, saya tidak tahu pasti. pak Konto adalah sosok lelaki yang sangat berdedikasi sejak di urusan keluarganya. meskipun dia usai mengalami peristiwa di singkirkan dari sebuah perkumpulannya. tapi dia tidak mau terus-menerus larut dalam rasa kekalahannya tanpa membuat satu karya. maka usai mengamati perilaku anak-anak Desa yang menyukai baseball. maka dia menawarkan diri untuk menjadi pelatih disebuah sekolah kecil yang fasilitasnya serba terbatas.

film ini memang di dominasi para lelaki. beberapa plotnya ada adegan tentang masa-masa puber remaja pada umumnya. bagaiman rasa suka perempuan dan laki-laki bermekaran. satu adegan dialog yang saya suka adalah seorang perempuan penjada semcam toko buku dan perpustakaan yang berkenalan dengan Go (kapten baseball KANO). bahwa “kamu adalah lelaki yang sudah seharusnya menjadi laki-laki dengan wajib bertindak sebagai laki-laki”. itu adalah nasehat perempuan muda yang diberikan kepada lelaki Go yang sedang galau karena situasi keluarganya.

peran pak konto yang tegas, bersahaja, berani dan tidak mau lembek serta gampang menyerah. menjadi satu bagian yang dominan karena memang dia tokoh utamanya. peran seorang pelatih yang mengajarkan mental pertandingan kesatria. bebrapa cuplikan keren yang masih saya ingat adalah ketika bagaimana dia mengajarkan pentingnya berlari sebelum matahari terbit sambil menyebutkan koshien (nama kota dan stadion tempat digelarnya pertandingan baseball nsional di jepang kala itu). bukankah ini tentang imajinasi? pada awalnya ini juga menjadi bahan tertawaan dan ejekan anak-anak muda ini ketika usai berlatih. pun dengan para petani dan siapapun yang dilewati dengan nyanyian itu.

kemudian pada prinsip olahraga baseball ini dibutuhkan rasa cinta dan penghormatan (saya rasa ini berlaku untuk prestasi olah raga apapaun, tidak hanya baseball). bahkan diluar base ball pun juga ada kemiripan bagaimana sesorang menjadi luar biasa dan tidak umum dibanding dengan pribadi kebanyakan. untuk berlatih dan menghormati arena lapangan ini pak konto mengenalkan mengucapkan salam dan sambil membungkukkan tubuh menghormati lapangan tempat berlatih baseball. lapangan adalah suci! “demikian pak konto mengenalkan passion dan apresiasi”.

selanjutnya bagaimana menjadi sebuah tim. ketika satu timnya harus pindah bersama keluarganya. dia sempatkan sebelum si anak muda pergi maka mendatangi rumahnya dan memberi hadiah semampunya?

menguatkan mental atlet yang kesatria adalah ketika ada yang sedang kecapekan dan berlatih. secara tegas pak konto mengajarkan tidak ada yang perlu di tangisi. sebab semua perjuangan itu patutnya dibanggakan. mental ini terbawa hingga pada putaran pertandingan dalam kota, ketika mereka menang pun sampai tidak bisa tertawa dan menangis. baru pak konto mengingatkan “kenapa kalian tidak tertawa? ya itu nanti. sekarang, berikan rasa hormatmu pada tim lawan yang telah kamu kalahkan” wouuwww….. inilah bersahaja dan jiwa kesatria yang kerennnn!!!

dari proses membangun tim dan menuju tahap pertandingan nasional. metode belajar dan berlatih baseball ditingkatkan pada penguasaan diri dan mental. tidak hanya teknik dan urusan melempar, memukul dan menangkap bola. tapi bagaiman “hati menyatu dengan seluruh bagian lapangan”.

menggunakan “lilin yang dilihat dari jarak jauh” kemudian di dekatkan pada lain waktu sambil mengelilinginya. pak konto memberikan kalimat2 pemandu yang membantu meningkatkan daya fokus dan kosentrasi. juga pelajaran tambahan dari anggota tim yang lain yang membudidaya pepaya “dengan memberitahu secara sederhana sebagai pemudah cara” dia bertanya kepada dua anak muda So dan Akira “kenapa pepaya bisa berbuah besar dan rasanya enak? karena di akarnya kutancapkan paku? apa manfaatnya ini, menurutku pepaya itu sedang berpikri dirinya terluka dan krisis maka ini adalah kesempatan berbuahnya yang terakhir sehingga energinya di arahkan hanya kepada buahnya.” demikian dialog kerena dalam edukasi belajar pada alam semesta.  bahkan ada satu pohon pepaya yang disisakan olehnya yang tidak dipaku diantara pepaya yang semuanya di paku. “kalian tahu apa yang terjadi dengan satu pohon ini, dia tetap berbuah besar dan manis serta enak. karena dia di lingkungan pepaya yang bagus semua maka dia menjadi bagus”. bukankah kalian perlu bersyukur diperkenalkan dengan metode berlatih ala pak konto? ;d ;d

setelah menang dalam final tingkat kota “pak konto yang kemana-mana selalu membawa buku yang halamannya tak bergaris dan alat tulisnya menulsikan kalimat indah “salju abadi mencari karena matahari yang terbenam dair kagi”.

pembelajaran lain yang saya petik adalah pentingnya mengelola hubungan dengan “senior” dalam hal para pelaku pengembang dan berhasil dalam dunia kepelatihan baseball. ketika KANO sudah benar-benar masuk ke final dan akan menghadapi tim tangguh. pak konto janjian dengan teman seniornya. disini saya menyebutnya diatas langit ada langit, diatas pelatih ada pelatih dan pelaku serta pengalaman bisa melampaui segala teori dan pengetahuan. “saya takut kalah” demikian pak konto mengungkapkan kegalauannya? “di ajang final ini apapun yang telah kamu lakukan. kamu telah membuktikan bahwa tersiungkri dari tim tidak membuatmu kalah. dan ini telah kamu buktikan dengan membawa anak-anak muda pedesaan kagi masu kke final. jika engkau takut kalah dan sebesar apa rasa takutmu itu? tentu lebih besar lagi adalah kamu ingin menang jika takut menghadapi kekalahan. sebab kemenangan memang tidak untuk di pikirkan”

hasilnya pertandingan finalnya Kano dan tim tangguhnya. kano menjuarai hati seluruh penonton dan bangsanya. khususnya orang2 desa dan kota dia berada. bahwa berimajinasi dan menghadirkan harapan dari sesuatu yang tidak mungkin adalah sangat mungkin. karna dunia ini misteri dan lagi-lagi prestasi dan kesuksesan itu hanyalah dampak saja. ya dampak dari sebuah proses merayakan gairah, mencintai proses dan brlatih terus menerus.

kaliamt terakhir pak konto yang menyentuh dari sifat dan karakternya yang keras namun tegas memang menjadi keunikan tersendiri. saat-saat jiwa merapuh dari timnya “dia menyebut semua timnya, kita telah berjuang kawan….!” bukan lagi panggilan anak-anak buat tim yang di latihnya itu. somtak semua hampir menangis… tetapi sekali lagi “menangis bukan pilihan kita. tapi kita memang benar-benar telah kalah. dan kalian menunjukkan rasa cinta pada olahraga ini sebagaimana kalian menghormati setiap lapangan baseball dimana pun”.

jika anda seorang pebisnis. pengembang usaha. bersiap menghadapi ujian, seorang penjual gagasan, pengembang dunia pembelajaran, pengelola institusi pendidikan. sedang mengembangkan suatu inisiatif perubahan sosial. film ini layak menjadi satu bahan pembelajaran. bagaimana jiwa kestaria itu bisa di ajarkan, di praktekkan dan selalu perlu dilengkapi dengan bentuk-bentuk kebijaksanaan atas memaknai hidup.

akhir pebruari disebuah perjalanan…..

ipoeL ipauL

Iklan
Hector Menemukan Kebahagiaan

Hector Menemukan Kebahagiaan


“apakah kamu bahagia?” demikianlah rasa penasaran dan keingintahuan yang di lakonkan oleh seorang hector dalam film Hector Search For Happines. Diberikan pertanyaan kegelisahannya awalnya itu kepada istrinya sendiri, kemudian banker kaya raya yang bisa membeli hiburan paling mahal, pramugari, pekerja seks komersial, bandar narkoba, ibu rumah tangga. kemudian kepada biksu di pegunungan Himalaya, kepada dokter di area konflik afrika dan kepala pasukan penculik, serta teman lama “mantan pacarnya” sejak masa sekolahnya.

hHector (Simon Pegg) adalah seorang psikiater unik yang telah menjadi semakin bosan dengan kehidupan membosankan-nya. Saat dia mengatakan pacarnya, Clara (Rosamund Pike), dia merasa seperti penipuan: dia belum benar-benar terasa hidup, namun dia menawarkan nasiha kepada pasien yang tidak mendapatkan apapun lebih bahagia. Jadi Hector memutuskan untuk keluar dari kehidupan tertipu dan rutinitasnya. Berbekal ember keberanian dan anak-seperti rasa ingin tahu, dia memulai pada pencarian global dalam harapan mengungkap sulit dipahami tentang formula rahasia untu kebahagiaan sejati. Jadi memulai lebih besar dari petualangan hidup dengan hasil riotously lucu.

Jebakan rutinitas, disiapkan, menjalani profesi, menemui pasien, perjalanan ke kantor, makan tidur, bangun mandi dan pakai dasi lagi. Menemui pasien lagi ternyata menghadirkan sebuah benua pertanyaan baginya. Mengapa semua orang yang datang konsultasi kepadaku selalu cerita sedihnya dan seperti tidak memiliki kebahagiaan apapun? Dengan bekal perjalanan seorang petualang dan adventure, tidak lupa sebuah buku memo cantik beserta bulpennya diberikan oleh si clara dalam tasnya saat memulai perjalanan pencariannya itu.

Dari pertanyaan inilah dia memutuskan melakukan sebuah perjalanan “menemukan kebahagiaan”. Chna adalah Negara pertama yang di tujunya untuk mengetahui dan mengerti tentang kebahagiaan. Perjumpaannya semalam dengan Yung Li perempuan eksotik berwajah khas China membuat dia belajr sesuatu. Kebahagiaan adalah menerima keadaan. Yung li yang mengaku sebagai mahasiswi itu tenrnyata dalam kuasa para germo.

Hal itu baru terungkap besoknya ketika hector mengajaknya makan siang. Di sebuah suasana perkampungan dalam kota china yang khas. Mereka berdialog singkat saat tidak jauh dari lokasi mereka sedang duduk semeja di ruang terbuka “mengapa para ibu itu duduk di tengah jalan dan banyak tersenyum dengan kegembiraannya?” demikian rasa penasaran hector kepada yung Li. “mereka sedang menikmati hari liburnya, karena tidak cukup uang untuk ke kafe maka mereka menikmati minuman sendiri sambil duduk bersma dan main kartu disitu”. Sesederhana itu kemudian hector kembali menuliskan dalam buku memonya “menikmati apa yang ada”.

Masih belum puas dia lanjutkan perjalanannya hingga menyusuri lereng salju di pegunungan Himalaya. Dan sampailah dia di sebuah rumah yang berada paling di puncak perbukitan. Awalnya dia ditolak untuk masuk. Tapi dia tidak menyerah, dan sekali pintunya di buka dia mengajukan pertanyaan yang sama “apakah kamu bahagia?”. Tidak lama kemudian yang dianggap guru dan paling di tuakan juga ikut mendekati pintu dan diajaknya hector masuk kedalam. Ternyata tempat I ni sudah dilengkapi dengan perangkat IT yang memungkinkan sang Biksu Bijak Bestari ini bisa berkomunikasi dengan jaringan internet kepada dunia di luarnya.

Perjumpaan singkat hector dengan si sibiksu adalah tentang dialog “makana kehagiaan”. Ada beberapa dialog keren, diantaranya adalah “mengapa orang menyukai kebahagiaan? Karena dia tidak menginginkan ketidakbahagiaan. Kenapa orang tanpa disadarai menjadi menghindari ketidakbahagiaan sementara menginginkan kebahagiaan? Bukankah dengan begitu kebahagiaan menjadi tidak ada artinya?”

menyimak kalimat ini hector diam sambil berpikir dalam, lalu dia mengajukan pernyataan “saat tidak merasa menghindari ketidakbahagiaan dan ada kebahagiaan tapi kita tidak pernah merasa sangat berbagia. Apakah di situ letaknya?. Sambil merespon singkat sang biksu menjawab “lebih tinggi lagi dari itu hector”. Di jawab hector “apakah saat kita tanpa rasa cemas sedikitpun, dengan tidak perlu dicari dan cukup dirasakan antara bahagia dan tidak bahagia itu sama-sam hadir bersamaan. Disitu bahagia sesungguhnya? “lebih tinggi lagi dari itu hector?”. Ahhh… hector menjadi makin penasaran ……

diagnosa isi kepala dengan warna

Merasa cukup dengan petulangan di China dia pergi ke Afrika. Kali ini dia ingin menemui sahabt lamanya sejak sekolah namanya Michael.

Sewaktu perjalanan diatas pesawat itulah dia duduk disamping seorang ibu yangmenggendong bayinya dengan wajah tanpa kecemasan. Menjadi dialog perjalanan yang terguncang karena cuaca buruk. Sekali lagi hector bertanya “apakah kamu bahagia dan apa yang membuatmu bahagia”. Dengan santai si ibumenjawab “rumah, keluarga. Adalah kebahagiaanku. Serta suatu konsepsi dimana ketika anak-anakku tumbuh menjadi manusia baik yang ketika pergi ke sekolah bosa berangkat sendiri tanpa butuh pengawalan”. Di pesawat ini ada kejadian yang mebuat semua orang menjadi tertawa dan bahagia ketika guncangan demi guncangan petir dan cuaca buruk menimbukkan efek samping pada seekor ayam betina yang kebetulan ikut naik bersama penumpang hingga membuat si ayam “bertelur”.. 😀 😀 😀 😀 inilah efek samping dari analog atau gambaran betapa banyak orang saat ini menjadi bahagia lebih karena efek samping belaka. Tapi bahagia itu sendiri hadir dan menyertai dalam hidupnya….

Arti kalimat tanpa pengawalan itu baru di mengerti hector ketika usai menghadiri jamuan makan di rumah si Ibu dengan ketela rebus manis khas afrika. Ketika pulang dari tempat perjamuan dengan agak sedikit mbuk, mobilny di hadang pasukan bersenjata di wilayah afrika yang memang rawan konflik dan menggunakan senjata adalah soal keseharian. Saat dia terbangun ternyata sopir mobilnya telah berganti dan itu membwa dia hingga pada camp penyiksaan fisik dan membuatnya berkontemplasi. Saya pergi mencari kebahagiaan ternyata yang saya dapatkan kuq malah ini. Beruntung ketika malem pertama mendarat di afrika dia ketemua dengan seorang “Bandar narkoba” yang tidak jadi memukulinya, ketika dia berhasil melakukan sebuah dialog tentang “apakah kamu bahagia” dengan memberikan sedikit saran tentang skit yang dialami oleh istri si Bandar narkoba. Karena hector membawa pena emas si bndar inilah maka di a dilepas dari sarang penculik.

Akhirnya dia kembali pada rumah si ibu yang terakhir meberikan perjamuan bersama keluarganya itu. Dan sambil berteriak “saya masih hiduuuup”.. keluarlah semua orang di perkampungan kecil itu untuk kemudian bernyanyi dan menari. Sambil hector merangkum singkat sebuah ungkapan dari sang penabuh gendang di tarian itu “bahagia adalah tentang tahu caranya berpesta”.

Sementara pPerjumapaanya dengan teman sekolahnya yang memilih mengabdi di sebuah klinik di afrika yang sangat terkenal “azulu klinik”. Ternyata di tengah proses dialognya, temannya itu sekarang adalah seoarng gay dan tanpa ragu menunjukkannya kepada hector tentang kasih sayangnya bersama pasangannya yang sejak awal berjumpa di bandara menemaninya menjadi driver mobil penjemput. Dari temannya inilah dia belajar “bahagia adalah mencintai apa adanya”.

Usai dari afrika dia memutuskan menemui mantan pacarnya yang juga seorang psikolog di Los Angeles. Sampai akhirnya mereka berdua usai daling merayakan perjumpaan di tempat yang paling berkesan, hector diperkenalkan kepada suaminya. Agnes nama mantan pacarnya ini. Pada hari yang disepakti mereka akan menghadiri sebuah kuliah terbuka dari seorang professor yang telah menemukan alat dengan canggihnya disebut sebagai dari awal sebuah penemuan. Bahwa rasa takut, happy dan sedih yang di miliki manusia itu saat bekerja di otaknya telah menciptakan citra warna tertentu.
Dengan seorang gaya petualang yang suka naik gunung, si professor mengenakan sweater dan topi kerpus khas para penaik gunung itu dia presentasi yang membuat hector dan agnes terkesima bersma puluhan peserta lainnya.

“kenyataannya manusia telah menjadi bagian dimana kebahagiaan semakin turun dan terus turun dengan segala kerumitannya. seberapa banyak diantara kita mampu mengenang kebahagiaan di masa kecil. Ketika kita mengalami kebahagiaan, merupakan sesuatu yang telah ada. Di saat itulah kebahagiaan, disaat itu juga, semuanya yang ada di dunia, di dalam dan diluar akan baik-baik saja. Yups, Everythink gone be all rights.

maxresdefault

Tapi kita sekarang telah menjadi kelompok, yang melakukan semuanya dengan salah. Sepanjang waktu! Dan akan di perlukan suatu petualangan untuk mendapatkannya kembali. Dengan bukannya kita fokus terhadap kebahagiaan kita sendiri, karena itu semakin tidak berguna. Bahkan itu akan menjadi pertanyaan, kenapa kita bertunangan. Fokus,meng inspirasi, komunikasi, mencari pembelajaran, menari demi kebaikan. Itu seperti pengalaman kebahagiaan kita, merupakan efek samping dari sebuah produk.
Tidak. Kita TIDAK harus meyakinkandiri kita sendiri, untuk tidak begitu MENGEJAR ARTI kebahagiaan. Tapi DENGAN KEBAHAGIAANLAH kita mengejar sesuatu!

Tapi bagaimana kita mau mengukur kebahagiaan?? Perasaan itu sama seperti warna, sebuah alat pendeteksi sudah ditemukan dan ini baru awalnya. Hector memiliki sebuah gambaran visual dari caar kerja otaknya setelah melalui tahap petualangannya memiliki aurora borealis, tak lain adalah cahaya dari utara. Tapi bukan itu juga intinya.

“klik… klik… tut tat tut.. klik …… aaahahahaaayyyy…… herctor bagaimana perjalananmu? Apa yang sudah kamu pelajari? Sangat luar biasa. Luar biasa! Aku sangat siap pulang ke rumah untuk ketemu kekasihku, pekerjaanku. Aku sudah tidaksabar menceritakan pada pasienku. “untuk mengatakan apa kepada mereka?” begitu Tanya sang biksu bijak bestari di sekitar salju pegunungan Himalaya.

Dengan hati-hati dan teliti haktor memilih pengertiannya bahwa jika kita (tiap pribadi) memiliki kapasitas untuk menjadi bahagia. “ouwh.. lebih tinggi dari itu hector”, singkat sang bijak bestari menyahutinya. Kemudian hector menambahkannya “kita semua memiliki hak untuk bahagia”. Kembali si si biksu menyahuti dengan kalimat yang sama “lebih tinggi dari itu hector”.. ehmm…. Sambil berpikir dan merasakan nafasnya hector kembali memilih kalimatnya “oouww… aku mengerti. Kita semua memiliki kewajiban untuk bahagia” respon si biksu kemudian menangkupkan kedua telapak tangan di depan dadanya sebagai tanda penghormatan sekaligus ucapan verbal “salamat” atas pengertiannmu hector.

Saya sarankan sebagai salah satu cara kita belajar sambil santai dan menikmati suasana, film bergenre drama, komedi dan pengetahuan ini bisa membuat kita mendapat inspirasi banyak hal tentang bagaimana untuk menjadi seorang yang seperti sedang belajar memulai kembali bagaimana mencintai. Yaa bagaimana saat semacam suasana hati dan pikiran disaat seperti “mulai mencintai” dan “terus belajar mencintai” menjadi energy yang menemani kita menjalani hidup yang makin indah.

Bukankah kita setiap orang memiliki kewajiban untuk membuat hidup menjadi indah?!
Sebelah bendungan, 2 pebruari 2015.
Sambil menikmati jagung rebus dan irisan apel ….

PK Mengguncang Dunia Dari Bollywood

PK Mengguncang Dunia Dari Bollywood


PK” adalah seorang pria asing yang dianggap aneh sehingga di jauhi oleh masyarakat. Para masyarakat akan mentertawakan setiap hal yang dia lakukan. Tetapi PK memiliki rasa ingin tahu seperti anak kecil, selain itu dia juga memiliki teman yang setia dan musuh yang kuat. PK melakukan sebuah perjalanan spiritual untuk menjawab segala rasa ingin tahunya. Pada akhirnya PK menyadari tentang arti persahabatan yang dimilikinya, yang berawal dari dua orang asing serta dari dunia yang berbeda. setidaknya itulah kesan saya usai melihat film India paling keren ini.

inilah pengalaman di lereng gunung beberapa hari kemarin pada saat menjelang tidur, saya bersama ferry dan sirod menonton satu film genre drama komedi dewasa. judulnya PK, yang mengartikulasikan “pekay – mabuk”. ini film Bollywood paling keren menurut saya, maka tidak salah jika dia menjadi film terlaris sepanjang masa dunia cinema India.

apalagi yang selalu khas dalam film india memang selalu ada transgomasi identitas mereka sebagai sebuah bangsa. tarian, musik, nyanyian, busana yang khas senantiasa mewarnai isi film2 India, dan mereka bangga bisa menunjukkannya kepada dunia.

The bollywood Star!! ammir khan dan anushka sherma.

The bollywood Star!! ammir khan dan anushka sherma.

Amir Khan dan Anushka Sharma begitu apiek dan total memerankan aktingnya. sebuah perpaduan film sience, sejarah, budaya, teknologi, perdamaian, spirituil, ketimpangan sosial dan feodalisme serta materialistik kaum agamawan. dan sikap serta perilaku hipokrit dari para ummat manusia beragama di gambarkan begitu cerdaas dan keren.

baik melalui dialog2nya maupun maupun tingkah polah si PK (ammir Khan). ya si PK yang di turunkan dari pesawat semacam piring terbang dengan tanpa baju dan menggunakan semacam kalung “remote” yang bisa mengidentifikasi dia di bumi, semacam GPS – geographic potitioning system. inilah plot dimana akting ammir khan tanpa baju ini juga mengundang kecaman dan kontroversi di India. tetapi sekaligus berkah ketika melihat ledakan daya jual film ini sejak di putar di layar bioskop komersial.

PK” adalah seorang pria asing yang dianggap aneh sehingga di jauhi oleh masyarakat. Para masyarakat akan mentertawakan setiap hal yang dia lakukan. Tetapi PK memiliki rasa ingin tahu seperti anak kecil, selain itu dia juga memiliki teman yang setia dan musuh yang kuat. PK melakukan sebuah perjalanan spiritual untuk menjawab segala rasa ingin tahunya. Pada akhirnya PK menyadari tentang arti persahabatan yang dimilikinya, yang berawal dari dua orang asing serta dari dunia yang berbeda.

setidaknya saya menyimak ada tujuh hal menarik yang dikisahkan di film ini yang membuat saya belajar hal menarik dan bernilai. terimakasih yaa fery dan sirod yang sudah menemani nonton dengan file hasil unduhannya… ;d ;d ;d

pertama. PK. perlahan belajar memahami tingkah polah dan cara manusia berinteraksi di bumi. dengan sangat cerdas digambarkan bagaimana manusia memahami arti penting berpakaian, makan dan minum, mengimani dan memilih agamanya, pergi ke rumah ibadah, menemukan kedamaian, menjual belikan ayat tuhan dan keyakinan, serta terjadinya ketegangan relasi keluarga karena urusan cinta dan kasih sayang.

kedua, untuk memahami arti penting baju dan berpakaian. di perjalanannya si Pk menyaksikan ada mobil bergoyang yang orangnya memilih tidak berpakaian. maka di ambilnya pakaian yang tersampir di jok mobil. tanpa di sadarinya pakaian atas hem cowok dan bawahannya adalah rok perempuan khas india. 😀 😀 😀 😀 Anda bisa membayangkan betapa masyarakat menertawakannya.

ketiga. dia dia harus belajar bagaimana bertahan hidup, dan bisa mendapatkan makan dan minum dengan hukum membeli dengan uang adalah kesimpulannya. satu gambaran yang saya suka adalah bagaimana dia belajar memahami arti symbol dan gambar dalam selembar kertas yang ada wajah “sang Mahtma – Mohandhas Gandhi” yang nempel di mata uang. secara sederhana PK berpikir bahwa ini adalah berlaku pada semua kertas yang ada gambar wajah sang mahatma. maka dicarinya stiker, poster, karcis dan segala macam yang ada gambar wajah sang mahatma. lalu pas dia pergi kepasar dimarahi sama penjualnya. akhirnya secara tidak disengaja saat dia mengambil celana yang ternyata seragam seorang polisi yang berada dalam mobil bergoyang, maka saat dia jalan ke pasar malah orang2 mendatanginya dan memberinya uang. ini kritik sosial yang khas dan selalu bisa di filemkan dalam serial bollywood. bahkan sejak saya masih remaja hingga sekarang.

ke empat. untuk berkomunikasi, dia tidak pernah bisa mengerti dan memahami bahasa Manusia. satu plot menarik adalah ketika PK kemudian melihat betapa memegang tangan seorang perempuan adalah sesuatu yang menarik. maka di pegangnya semua tangan perempuan yang dianggapnya menarik, dan inilah biang dia harus berlari menghindari kejaran orang2 yang mau melecehkannya, PK ketabrak mobil serombongan pemain musik entah sirkus kecil. saat di bawa ke dokter dinyatakan dia hilang ingatan. padahal memang dia tidak mengerti bahasa manusia, dan baru belajar mengenali arti dan sebutan benda2. usai masa perawatan akhirnya si teman pemain musiknya ini mengajaknya ke sebuah komplek PSK tuk memahami bahwa PK sudah sangat ingin memegang perempuan.

usai memilih-milih PK mendapatkan satu yang dipilihnya. dan diluar pengetahuan teman musiknya, dia tidak melakukan adegan apapun selain memegang tangan si PSK yang dikenal pandai memberikan pelayanan ini dari malam hingga bulan purnama tenggelam. hasilnya ternyata PK menyerap semua bahasa dan pengetahuan yang di miliki PSK yang p[enuh ketaletanan dan baru saat ini mendapatkan pelanggan lelaki yang manganggapnya tidak berguna selain duduk berhadapan sambil berpegangan tangan… 😀 😀 😀 😀

Kelima. mulai mempelajari arti Tuhan, Agama, Rumah Ibadah, Tokoh – Pimpinan dan ummat beragama. satu yang menari kadalah dialog2 psiritual dan satir yang membuat serasa keyakinan kita di jungkir balik dan diaduk2 dengan penuh tawa bahagia. seperti itulah bagaimana agama dijadikan sumber pencarian ketenangan dan perdamaian, sekaligus memiliki nilai komersial dari atas hingga ke bawah. menjadi alat pengendali. tapi satu yang saya suka adalah hilangnya sandal dan sepatu itu tidak hanya berlaku di satu rumah ibadah agama tertentu, tetapi ada di mana-mana.

dan untuk sampai pada Tuhan yang Maha bisa memberi selalu membutuhkan modal, baik untuk membangun rumah ibadahnya, sesajinya dan menemui tokohnya. huummmm………

hal ke enam yang saya petik sebagai pembelajaran dari film ini adalah tentang kekuatan media pemberitaan. dimana-mana TV cernderung monoton dan menjemukan ketika gagal menemukan celah yang tepat dalam menangkap perilaku penontonnya. dan keberadaan Anushka Sharma yang memerankan tokoh Jaggu ini menjadi seorang jurnalis yang secara kebetulan diperjumpakan di tengah ketiadaan “hot news” buat kantor televisinya. ketika berjumpa dengan PK inilah dia awalnya menganggap PK memang benar2 orang mabuk dan menghayal dengan dunianya sendiri. tetapi setelah melalui beberapa tahap pembuktian melalui komfirmasi, investigasi dan pendalaman akhirnya jagggu makin menyukai teman barunya ini. sampai2 ketika PK bilang cara bertahan hidup tuk dapat makan di bumi itu gampang, langgar saja aturan dilarang kencing di tempat umum. maka akan di tangkap polisi dan kamu dapat makan gratis selama beberap hari. 😀 😀 😀 dan itu di buktikan sama PK. selanjutnya wawancara dan ngobrol dalam penjara yang di awali dengan jaggu “menyuap” sipir kantor polisi agar dia bisa masuk penjara dan mewawancarai si PK dan benar saja dia mendapat banyak hal menarik tuk jadi bahal liputannya.

yang terakhir (tujuh) film ini begitu apiek mentautkan konflik berkepanjangan dua negara “pakistan dan india” dalam benih cinta kasih dan perdamaian. dimana mas astudi jaggu di belgia dia berkenalan dengan pemuda dari pakistas “alfaraaz” yang kemudian membuat mereka berdua saling jatuh cinta dan sudah memutuskan mau menikah di gereja di belgia, tetapi gagal. dan itu membuktikan kebenaran ramalan seoprang tokoh agama di India tempat ayah jagu berkonsultasi. tetapi di ending film ini ternyata kekuatan cinta dan dialog agama antara PK dengan tokoh terkemuka yang di siarkan live ke sulurh penjuru negeri justru menjadi kejutan buat saya sebagai penonton film.

ahh….. tidak terasa sudah ribuan kata tertulis bikin sinopsis dan resensi film ini. semoga saja saya tidak mabuk kopi, karena tidak tereasa kopi di cangkir saya sampai menjadi dingin dan belum habis. wajah PK yang khas ala mr.bean dari India ini juga masih membayangi dan hampir saja saya nyemport kopi ke layar komputer .. karena mau ngakak 😀 😀 😀 😀

dengan kualitas alur cerita, isi nilai yang disajikan, kekuatan peran para aktor dan misi sosial yang keren. maka pantas film ini meraih efek terlaris dalam sejarah film hasil bollywood. kebetulan ketiak sebelum dirilis, film terbaru Aamir Khan dan Anushka Sharma berjudul PK menuai kontroversi. Gara-garanya, poster film tersebut dianggap terlalu vulgar lantaran Aamir Khan yang berpose nyaris bugil dan hanya menutupi bagian kemaluannya dengan sebuah radio.

Setelah film tersebut dirilis pada 19 Desember 2014 pun sama saja. Beberapa tokoh agama setempat menentang film besutan Rajkumar Hirani tersebut lantaran dianggap menghina agama.

Meski mendapat banyak kecaman, toh film PK tetap mampu mencapai box office dan masuk dalam film terlaris di 2014. Tidak saja di India, di Paskita pun film tersebut mendapat sambutan baik. Meski baru empat hari tayang di negara tetangga India tersebut, PK telah berhasil meraup pendapatan sebesar 18 crore atau sekitar Rp36 miliar.

Dengan angka tersebut, bukan tidak mungkin PK akan mengalahkan film terlaris sepanjang masa di Pakistan berjudul Waar yang meraih pendapatan 22 crore atau sekitar Rp44 miliar.

semoga bermanfaat buat para penyuka film Dewasa yang penuh nilai edukasi ….

terimakasih sutradara yang keren, juga semua tim pembuat film PK. kalian hebaaat dan kereeennnn!!!

=================================================

=================================================

Non Faksi – Divergent

Non Faksi – Divergent


beberapa hari lalu saya sempatkan untuk menonton film berdurasi 180 menit. sbuah koleksi agak lama yang belum saya tonton. ya, ini tentang ruang nyata dan imajinasi di pertemukan dalam film divergent, yang di bingkai dengan apik dalam fantasi dan petualangan. terimakasih buat sang pembesut sutradara film mr. neil burger.

divergent1

alur ceritanya sebenarnya bukan baru, karena film ini diadaptasi dari sebuah novel berjudul sama yaitu “Divergent” hasil karya Veronica Roth.

digambarkan bahwa di masa depan setelah manusia cukup umur atau dewasa akan dibagi menjadi lima faksi sosial menurut kepribadian mereka masing-masing, yang disebut sebagai faksi. dan faksi ini adalah sebuah kedudukan dan kebanggan yang diatas keluarga. Kelima faksi itu adalah Candor (jujur), Erudite (pintar), Amity (damai), Dauntless (berani) dan Abnegation (penolong tanpa pamrih).

“Divergent” merupakan istilah untuk orang yang tak masuk dalam kelima faksi tersebut karena memiliki berbagai macam kepribadian (kecerdasan berganda – multipple intellegence) yang menonjol dalam dirinya. type inilah yang dianggap akan membahayakan bagi sebuah konsepsi keseimbangan “dunia dalam faksi”, yang dinyatakan kehadiran pribadi divergent inilah sesungguhnya yang layak di sebut non faksi.

Gadis bernama Beatrice Prior atau “Tris” (Shailene Woodley) kini harus menghadapi tes penentuan nasibnya. Ia merasa gugup sekaligus penasaran di golongan manakah ia akan masuk. di pandu seorang mentor dengan gaya yang khas, dia duduk di kursi periksa kecerdasan.

usai di suntik sebuah serum di lehernya, isi kepala (halusinasi – imajinasi) tris yang terkoneksi dengan sistem teknologi.  Namun saat menjalani tes, Tris merasa ada yang tak beres dan ternyata hasilnya ia tak masuk golongan manapun. Seorang wanita yang mengujinya menyuruh Tris untuk merahasiakan identitas dirinya sebagai Divergent dan menyarankannya untuk memilih Abnegation.

Karena seorang Divergent merupakan ancaman pada kelompok lainnya dan akan dicari untuk dibunuh. sementyara abnegation (orang yang hidup dengan mementingkan orang lain) dan sangat peduli pada orang lainlah tempat yang lebih pas buat sisi type divergent.

Ketika hari pemilihan tiba, Tris menjatuhkan pilihannya pada kelompok Dauntless. Setelah itu, Tris harus berjuang untuk bisa diterima di golongan Dauntless. Ia berusaha lulus dalam tes keberanian yang mengancam nyawanya di mulai terjun dari atas gedung hingga dilempari pisau.

Suatu fakta yang mengejutkan membuat Tris semakin yakin saat ia tahu salah satu mentornya, Four (Theo James), ternyata juga seorang Divergent. Tris pun berusaha tetap bertahan hidup di tengah persaingan dan permainan politik untuk menyingkirkan para Divergent yang dianggap berbahaya.

Beatrice Prior (Shailene Woodley) akhirnya memilih meninggalkan faksi awalnya Abnegation untuk menjadi faksi Abnegation, sementara Caleb (Ansel Elgort) juga tidak tetap di Abnegation. Bersama teman-teman barunya Christina (Zoe Kravitz), Al (Christian Madsen), Will (Ben Lloyd-Hughes) ia harus menghadapi inisiasi Dauntless yang penuh kekerasan di bawah arahan Eric (Jay Courtney) dan Four (Theo James). Untungnya, tidak seperti Eric yang jahat, Four membantu Tris — panggilan akrab Beatrice, dan akhirnya mereka saling jatuh cintaYang jadi masalah,,,

sebenarnya Tris tidak bisa masuk di faksi apapun, tesnya tidak bekerja padanya karena ia adalah Divergent, orang yang memiliki hasil tes lebih dari 1 faksi. Divergent dianggap tidak normal dan berbahaya. Hal ini juga disampaikan oleh pemimpin faksi Erudite, Jeanine (Kate Winslet).

Tris sedikit curiga ketika melihat Jeanine (Kate Winslet) yang merupakan ketua Erudite berada di markas Dauntless dan sepertinya merencanakan sesuatu dengan ketua Dauntless. Tris juga mendengar kabar bahwa Erudite akan melakukan kudeta terhadap Abnegation yang menjalankan Pemerintahan selama ini .

Four juga menceritakan kecurigaannya karena banyak pengiriman barang dan memberikan contoh obat suntik yang bisa membuat orang terpengaruh dan menuruti kemauannya.

Akhirnya terjadi penyerangan oleh kelompok Dauntless yang telah dikendalikan oleh kelompok Erudite terhadap kelompok Abnegation. Tris, Four, Marcus (ayah dari Four), ayah dan Caleb (kakanya Tris) melakukan perlawanan yaitu dengan memusnahkan pusat kontrol pengendali para kelompok Dauntless.

Setelah berhasil membatalkan program pembunuhan dan sekaligus menghapus program tersebut, pasukan atau kelompok Dauntless tersadar. Pasuakan yang setia dengan Jeanine berusaha masuk ke pusat kontrol maka Tris, Four, Marcus (ayah dari Four), Caleb dan Peter (salah satu bagian dari kelompok Dauntless) yang masih selamat melarikan diri dengan kereta dan mereka menjadi kelompok non faksi.

Sebuah gambaran dunia masa depan. ketika bisa saja sebuah faksi berbasis benua akan di petakan dalam bentuk satu diantara 5 karakter itu atau dalam satu benua itu aakan ada lima faksi utama dan mengancam satu faksi divergent. satu negara dan didukung negara lainnya memastikan cinta damainya dengan penyediaan sumber pangan dan energinya, lalu satu negara akan banyak melahirkan para peneliti-ilmuwan-intelektual dan ahli-sastrawan-penulis. kemudian faksi ketiganya adalah para faksi yang bersoldiaritas dan peduli dengan orang lain untuk menjadi filantropa.

lalu para dauntless itu meski belum di bentuk dan diwakili dalam praktek tingkat benua dan golongan yang dibuat nyata. tapi wajah dan watak prilaku semacam dauntless ini saat ini pun sudah mengemuka. bagaimana perlombaan keberanian untuk saling menyatakan paling kuat tentaranya, paling canggih senjatanya, paling hero dan paling berani dalam melakukan petualangan-petualangan juga sudah terlihat.

serta sisi erudite sebuah faksi yang ingin dianggap paling tahu, paling pinter dan paling super dari yang lain hingga menjadi bangsa yang superior dari bangsa lain. pertanyaannya? mungkinkah sebuah dunia divergent ini akan menjadi kenyataan? saya sieh berharap semoga saja tidak.

lebih baik dunia makin berbeda dengan segala keaneka ragamaman, baik hayati sumber daya alam dan hidupan ekosistemnya, maupun berbeda bahasa, budaya, teknologi, adat, buday dan sejarahnya. karena memang dunia memang harusnya berbeda. sebagaimana siang pagi sore malam dinihari semuanya mewakili konteks yang berbeda. sebagaiman musim boleh berganti dan cuaca bisa berubah. tapi tidak perlu dibuat sama cara ktia berbahasa, mengembangkan teknologi, menciptakan aneka bentuk desain produk, serta cara kita menghasilkan makan dan menikmati makanan….

eksplore terbanyak dari alur film adalah sisi kelompok yang mengaku menjadi faksi pemberani (dauntless). ada sebuah inisiasi. yakni tahap memproses dan menyeleksi orang baru dengan tahap-tahap menusurt sistem mereka. siapa yang berada pada garis terendah dan daftar merah, maka bersiaplah untuk terkena eliminasi. lalu mereka yang tereliminasi inilah yang akan menjadi “non faksi”. bentuk pelatihan menggunakan kontrol dan power menjadi pilihan dari plot di alur ini.

visualisasi adegan ini mengingatkan saya pada berbagai pelatihan untuk menghasilkan  tenaga terlatih dan terampil dengan ketrampilan bertempur. “dalam dauntles kami tidak butuh analisis, tapi kepatuhan. dan perintah itu bukan untuk dianalisis”.

wouwwww sebuah suasana dimana siapa memerintah dan siapa yang diperintah digambarkan dengan bagusss tentang maknanya manusia pemberani, berani untuk diperintah maksudnya. hehehee…

maka jiwa-jiwa pembebas sudah tentu tidak cocok untuk masuk di dunia dauntless. pun yang amity dengan cinta damainya memilih pada harmoni alam dan menghasilkan sumber pangan, maka dia juga tidak terlalu menganggap penting para dauntless. pun yang abnegation, dia berusaha menolong dan peduli dengan tidak menganggap sektor keamanan dan  keberanian itu perlu dilatih. karena sejatinya tiap orang selalu bsia memiliki jiwa pemberani tanpa dilatih.

uiugnya [para] erudite inilah yang justru menemukan cara bagaimana menguasai para duantles dengan kemampuannya menciptakan konspirasi dan menjadi dominan diantara yang lain. asiknya ini berhasil digagalkan oleh sis pribadi divergent.

anda tidak perlu penasaran. ini fantasy dan petualangan. saya menuliskan ini juga hanya latihan sederhana untuk menerjemahkan apa yang saya tonton dengan cara saya. film selalu memiliki sis menarik yang menggambarkan dunia masa depan….

saya tidak menyarankan anda untuk menonton film ini jika tidak menyukai petualangan sambil belajar apapun dari prroses yang kita alami. tapi sya juga tidak melarang anda untuk belajar dari apapun. selamat siang …. selamat berhari minggu.

di sebuah perjalanan,

18 januari 2015

Sabun Pensil Kertas

Sabun Pensil Kertas


Solomon Northup. seorang korban penculikan yang pada tahun 1841 di USA waktu itu masih terjadi jaman kegelapan dalam perbudakannya. berjuang menuntut sistem perbudakan dan penculikannya. kalah di pengadilan, kemudian menerbitkan buku “Tweleve Years A Slave”.

buku inilah kemudian menginspirasi sutradara Steve Mcqueen memvisualkannya dalam layar lebar yang sejak mendengar musiknya suasana syahdu dan menyayat-nyayat perasaan. sisi gelap amerika dengan segala rangkaian penguasaan manusia atas manusia. yang menurut para pemilik budak hasil jual belinya dari sesama penjual budak. melihat film ini saya teringat akan kisah perubdakan di jazirah arab yang filmnya pernah saya tonton. seperti yang di ksiahkan dalam pribadi billal bin rabbah. bagaimana abad 600 masehi itu di jazirah arab juga berlangsung sistem kegelapan [begitu kisah yang sejak masih madrasah ibtidaiyah] dulu diceritakan oleh para guru sekolah.

kisah pada film ini dimulai dari sebuah keluarga Solomon Northup yang piawai memainkan biola dan hidup tentram berubah dalam waktu semalam. ketika Solomon menerima tawaran dua orang yang mengaku sebagai pesulap ulung untuk main kolaborasi dalam pertunjukan sulapnya. dengan ketrampilan musikalnya pada biola di tawari gaji 1 dollar perhari dan tambahan 3 dolla r per minggu dengan kontrak selam sebulan.

usai menerima tawarannya. solomon bersama dua orang yang mengajaknya baru 3 hari kemudian dia paham kalau dia diculik dan di jebak usai jamuan makan ketika di tuangi anggur hingga membuatnya mabok. dan besoknya dia sudah dalam posisi kaki serta tangan di rantai di sebuah ruangan pengap.

darik satu tuan ke tuan lainnya. dari perkebunan satu ke perkebunan lainnya. perjalanan panjang dan berbagai kisah kekerasan dialaminya. di beberapa adegan saya sendiri tak kuasa untuk tidak memalingkan muka ketika penyiksaan para orang2 yang diperbudak oleh para tuan dan nyonya ini menerima ukuman apapun. tidak hanya penyiksaaan karena memanen kapas yang terlalu sedikit dari target harian. tapi untuk yang perempuan juga harus siap melayani tuannya untuk dibangunkan tengah malam agar bisa memuaskan nafsu sexnya.

ditengah film ada peristiwa ketika solomon tergerak pikirannya untuk menuliskan surat kepada keluarga dan temanya. pada saat mendapat kesempatan mengambilkan paket2 kebutuhan nyonyanya di toko langganan untuk mendapatkan benag, kertas dan alat perlengkapan rumah. di tengah jalan dia menyelipkan satu kertas yang diambilnya untuk menuliskan suratnya.

harga satu kertas ini terlalu mahal. ketika di perjalanan dia mencoba untuk berbelok dari jalan biasanya. ternyata menjumpai dua orang yang berkulit yang sama dengannya sedang bersiap menghadapi akhir dari nafas hidupnya. sudah berada dalam tangan di ikat dan di lehernya dikalungkan tali yang siap ditarik oleh para penghukumnya [entah salah apa]. sambil mendengar erangan dan adegan ini saya tidak kuasa untuk menatap layar.

sedih. ngeri. sekaligus mengajak belajar. dialog2 satir penuh kedalaman makna dari rasa putus asa dan mengelola harapan antara solomon dengan patsey [budak perempuan] yang dengan memelas meminta agar satu permintaannya untuk menjadi harapan terbaiknya bisa dilakukan oleh solomon agar dia membantu patsey untuk mengakiri hidupnya dengan meneggelamkan di danau.

ahhh….. betapa di film ini selain penguasaan manusia atas manusia. juga digambarkan bahwa para tuan dan nyonya itu bukan lagi percaya yang berkulit hitam di hadapannya adalah manusia. tetapi mereka menyebutnya sebagi property [peralatan] yang bisa di perlakukan semaunya.

seperti itulah ketika suatu pagi patsey ditemukan tidak berangkat ke kebun dan baru siang dia kembali. sontak ketika sejak diketahui tidak ada tuduhannya adalah melarikan diri. dengan tuduhan ini maka kalimat apapun menghadirkan cambukan hingga kulit punggung mengelupas. padahal yang sebenarnya adalah “saya tidak lari. tapi saya sedang memelas kepada nyonya di sebelah blok sebelah sana [perkebunan terdekat dari blok tempat dia perbudak] untuk mendapatkan ini. hal ini ku lakukan karena aku sudah tidak tahan dengan bau badanku sendiri”. begitulah patsey memberikan pejelasan singkat. begitulah mahalnya harga sebutior sabun yang di dapatkan patsey. seratus cambukan untuk sebutir sabun demi melawan bau badannya.

selain sabun. pensil kertas huruf dan kata yang bisa dibaca serta dituliskan dalam seseorang sedang menjadi manusia kehilangan kebebasan [diperbudak] maka itu merupakan sebuah dosa dan bersiaplah menghadapi hukuman. sebab bisa membaca dan menulis itu adalah kutukan bagi seorang [maaf; negro], begitu digambarkan dalam film ini sebagai kesalahan besar.

perjuangan solomon northup ini adalah kisah nyata dari buku yang di tulisnya sendiri. hingga dimana dia mati, kapan tanggalnya dan di kuburkan dimana dalam perjalanannya kemudian tidak ada yang pernah tahu. hal itu setelah dia bebas dari perbudakan karena pertolongan seorang tuan yang pernah dia ikuti, berhasil dia kirimi surat berkat bantuan salah satu rekannya bernama Bass yang dari kanada yang juga di perbudak oleh tuan terakhirnya. usai membantu solomon sepertinya si bass juga hilang dari muka bumi.

setelah bebas karena solomon berhasil berkirim surat [tentu berkat pensil dan tinta dari buah arbey]. dia kembali pada keluarganya. setelahnya dia dalam kisah nyatanya dia bergabung dengan gerakan obolisi untuk perjuangan kebebasan dari perbudakan. banyak melakukan ceramah dan pembebasan budak di kereta api bawah tanah pad ajamannya. itulah yang dituliskan dalam barisan tulisan di layar begitu film ini selesai.

Anda mau lihat utuhnya dan mengenali kekejaman abad kegelapan di AS pada tahun2 1841-1900an. ini layak menjadi referensi. maka bener2 sejarah memang ketika seorang obama yang skr bisa menjadi presiden di AS. bahwa keadilan memang tidak pernah jatuh dari langit. tetapi selalu melalui proses perjuangan dan didalamnya mengundang resiko serta pengorbanan.

tepian bendungan,
12 Juni 2014.

PARKLAND


satu tempat multi cerita.

 

sudah lama saya tidak membuat sinopsis film. dan film ini menarik buat saya untuk dibagi kepada para pemirsa. Pembunuhan Presiden John F. Kennedy (JFK) pada 1963 menjadi salah satu momen tak terlupakan bagi rakyat Amerika Serikat. Momen tersebut diangkat ke layar lebar dalam film berjudul Parkland yang baru saja merilis trailer terbaru.

parkland

Film ini mengambil perspektif orang-orang biasa yang tiba-tiba terlibat dalam kejadian luar biasa tersebut. Mereka adalah dokter muda dan suster di Rumah Sakit Parkland, kepala dinas rahasia Dallas, kameramen yang mengabadikan kejadian tersebut, agen FBI, Lee Harvey Oswald dan tim keamanan Presiden. juga robert oshwald yang terlibat mengurus kakaknya yang menjadi eksekutor penembakan, yang disusul dengan penembakan lee oswald [pelaku] di tembak keluar setelah dari ruang penyidikan. tragis!

 

Parkland disutradarai sekaligus ditulis oleh Peter Landesman yang didasarkan dari buku Four Days In November karya Vincent Bugliosi. Dibintangi oleh Zac Efron, Marcia Gay Harden, Billy Bob Thornton, Paul Giamatti dan Ron Linvingston.

 

Film yang menceritakan kekacauan yang terjadi di Dallas setelah penembakan John F. Kennedy. Mereka yang terlibat dalam mengatasi kekacauan tersebut, termasuk berurusan dengan kesedihan keluarga JFK.

Setelah kematian Presiden JFK, wakil Presiden Lyndon Johnson naik menggantikannya yang selanjuntnya mengubah wajah Amerika selamanya.

 

Film ini keren! kekuatan jackie, istri kennedy mengikuti 4 hari peristiwa sejak di pangkuannya suaminya ditembak. mencoba disolusikan oleh tim dokter rumahsakit PARKLAND. dan akhirnya tetap meninggal. hingga upacara pemakamannya yang menjadi sumebr berita internasional.

 

tokoh keren lainnya adalah si perekam gambar detik2 peristiwa penembakan dan bagaimana keadaan luka yang dialami oleh kennedy oleh seorang penyuka perekam gambar. yang mengabadikan momen hidup yang membuatnya trauma.

 

klimaks dramatic buat saya adalah pesan tentang bagaimana menghadapi dua sisi kehidupan menyambut kematian. antara seorang pembunuh dan seorang yang menjabat sebagai preseiden. satu berada pada sisi apresaisi dan penyambutan. satunya sampai sulit mendapatkan makam ketika oshwald akhirnya ditembak ditengah kerumunan. dan tidak dalam upacara kematian yagn dipersiapkan. bahkan untuk mengangkat peti matinya dari mobilnya hampir harus diurusnya sendiri. pesan humanis tentu memang hadir di film ini.

 

satu rumah sakit. dua pasien yang diurus oleh satu tim dokter yang sama. di ruangan yang sama. dua-duanya mengalami luka yang sama, ditembak. dan sama-sama dalam kondisi kritis masuk RS parkland. dan dua-duanya meninggal disitu.

 

selain itu alur cerita yang juga mengesankan buat saya adalah kalimat yang terlontar dari si penyaksi pemilik kamera yang berhasil merekam detik-detik akhir laju mobil yang di tumpangi kennedy bersama istrinya. ketika ditembak ditengah keramaian, ada satu film pendek yang berhasil direkam. satu diantara diantaranya  adalah pilihan kalimat si pemilik kamrea saat ditemui salah satu majlah terkemuka. kemudian dia menyebut kematian kennedy sebagai kepergian “seorang lelaki yang sangat terhormat yang meninggal dengan cara dan perlakuan yang sangat tidak hormat”.

 

belajar dari film. tentang bagaimana kehormatan, bisa berakhir dengan tanpa perencanaan. begitu juga kejayaan  dan kemisteriusan. adalah penyerta warna dunia yang bisa dialami siapapun….

keluarga oswald mengasingkan diri, karena terkucil. dan tentunya melahirkan cerita selanjuutnya. dan tiap-tiap kerumitan serta keruwetan, menghadirkan solusi yang tidak terduga. selamat malam sahabat kampung

 

ipoel, 6 november 2013

 

#salam kebaikan

The Power of Yes


Katakan YA, bukan yang lainnya!! maka peluang hadir tanpa kau duga…

Pernahkah anda anda mendengar dan membaca jangan membuang sampah disini! Jangan Nakal! Dan selainnya. Kekuatan kata larangan ini sering menimbulkan Perlawanan dan melahirkan kata yang seoalah jangan (jadi sekecil nyamuk) lalu kata lanjutanya menjadi sebesar GAJAH!! Hehe…. >>
Begitu juga dengan kata apakah kamu menikmati Makanan atau suasanan ini? Lalu jawabannya adalah “cenderung ya!” … (dengan energy basa-basi) dan kadang pakai kata pembuka Hmmmmmmmmmm…. Yaaa, yaaaahhh! ho ‘oh.

kekuatan tak terduga dari spontanitas untuk menerima keadaan. orang bilang ikhlas..... sakndermo nerima ing pandum jika di jawa. bukankah ini semua ada disini? mereka lebih jago memvisualkannya dengan Jenaka... ;)

kekuatan tak terduga dari spontanitas untuk menerima keadaan. orang bilang ikhlas….. sakndermo nerima ing pandum jika di jawa. bukankah ini semua ada disini? mereka lebih jago memvisualkannya dengan Jenaka… 😉

Barusan saya menikmati sebuah film yang melakonkan kehidupan seorang pekerja kantoran
yang terjebak dengan rutinitas, jadwal, menerima telpon diminta bikin laporan, ketemu suasana yang
Berulang hampir tiap hari. Dan melahirkan berbagai sikap penolakan dari aneka peristiwa,
Sebuah pribadi yang tertutup dan melampiaskan keetertutupan atas realitas.

ketika di telpon teman, kolega, sedang dimana (jawabannya bohong), diajak makan minum jawabannya sibuk), jika nomor tidak dikenal dan orang yang dianggapnya sedang bermasalah dengannya tidak diangkat. diajak berpesta “aku tidak bisa, sedang ada sesuatu hal” itulah film YES MAN! Yang diperankan oleh si aktor komedi kawakan Jim Carrey dengan apik. Mengungkap kembali sisi paling dasar
anak manusia yang butuh gembira, bermain dan melahirkan kreatifitas, mulai dari ide baru sampai lahirnya tindakan dan pengalaman baru yang membuat hidup bertambah hidup …

Saya sarankan Anda menontonnya untuk menikmati gambaran hidup yang penuh energy, kekuatan, semangat dan terbuka berjumpa dengan yang defensif, memaksakan, dan mendapati hal-hal yang malah tidak diinginkan (di takut) justru semakin terjadi.

Ada sekuel menarik saat peristiwa si karl sedang membantu tunangan sahabatnya yang ingin mengadakan pesta lajang (acara khusus pra resepsi pernikahan) untuk meresmikan bahwa pasangan ini sebentar lagi akan benar-benar hidup bersama dan tidak melajang. Ketika belanja konsep baju dan suasana pesta, ternyata di gedung sebelah ada orang berteriak kalau ada orang yang bunuh diri melompat dari sebuah gedung. Spontan karl berlari dan ingin tahu…

Saat berada bersama kerumunan orang lain, karl bertanya “apakah sudah ada yg telp polisi?” lalu tiba-tiba perempuan diselebelahnya menimpali “telponlah polisi dan ketika mereka datang dia sudah tidak bernyawa karena melompat dari atas sana!”. Tanpa berpikir lagi dan spontan, karl berlari ke atas gedung dan sampailah di jendela terbuka tepat dt sebelah si orang yg mau melompat.

Sejenak dia mencari-cari cara dan memilih sesuatu untuk jadi alat bantu membujuk si orang yg mau melompat… akhirnya dapatlah sebuah gitar… setelah “jrangggg, jrengggg, jrengg……., bunyi gitar di setel sama si karl. Maka dia Mendekati orang mau lompat dari sebuah gedung.

Dengan duduk di sebelah orang itu, mulailah si carl (jim carrey) mendedandangkan lagu yang popular dikawasan tersebut …

“mundurlah dari langkah itu kawan
sudahi semua kebohongan yang kau jalani selama ini
dan jika kau ingin bertemu aku lagi
Aku akan memahaminya… aku akan memahaminya…..”

(lalu tiba-tiba si carl lupa lirik dan lagunya, dan bertanya kepada si orang
Yang mau melompat dari atas gedung tersebut…) “bagaimana lanjutannya??”
Dengan posisi berdiri siap melompat dan sambil berekspresi takut, dia mulai
Melantunkan syair lanjutnya lagu tersebut dengan berteriak sembari menahan pedih dan membentak;

“bocah marah yang gila
Hatinya diam-diam perih membeku…
Kau tahu kau tak diterimaaaaaa

Semua orang punya alasan
Untuk mengatakan ….

(para kerumunan orang-orang di bawah yang sedang menyaksikan adegan orang mau melompat untuk mengakhiri dirinya ini serentak menjawab…..)
“buanglah masa lalumu…
mundurlah dari langkah itu kawan
Sudahi semua kebohongan yang kau jalani selama ini

Dan jika kau ingin bertemu aku lagi
Aku bisa memahaminya… aku bisa memahaminya….. 2x”

(ketika lagu sedang berdendang, ternyata orang yang mau melompat itu malah bergeser pelan-pelan ke posisi si karl, dan pas lagu habis dengan sekuat tenaga karl menarik orang itu hingga masuk lewat jendela di sebelahnya dengan posisi terjungkal bersama masuk ke dalam kamar… EDAN! hahahaaaaa..

The power of YES. Mampu dengan apik diperankan jim carrey menjadi lakon penuh spontanitas, ekspresif dan mengajak kita jadi terpingkal-pingkal sampai menjelang berakhirnya filem berdurasi 90 menit yang mengilustrasikan berbagai hal normal dapat di balik dengan seenaknya. misalnya ada sebuah club lari pagi yang sembari berlari tiap pagi, mereka membawa kamera dan melakukan aksi memotret apa saja sambil tetap berlari. sudah bisa diduga hasilnya foto akan kabur “ngeblur”, tetapi disitulah sisi lain yang mereka dapatkan, bahwa memfoto tidak harus dengan berdiri tegak, duduk tenang atau posisi yang harus fokus. inilah cara yang N.A.K.A.L. (natural, asik, kolaboratif, aksi, learning).

Melihat filem ini mengingatkan saya pada buku the power of BLINK (kekuatan berpikir tanpa berpikir), yang ditulis si Malcolm gladwell dengan sebutan, semua perubahan besar banyak karena kecerdasan dua detik yang dimiliki oleh tiap orang. bagusnya lagi kisah ini memberikan perspektif tentang bagaimana krisis diubah menjadi peluang dan masalah diubah menjadi harapan akan hadirnya perubahan baru atas konteks.

….. terima kasih kepada Dek Gus (kawan dari Klungkung Bali) yang merekomendasikan saya untuk nonton pilem yang segar. Dan ku tunggu kapan segera lahir team kreatif bali academy tuk bikin perubahan di pulau dewata dengan memaksimalkan semu yang ada disana.

….. senang rasanya habis nonton file mini di tengah suasana menunggu jadwal pulang dari Jakarta setelah dua hari di bandung. Besok malam baru ke Surabaya.

salam dunia CERAH