Ayo CATFIZan!

hallo FIZZ, FAPPY CATFIZ!

itulah salam sapaan para CATFIZER kepada sesama penduduk CATFIZ.

sejak di launcing per 28 oktober 2011, sekarang telah melampaui 125ribu user CATFIZER. Dari sabang hingga merauke. dari ACEH hingga PAPUA! happy CATFIZ!

Ya kabar baik buat Indonesia!!

Sekarang INDONESIA TELAH MEMPUNYAI CATFIZ MESSANGER.

sebuah chat messanger baru untuk smartphone ber OS Android yang dibuat anak bangsa Indonesia.

Dilihat dari fasilitas dan kelengkapan fitur, chat messanger yang biasa disingkat CF ini mempunyai fitur yang sangat lengkap dari chat messanger yang lainnya, seperti adanya Status + status comment, Sharing File dan Multimedia, Fasilitas Grup, Broadcast, dan fasilitas lainnya, fasilitas yang tidak biasanya adalah “status comment” disini para

Catfizer (pengguna cf) bisa berinteraksi langsung dengan  mengomentari status teman.

Chat messanger yang mengusung spirit “Catfiz The Ultimate Android Communicator” rencananya akan merilis Beta3_r.18_bright, hari ini 11/11/11 tepatnya jam 11:11 wib disitus resmi mereka www.catfiz.com.

Saya sempat wawancara exclusive via cf dengan pengembang sebelum peluncurannya hari ini, silahkan simak perbincangan saya :

Saya : Bang mau nanya2 tentang catfiz, boleh???

Dev : Boleh

Saya : Catfiz kan dari Indonesia tepatnya didaerah mana yah mas?

Dev: Jantung Kota Surabaya, City of Heroes.

Saya : Trus pengembangnya independent atau atas nama perusahaan?

Dev : Off the Record. Pada saatnya nanti kami akan publikasikan dan jangan kuatir. Always Free.

Saya : Hehe, kaya fb yah :) we hope that

Dev : Hopefully

Saya : Ada rencana untuk Catfiz lintas platform ky yang lain??

Dev : Menurut analisa riset. 50% smartphone dunia nantinya adalah android. Dan seluruh vendor terjun mendukung bahkan seperti acer, Lenovo, Hp dan vendor komputer ikut-ikutan terjun. Tandanya bahwa pasar masih menerima banjir android. Seperti jaman Symbian. Kita tidak ingin terlambat.

Dev : Inginnya jauh-jauh hari dekralarasi bahwa ini messenger android.

Saya : Hehe, pemikiran yang hebat, memang pantas android punya msg yang lebih istimewa dari yg lain. :)

Dev : Pernah aktif pakai messenger lain?

Saya : Paling aktif Cuma di wa (whatsapp), dulu :D

Dev: Bagaimana Komentarnya tentang CF dibanding WA?

Saya : Interaksi di CF jd lebih sering dibanding WA, dari status, komentar maupun yang lainnya saya rasa wa gak bisa bersaing dengan CF, Cuma ada 1 pesaing untuk CF yaitu BBM

Dev : Bb gak bisa bikin group lebih dari 30, CF bisa sampai 1000. Bb gak bisa kirim file bareng 300 orang 5 mb, cf Bisa, nanti juga orang-orang akan membuktikan kita orang Indonesia punya tekhnologi cloud canggih yang tangguh melebih mereka.

Saya : WOW, Kira-kira dengan free seperti sekarang CF bisa bertahan lama?

Dev : semoga kami bisa segera meluncurkan Unlimited Internet Akses murah, seperuh harga BIS, baru bisa longlife.  Jadi BIS 99rb. Unlimited Catfiz mungkin dikisaran 50rb. Kalau bb turun kami turunin lagi, biaya CF lebih murah karena tidak pakai koneksi Internasional serat optic.

Dev : Catfiz Arena Nantinya isinya adalah konten berlisensi seperti CD Majalah, TV, Berita, Video Artis dll, messengernya tetep gratis. Seperti Market Android tapi ini Market Indonesia.

Saya: Wah rencana Besar, Untuk target realisasinya kira-kira kapan?

Dev : Sedang merayu operator nurunin harga Internet unlimited, Banyak operator menyangsikan karena dulu masih alfa test belum ada pengguna. Sekarang ada 2 yang tertarik bekerja sama, nanti deh pasti ada update.

Saya : Kisaran pengguna sekarang sudah mencapai berapa?

Dev: 15.000 dalam 1 Minggu ini, penyebarannya dari mulut ke mulut, dari forum ke anggota, dari twit ke follower.

Saya : Wew, melonjak banget yah, alamat resmi fb sama twitter catfiz ada? Saya liat di web CF belum ada grup resminya yah?

Dev : Catfiz The Ultimate Andorid Messenger di FB. Twitter ga ada, pada intinya catfiz menggantikan fungsionalitas chat facebook, twitter dan itunesnya apple.

Saya : Hebat salut untuk rencana besar CF, oke deh makasih info-infonya, semoga Catfiz tambah sukses dan semua planning-planningnya terwujud.

Dev : Thanks. Jangan lupa support dan cerita ke teman-teman. Agar CF bisa bertahan dari serangan kapital, Salam, sehat dan sukses selalu.

Sekian perbincangan saya dengan Team  Pengembang dari Catfiz, untuk androider Indonesia, Jangan lupa untuk mencoba kelezatan Chat Messenger ala Indonesia ini, segera download di www.catfiz.com

Sekarang. sejak di lalauncing per 28 oktober 2011 [tepat momen peringatan SUMPAH PEMUDA]. user catfiz telah melampuai 125ribu user aktif. ayooo kawan, mari berbagi inspirasi dan spirit bagaimana menjadi INDONESIA!

Salam dunia CERAH,

ipoel

surat kepada Tuhan

Ada yang pernah menonton film Letters to God ngaa?

Silah di tonton dan merasakan bahwa tiap orang bisa menjaadi pelaku perubahan…

peran Ibu yang luar biasa, membuat Pribadi menjadi Inspiratif!

ini film inspiratif, yang mengisahkan tentang anak penderita kanker otak yang menulis surat kepada Tuhan setiap hari.  Dari  diagnosaa dan perlakuan keluarga tentang bagaimana kanker otak “akutnya” tidak membuat dia menjadi menyerah. Ibarat LENTERA si anak ini menyala meski diterpa angin yang menggerakkan ombak lautan.

hingga pada akhirnya,  MENULIS SURAT PADA TUHAN ini menjadi gerakan besar untuk menulis surat kepada Tuhan.

Surat-surat kepada Tuhan berisi curhat manusia kepada penciptanya tentang keindahan dan kepedihan menapaki kehidupan.  Dan, tentunya surat-surat itu akan memberikan inspirasi kepada banyak orang.  Surat kepada Tuhan pasti berisi cerita-cerita manusia yang istimewa.sebagaimana sejatinya setiap manusia terlahir sempurna.

saya ingin mengajak orang menulis surat kepada tuhan.  Toh, Tuhan pun menulis banyak surat kepada umat manusianya (begitu kalimat Dani moenggoro vibrant dalam blog rumah inspiritnya).

” Film yang diangkat dari kisah nyata ini menembus keunungan hampir 3juta dollar. Kisah ini berpusat pada seorang anak bernama Tyler yang mengalami kanker otak. Tyler yang hidupnya bergantung hanya kepada ibunya nyaris tidak menunjukkan sikap yang pesimis terhadap hidup ini. Ia justru memberikan inspirasi kepada banyak orang termasuk saya, bahwa hidup hari ini adalah untuk memberi arti dan hidup ini adalah milik Sang Pencipta.

Dalam mengisi hari-hari setelah operasi pengangkatan tumornya, ia berusaha untuk hidup normal seperti anak lainnya. Satu kebiasaan menarik yang ia lakukan adalah menulis surat setiap hari kepada Tuhan. Ia menulis seperti layaknya kepada temannya, memasukkannya ke dalam amplop lalu memberikannya kepada petugas pos untuk dikirimkan. Tentu saja hal ini membuat kebingungan di antara staf kantor pos. Sang kepala kantor pos hanya dapat menyimpan, membaca dan berefleksi atas surat-surat tersebut.
Kisah hidup Tyler menjadi berdampak saat seorang pengantar surat baru, Brady McDaniels, bertugas di lingkungannya. Brady, yang mengalami depresi akibat berpisah dari isteri dan anaknya, hidup dalam kekacauan. minuman keras menjadi teman baiknya saat ia merasa sendiri. Diterima sebagai karyawan kantor pos, memaksa dia untuk bertugas di lingkungan di mana Tyler berada. Lambat laun Brady mengenal Tyler dan dipengaruhi oleh ketulusan dan ketegaran Tyler menghadapi tantangan hidup.
Brady, yang akhirnya juga menerima surat kepada Tuhan dari Tyler, mengalami pertobatan hidup dari kehidupannya yang  sia-sia setelah membaca dan bergaul dengan Tyler. Sayangnya, dalam masa-masa persahabatan yang manis antara tukang pos dan anak laki-laki itu, mereka harus menerima kenyataan bahwa waktu juga yang memisahkan mereka.
Kisah hidup yang sangat mengharukan dan menginspirasi ini layak untuk ditonton oleh segala usia. Hidup, bagaimana pun keadaanya, khususnya dalam masa sukar, adalah hidup milikNya. Bagian kita adalah mensyukuri kesempatan hidup, bergaul dengan Sang Pencipta dan memberi arti bagi orang lain…”
ayyyoooooooo……. kira-kira dengan kompleksitas dan aneka ketidakmenentuan situasi di Indonesia. adakah yang akan menyambut ide praktis dan menjadi gerakan??? jika ada yang ingin memulainya menarik juga sihh… ayooo siapa mau memulainya menulis surat kepada Tuhan?? :D

salam duniai CERAH

KAMPOeNG DOLANAN by komunitas LiDI

SELAMATKAN ANAK-ANAK BANGSA  INDONESIA
DARI KEKURANGAN MAINAN DAN PERMAINAN!

karena kami percaya bahwa setiap anak manusia suka bermain. dan sejak kecil suka bermain. bermain berkelompok mengajarkan budi, pekerti, keluruhan untuk mengakui bahwa kita hidup bersama orang lain.
bahwa di tiap perjalanan kadang kita tidak bisa memilih tapi sekedar mengikuti aturan main, tapi senantiasa kita percaya bahwa bermain itu memang taat pada proses.

karena kami percaya bahwa anak-anak indonesia dan anak-anak pada umumnya perlu di selamatkan dari ketersediaan mainan dan permainan yang beretika, berbudaya, berangkat dari keluhuran dan budi pekerti. dengan kecenderungan  saat ini bahwa anak-anak mengalami perkembangan dunia bermain yang semuanya serba membawa keasyikan bermain pada level individu. sementara di kawasan perkotaan yang padat huni memang lahan-lahan, halaman mulai menyempit. sehingga bermain yang bebas dan berkelompok menjadi tidak mendapat ruang untuk memainkan. tentunya selain kian punah dan tergantikannya budaya mencipta permainan dan mainan yang mendekatkan tiap anak bisa saling berbagi.

karena kami percaya bahwa permainan tradisional penting dilestarikan sebagai jatidiri bangsa. maka mari kita tengok sejenak situasi sosial disekitar kita. apa yang akan didapat si anak jika selama 3 jam di depan mainan “play station” di banding dengan satu jam dia bermain jumpritan-patel lele-gobag sodor-sepak tekong-baling2 daun hasil karya cipta sendiri. dan aneka permainan lainnya? tentunya jauh sangat berbeda, selain si anak dilatih untuk berani menjadi dirinya, dia belajar menghormati orang lain, belajar toleransi, belajar mengenal etika dan aturan main. bahwa disitulah terletak bermain benar-benar menjadi pengalaman memainkan permainan yang membentuk karakter seseorang. khususnya anak-anak.

maka kami memmutuskan untuk membentuk diri dalam satu komunitas kreatif yang kami namakan gerakan  Komunitas LIDI (Lingkar  Dolanan Indonesia). Mengapa itu penting?? karena kami ingin melakukan Gerakan Melindungi Dolanan Indonesia.

sebab dengan melindungi, maka kami ditantang untuk melakukan serangkain program dan kegiatan yang menyentuh pada bentuk  melestarikan, mendokumentasikan, mengembangkan, memainkan dan menyebarluaskan aneka bentuk mainan dan permainan tradisional.

Bersama individu kreatif dan dukungan satu komunitas terbaik pada pelestarian Dolanan Anak Tradisonal di Indonesia, yakni KOMUNITAS HONG yang berpusat di dago pakar Kota Bandung.

maka kami yang di kota surabaya mengapresiasi apa yang telah dikembangkan “kang Zaini” sebagai pendiri Komunitas HONG. berbekal komitmen, mimpi besar terbudidayakannya mainan anak Indonesia yang kaya budi pekerti dan keluhuran.

This slideshow requires JavaScript.

Komunitas LiDI berpusat di wilayah pinggiran Kota Surabaya melahirkan suatu inisiatif dan produk sosial yang diyakini menjadi wahana KAMPOENG DOLANAN. yaitu sebuah ruang bermain bagi anak-anak, ruang studi banding, ruang dokumentasi permainan dan perkembangan mainan, serta wahana pengembangan seni budaya bertumpu pada karya kebubudayaan Indonesia. kesemuanya dalam rangka untuk terus menjaga sebuah Inspirasi yang bernama permainan Tradisi Anak Indonesia.

selamat datang di KAMPOENG DOLANAN,
Ayoo Lindungi Dolanan “anak-anak” Indonesia!

salam hangat,

by: LiDI Community

Catfiz messenger Android buatan Indonesia

Bagi kalangan pemakai Android, memang nama Catfiz mungkin masih kalah tenar bila dibandingkan dengan Whatsapp maupun Kakao Talk. Memang tidak mengherankan jika masih banyak pengguna Android yang masih asing dengan nama ini, mengingat Catfiz masih belum “nongol” juga di Android Market.

Tetapi ternyata, meskipun belum tenar seperti Whatsapp, Catfiz ternyata menyimpan potensi yang sangat besar untuk menantang Whatsapp lho! karena beberapa waktu kemarin ada survey ANDROID messenger di TWITTER, via akun @droidnesia. ternyata hasilnya CATIZ dapat 50%. kemudian nomor dua disusul whatsapp yang hanya dapat 45% dan sisanya dapat 5% saja. GREATTT!!!!

Catfiz, sama seperti Whatsapp adalah sebuah messenger yang bisa digunakan untuk Android. Namun, berbeda dengan Whatsapp yang menggunakan nomor ponsel sebagai ID yang menghubungkan antar pengguna yang satu dengan yang lain, Catfiz menggunakan kombinasi angka dan huruf yang disebut dengan NIC (Nomor Identitas Catfiz) yang sepintas mirip dengan PIN yang ada di BB. Satu user mendapatkan satu NIC yang didapatkan ketika mereka meng-install aplikasi ini.

Untuk saat ini memang NIC yang kamu dapatkan masih random mengingat status aplikasi ini yang masih beta. Namun, nantinya kamu bisa memesan deretan NIC cantik yang mudah dihafalkan dengan membayar biaya langganan secara berkala.

kisah APRESIASI dari kawan fizz yang excellent!

MESSSENGER KARYA ANAK BANGSA “MERAH PUTIH” -

SAATNYA KITA MERDEKA BERKOMUNIKASI!!!

[ www.catfiz.com]

Awalnya saya sempat berniat untuk mengganti gadget Android saya ke Blackberry karena setelah hampir dua bulan memakai system dari Google itu, saya tidak bisa mendapatkan aplikasi sejenis Blackberry Messanger. Iri memang melihat teman-teman kantor saya yang menggunakan Blackberry untuk mengobrol di BBM Group, saya mulai melihat-lihat keluaran terbaru Blackberry.

 

Tapi di tengah keGalauan saya itu, seorang teman merekomendasikan untuk mencoba mencari aplikasi bernama Catfiz, sebuah aplikasi messenger yang katanya bagus untuk android. Saya sempat ragu, apalagi ketika aplikasi ini tidak ada sama sekali di market android yang memang dikhususkan buat mendownload aplikasi-aplikasi platform android. Aplikasi ini harus di download sendiri di situs resmi pembuatnya, dan harus melewati beberapa settingan sekuriti android untuk menginstal aplikasi yang masuk non-market applications.

 

Walhasil, meskipun sudah mendownload dan menginstal di gadget saya, saya memakainya setengah-setengah. Apalagi sulit sekali mendapatkan kontak friend yang mau merespon friend request yang saya kirimkan. Tapi dalam beberapa hari terakhir, ketika kemudian ada yang mengkonfirm permintaan pertemanan saya, dan kemudian semakin banyak di hari-hari berikutnya, saya mulai sadar bahwa aplikasi ini bikin ketagihan.

Catfiz, bisa menjadi solusi bagi akan banyaknya aplikasi messenger untuk android dari yang murni memang gratis sampai setahun mesti bayar. Uniknya, aplikasi ini adalah buatan asli Indonesia yang memang hanya khusus diperuntukkan bagi android atau tidak dibuat cross-flatform seperti messenger lainnya.

Tawaran fitur dan kelebihan pun boleh dibilang tidak kalah dengan aplikasi messenger buatan luar, karena untuk mendapatkan teman, Catfiz menggunakan system PIN yang juga unik, misalnya BEA8AFFC7F, 859F4F38F3 dimana kita meng-invite PIN user lain untuk mendapatkan teman. Tenang, tidak perlu khawatir, di jejaring sosial seperti Facebook, ataupun di Kaskus ternyata sudah ada Group tempat para user melakukan share PIN. Mantap kan?.

Ketika tulisan ini dibuat [23 Desember 2011], Aplikasi yang bagi saya unik ini masih terus dikembangkan [beta 4.2], dan data terakhir menyebutkan bahwa ada 100.000 pengguna aktif aplikasi ini.

Hampir bisa dipastikan launcing yang baru 28 oktober tanpa iklan komersial ini, telah menjadi solusi baru berkomunikasi. jadi kemungkinan besar akan terus bertambah seiring pengembangannya. Saat ini catfiz masih beta 3_r.18_bright yang dirilis pada tanggal 11 November 2011 kemarin, dan sedang dipersiapkan versi Realesenya.

Berikut beberapa fitur dan kelebihan dari Catfiz : 

  • Identifikasi user dengan PIN
  • Chat message (fitur wajib, namanya juga aplikasi chating )
  • Voice message (Voice chat)
  • Photo share
  • File share
  • Send Catfish Contact
  • Blitz/buzz
  • User status
  • Status comment
  • Recent Update (history friend, baik status atau foto change)
  • Broadcast message (broadcast ke beberapa/seluruh user friend, text atau voice)
  • Pool Conference/Group
  • Conference file share
  • Conference voice message

Sudah banyak yang menunggu versi release aplikasi ini, termasuk saya, tapi harus bersabar dulu, karena sebelum itu, akan diluncurkan dulu versi beta 4 dengan beberapa tambahan fitur yang pasti akan bikin user semakin ketagihan. fitur itu di antaranya Autoupdate versi, pin permanen, kategorisasi kontak dan message management. akan ada juga fitur Catfiz farm yaitu sederetan berita populer dari sumber terpercaya, top seed seperti trending topic twitter, opini catfizer, dll. Segitu dulu, buat yang ingin mencoba aplikasi ini, bisa ke situs resminya di catfiz.comdan buat pengguna Facebook, bisa bergabung di Group Catfiz the ultimate android messenger di sini … So, Be ready for something amaze within this application! For me, it’s totally awesome..! Catfiz Adalah masa depan Messenger Android.

 

 

Oiya, aplikasi ini memang masih belum bisa kamu temukan di Android Market. Jadi untuk menikmati pengalamannya, silahkan download file aplikasinya (dalam bentuk .apk) di www.catfiz.com. selamat menjadi bagian dari FIZZ community. happy catfiz!

Sang “Steve Jobs” Junior

Thomas Suarez

Steve Jobs telah tiada. Namun dunia tak perlu menunggu lama untuk menanti penggantinya. Sosok Steve Jobs kini telah hadir di diri bocah kelas VI SD yang baru berusia 12 tahun asal Amerika Serikat.

Setidaknya, aksi menawan Thomas Suarez telah ia buktikan diYoutube. Penampilannya ketika memresentasikan salah satu Start Up-nya, CarrotCrop di TEDx ManhattanBeach, telah mengundang 1,571,855 penayangan.

TEDx ManhattanBeach sendiri adalah acara resmi berkala yang memiliki agenda untuk sharing teknologi antar pemilik Start Up. Termasuk Thomas Suarez..

Thomas Suarez sejatinya adalah salah satu developer aplikasi iPhoneyang menekuni bahasa pemograman sejak anak-anak. Ia belajar Phyton, Java, dan C meskipun hanya sekadar basic.

Dengan berbekal hanya USD 99, Thomas Suarez mengembangkan sebuah aplikasi yang bernama ‘Earth Fortune’. Aplikasi untuk iPhone Apple iOS ini memungkinkan perubahan warna bumi berdasarkan peruntungan pengguna.

Seperti dikutip dari Ted.com, kini Thomas Surez tengah mengembangkan sebuah klub aplikasi di sekolahnya, guna membantu siswa yang ingin membuat sebuah aplikasi sesuai kreasinya.

Dan sekarang, Thomas Suarez tengah memulai perusahaan Start Up-nya yang bernama CarrotCrop.

Penasaran dengan Thomas Suarez? Sila lihat videonya disaluran tv online yang dilansir dari YouTube [keyword: steve jobs yunior Thomas Suarez].

Inspirasi dari WS Rendra

si burung merak beraksi - pembangunan untuk siapa? jakarta 1977

Matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit,
melihat kali coklat menjalar ke lautan,
dan mendengar dengung lebah di dalam hutan.

Lalu kini ia dua penggalah tingginya.
Dan ia menjadi saksi kita berkumpul di sini memeriksa keadaan.

Kita bertanya :
Kenapa maksud baik tidak selalu berguna.
Kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga.
Orang berkata ” Kami ada maksud baik “
Dan kita bertanya : ” Maksud baik untuk siapa ?”

WS Rendra Muda

Ya ! Ada yang jaya, ada yang terhina
Ada yang bersenjata, ada yang terluka.
Ada yang duduk, ada yang diduduki.
Ada yang berlimpah, ada yang terkuras.
Dan kita di sini bertanya :
“Maksud baik saudara untuk siapa ?
Saudara berdiri di pihak yang mana ?”

Kenapa maksud baik dilakukan
tetapi makin banyak petani yang kehilangan tanahnya.
Tanah-tanah di gunung telah dimiliki orang-orang kota.
Perkebunan yang luas
hanya menguntungkan segolongan kecil saja.
Alat-alat kemajuan yang diimpor
tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya.

Tentu kita bertanya : “Lantas maksud baik saudara untuk siapa ?”

Sekarang matahari, semakin tinggi.
Lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala.
Dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya :
Kita ini dididik untuk memihak yang mana ?
Ilmu-ilmu yang diajarkan di sini
akan menjadi alat pembebasan,
ataukah alat penindasan ?

Sebentar lagi matahari akan tenggelam.
Malam akan tiba. Cicak-cicak berbunyi di tembok.
Dan rembulan akan berlayar.
Tetapi pertanyaan kita tidak akan mereda.
Akan hidup di dalam bermimpi.
Akan tumbuh di kebon belakang.

Dan esok hari matahari akan terbit kembali.
Sementara hari baru menjelma.
Pertanyaan-pertanyaan kita menjadi hutan.
Atau masuk ke sungai menjadi ombak di samodra.

Di bawah matahari ini kita bertanya :
Ada yang menangis, ada yang mendera.
Ada yang habis, ada yang mengikis.
Dan maksud baik kita berdiri di pihak yang mana !

Jakarta 1 Desember 1977
Potret Pembangunan dalam Puisi

Lakar Kreatif 2011

“popular itu belum tentu keren,

dan tiap yang keren selalu unik dan inovatif.

tapi yang terpenting bagaimana keren itu terus menular..[by:trend hunter.com]

Chapture 1 ; karnaval kreatif - Lakar Kreatif 2011

selama hampir tiga bulan penuh. di sebuah Kelurahan pinggiran kota surabaya. yang secara sejarah tidak ada orang dan sumber yang pasti, kapan pertama kali nama atau sebutan Lakarsantri digunakan untuk memberi nama wilayah kampung ini. sisi selatannya ebrbatas sebuah sungai “rawa” non irigasi dulunya. kemudian sebelah barat berbatas dengan sebuah saluran pembatas Desa sekaligus Tugu perbatasan Kota Surabaya dengan Kabupaten Gresik. Sebelah Utara berbatas dengan areal proyek real estate yang dikuasai oleh Citralan milik pebisnis terkemuka si ciputra. Lalu disebelah Timurnya ada batas salurandan sungai kecil juga.

ya itulah Kelurahan Lakarsantri. sebuah Desa dulunya yang sejak tahun 1970-an berubah menjadi keluarahan, seiring dengan lahirnya konsep “kota madya” bagi surabaya. kampoeng yang unik. karena semua penduduknya bangga dengan nama Lakarsantri, tapi tidak tahu asal-usulnya. skedar yang saya tahu juga, sampai sekarang ada sebuah punden yang “di kereamatkan” oleh para penganut “apresiasi” kepada yang dianggap “babat alas – buka hutan” saat dulunya di kampoeng ini. masih dijadikan symbol penanda bahwa kampoeng ini punya sejarah.

The Best Uniq Performance

selebihnya adalah sisa-sisa cerita dan bangunan yang menandakan kalau di kampoeng Lakar ini memang dari dulu berada dalam “kawasan penting”. secara perkembangan sejarah sosial, di batas Timur (dekat pertigaan BRAKG). di salah satu rumah penduduk, di kenal dulunya adalah TANGSI (pos jaga) para penjajah Belanda. Lalu di sebelah Pasar Lakar, juga ada sekolahan (SDN Lakarsantri 1), dulunya adalah TANGSI PEnjajah Belanda juga. nah khannnn… masa kalau sudah sebuah desa dalam masa lampau ikut di duduki dengan Dua Tangsi kolonial adalah sebuah daerah yang tidak penting? ternyata usut punya usut, di sebelah utara kampoeng Lakar, sekitar radius 1-2 KM ada sebuah pertambangan Minyak.

yang hingga sekarang bekas bongkaran Cor Bangunan bekas-bekas pondasi dari bangunan masa kolonial ini tetap ada. bahkan nama tanah perbatasan Tanah antara Lakar dengan Made, juga disebut Tanah BPM. ketika beberapa warga yang sudah sepuh (tua usianya), saya tanya “apa itu BPM” rata-rata tidak tahu-menahu. inilah akibatnya ketik tidak melek secara sejarah, padahal jelas tanah BPM di salah satu sebuah Dokumen yang saya punya, bahwa pada kisaran tahun 1888-1900-an awal. Di negeri ini bercokol sebuah perusahaan tambang besar, yang hingga kini masih ada. yups! itu adalah Britis Petrolleum Maskapai (perusahaan Minyak Inggrish).

inilah titik strategis dari sisi lain sejarah kampung Lakar yang pada tahun ini menyelenggarakan acara SEDEKAH BUMI untuk yang kesekian kali. sebuah acara panjatkan rasa syukur secara massal, yang biasanya hanya di isi dengan asahan Tumpeng dan kenduri massal serta menyelenggarakan Tayub dan Ludruk. pada tahun ini dibuat menjadi berbeda.

Ya Sedekah bumi tahun 2011 di lakar memang keren. mulai dari turnamen terbuka Bola Voly yang diselenggarakan sebulan penuh pada bulan juli-agustus. kemudian lomba mewarnai dan menggambar buat anak2 PAUD-TK-SD di bulan September. juga acaraJalan sehat berhadiah Sepeda motor-tv-kulkas-sepeda federal dan aneka hadiah hiburan.

kusuma lawet - The Best of The Best

Tidak ketinggalan acara pertama kali dalam momen SEDEKAH BUMI pada tahun ini diselenggarakan KARNAVAL KREATIF. sebuah konsep acara unjuk karya kreasi dan keunikan serta performance. yang bagi saya lebih suka menyebutnya sebuah STREET ART PERFORMANCE! menjadi heboh dan penuh antusiasme peserta karnaval kreatif yang bertema PANCASILA RUMAH KITA [lagu ciptaan alm Franky Sahilatua]. ya lagu ini menjadi inspirasi saya selaku penggagas acara karnaval kreatif. dari semua peserta yang berparsipasi akhirnya ada satu THE BEST OF THE BEST! yakni grup dari kaum muda yang tergabung dalam KARANG TARUNA KUSUMA LAWET.

selamat kepada kartar Kusuma LAwet dan semua peserta karnaval. terima kasih kepada seluruh panitia sedekah bumi 2011, donatur, warga lakar, pendukung acara, pemusik, tukang masak, pembersih lokasi acara, penjaga parkir, keamananan, penyebar dan penjual tiket, para sponsor. serta semua pengurus kampung di Lakarsantri yang sangat bersemangat selama mengelola acara.

terima kasih… terima kasihh… dan terima kasiihhh….

salam dunia cerah

Pelatihan Kepemimpinan Pemuda

everythink is communication

mampir es kacang ijo yang khas di perjalanan menuju lokasi outbound. menyegarkan dan memuaskan rasa kangen pada menu warung bambu bbercat putih. tiga tahu goreng plus sambalnya yang aduhai… nyamm nyammmmmm…. segeerrrrrrrrr!!!!

tiba di mojopahit agro lestari. dengan bangunan pendopo-joglo yang khas buat penginapan para pendatang. sambil menikmati suasana terik di lokasi, menunggu rombongan tim cerah yang lain.

proses pelatihan 3 hari. berhasil kami lalui dengan lancar dan menggembirakan. “bahwa secara kualitas dan proses outbound tim CERAH institut, sangat berkuwalita”, demikian apresiasi pak Udjiwioyono selaku kepada bidang pemuda Dispora kota surabaya.

sesuai dengan request instusi dispora kota surabaya. bahwa pelatihan yang diberikan kesemapatannya pada tahap IV untuk paramuda anggota organisasi kepemudaan (OKP) kota surabaya. diikuti sejumlah 100 orang. pada tanggal 23-25 september cerah mendapat kepercayaan untuk menjadi tim pelatih utama. dengan tujuan membangun karakter pribadi dan kepemimpinan.

pada tahap awal. heri kapten selaku co instruktur lapangan, memberikan pengantar dan membangun proses “kontrak belajar” tentang sistem yang perlu disepakati oleh semua peserta. acara kemudian di buka oleh kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, pak sigit.

selanjutnya peserta mendapat sharing pengalaman tentang kepemimpinan dan organsiasi oleh salah satu narasumber yang di hadirkan oleh pihak dispora kota surabaya.
hari kedua. tim cerah mulai pergunakan skillnya yang membantu proses belajar peserta untuk makin bisa memasuki wilayah apa aitu karakter, bagaimana karakter bsia tercipta dan mengapa itu penting. semua tersedia dalam proses dari sesi pgi hingga sore hari. dai games personal, tim kecil, melatih tanggungjawab, berani mengambil resiko, siap mendengar dan terpimpin, maupun siap memimpin, serta bagaimana mengelola energi tim dalam sebuah kelompok. didapat oleh peserta. serius, fokus, displin, kolektif dalam bekerja, sadar diri sebagai bagaian dari tim, mewarnai corak belajar hari kedua.

memasuki hari ketiga. semua peserta setelah senam pagi, mengikuti sesi indoor kreatif. menjadi penting ketika dalam proses review singkat, beberapa pimpinan kelompok peserta. memberikan ungkapan satu kata yang mewakili perasaanya pada saat itu. bahwa dua hari yang telah di lalui adalah hari-hari yang penuh semangat, luar biasa, kompak, antusias, perubahan, asyik dan menyenangkan. itu adalah pilihan satu kata yang dipilih oleh peserta.

selanjutnya sesi pembangunan karakter ini. direktur cerah memberikan proses berbagi dengan mengajak melihat indonesia dari sisi yang lain. dengan beberapa alat bantu, seperti lagu pancasila rumah kita (cipt. alm Franky S.) menjadi salah satu menu andalan dalam merefleksikan Kebhinekaan dan Keindonesiaan. materi “nation building” ini sangat penting dalam proses leadership.
mengingat betapa saat ini, menu percakapan antar orang di Indonesia sudah menjadi “followers” atas berita-berita seluruh INDUSTRI media informasi. tanpa disadarinya saat tidak setuju pada perilaku para elit dan pemimpin yang jauh dari makna berkarakter, tapi berulang-ulang itu pula di percakapkan.
pada proses inilah terjadi dialog dan respon yang cukup menarik. bahwa perubahan itu mencari atau mencipta, maka jelas pilihannya adalah menciptakan. dan pemimpin berkuwalitas itu yang bagaimana adalah pesan penting dalam konteks nation building. bagi cerah pemimpin berkuwalitas itu adalah dia “yang berani mengambil tanggungjawab untuk mengubah kualitas percakapan dan relasi antar orang”. lalu perubahan itu yang luar biasa seperti apa? cerah berbagi tentang apapaun yang ingin di ubah, cara sederhananya untuk memastikan kita sudah menginginkan perubahan atau tidak adalah berangkat dari dua hal : (1) apa di masa depan yang benar2 ingin di saksikan? (2) dan apa yang benar2 mau ditinggalkan saat kita telah mati? tentunya siapapun berhak untuk menafsirinya, mau apa saja dan berangkat dari mana saj juga boleh.

sebab perubahan itu memang misteri. bukan linear. jika begitu maka membangkitkan kecerdasan imajiner tiap orang menjadi penting dalam membayangkan dia di masa depan mau jadi pemimpin yang seperti apa?

sesi clossing dalam materi cerah. dilakukan setelah games electrical block yang hampir membuat peserta frustasi dan saling menyalahkan. bersyukur leader yang dipilih untuk mengkoordinasikan creative games terus berupaya menyemanagati anggota tim. dan para anggota juga mulai agak rileks menerima keadaan sambil menikmati alunan musik penyemangat. game usai. acara di tutup dengan berdoa untuk jasa para pahlawan.

terima kasih para pahlawan Indonesiaku

“apapun karakter yang mau kita wujudkan, tentunya bukan diri sendiri saja yang menjadi tujuan. tapi karakter masyarakat sosial indonesia yang inspiratif itu seperti apa yaaa?. maka disinilah cerah mentautkan ide dan cara2 apresiasi dalam sesi doa untuk pahlawan. tentunya bukan untuk mengkultus, tapi sebuah cara betapa pentingnya berani itu tidak hanya dalam level patriotisme, tapi mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah rela berkorban telah hampir jarang dilakukan dengan sepenuh hati, kecuali karena terpaksa karena mengikuti jadwal upacara bendera.

ceRah Team

terima kasih kepada semua tim cerah (heri kapten, dul a’la, pak yok, ganda. cak kabul, ekhy, putra, dul fakar, dedik, kemat, fikri, pregok, tri korenk) yang telah bersedia berkolaborasi. sesi ini setara dengan sebuah reuni kecil, begitu ekhy menyebutnya. selain meluapkan rasa kangen lama tak jumpa, juga saling berbagi untuk berbagi kekuatan.
salah satu peristiwa menarik yang saya bisa belajar adalah praksisnya bagaimana kekuatan berpikir sebaliknya. saat menjelang memainkan games Triaangle, beberapa kawan menyusun segitiga dan dari beberapa tujuannya untuk menjadi satu segitiga. bentuk asalnya tidak ketemu. lalu salah seorang anggota tim. Kemat namanya menawarkan untuk tahu bentuk asalnya, “mari kita buat saja dulu bentuk akhirnya! lau kita mundur perlahan menuju bentuk awal” dan hasilnyaa kereeeennnnn, dalam waktu yang cepat itu bisa langsung terpecahkan teka-teki dan persiapan tim kecil. terima kasih inspirasinya yaaa…..

terima kasih juga kepada Dispora Kota surabaya (pak sigit, pak udji, bu maria dan smua timnya). juga khususnya kepada semua peserta yang luar biasa bernergi selama proses. terima kasih atas respon yang membuat acara pelatihan jadi punya kualitas dan penuh makna. semoga Indonesia menjadi lebih baik. merdeka!

salam dunia cerah,

berbagi maaf 1432 H

karena belum lengkap merayakan hari raya tanpa maafmu kawans...

ReFlecting N FeedBack

SOCIAL BISNIS is NOT ECONOMIC BUSINESS (uang itu hanya dampak atau effect saja dari daya kreatifitas dan pengerahan sumber daya kita..). begitu pun SOCIAL ENTERPRISE is NOT ECONOMIC ENTERPRISE!!! pembangunanisme yang di terapkan di indonesia itulah ECONOMIC Enterprise.. mau diteruskan??! begitulah ringkasan pengalaman seminggu ini di kompetisi CEC [community enterprise Challenge] British Council WAVE II 2011.

membuat perubahan memang tidak ada rumus yag pasti. toh situasi sosial itu dinamis dan penuh ketidak menentuan saat ini. mengelola energi pribadi untuk menjadi pelaku perubahan bayangkanlah menjadi hal yang sederhana. pintu masuknya bisa dengan apa saja.

ada yang menarik saat proses di tempuh dengan SOCIAL ECONOMIC [dari sosial yang akan berdampak ke ekonomi] atau ECONOMIC SOCIAL, dari ekonomi dulu [baca; investasi modal uang] baru di desain untuk berdampak secara sosial. nah jika kita percaya KREATIFITAS adalah hal yang penting, maka tambahkanlah kata DAN di tengah dua kata itu. maka mau mulai dari mana saja boleh. toh Tuhan tidak pernah melarang orang untuk berkehendak dan berbuat baik.

Comunity is Not INDUSTRIes.

inilah menariknya Social Enterpreneur juga bukan maklhuk mesin ekonomi. dia sebenar-benrnya adalah suatu sosok yang hadir dengan menghidupkan kembali perubahan, yang tidak hanya bermakna secara ekonomi. tetapi lebih pada kualitas relasi antar orang dan kualitas relasi antar orang yang tanpa sekat.

contoh paling nyata adalah keberadaan ZAINI HONG [pendiri komunitas hong] yang tahun kemarin mendapat penghargaan CEC BRITISH COINCIL 2010 di tahap semi establish. dia berproses 13 tahun untuk menjadikan PEkarangan Ulin HONG di DAGO PAKAR bandung menjadi arena interaksi “bermain-memainkan permainan” anak-anak. dan menariknya tidak hanya permainan dalam makna yang kosong, tapi penuh estetika-folosofis dan spiritual.

hal menarik lainnya ketika kemarin berjumpa lagi dengan pendiri HONG Community ini, karena dia hadir sebagai narasumber yang berbagi skills dan pengalaman, presentasinya bener2 semakin menguatkan keyakinan saya. social enterprise itu mengurus relasi antar manusia yang lebih berkualitas. tahu sama2, belajar sama2, berbagi pengetahuan, berbagi RASA dan mengjadikan tiap manusia kian jadi M.A.N.U.S.I.A.

Kemudian kemarin (27/07) di sesi hari terakhir kemarin kami difasilitasi sama BRITISH berkunjung ke sebuah lahan yang luasnya lebih dari 150 hektar. yang menyebut dirinya VILLA HUTAN JATI. dan itu dijadikan studi banding Community Enterprise oleh para peserta. tanah seluas itu dikuasai satu orang, lalu orang lain jadi pekerja [bisa jadi mitra], kemudian arealnya ekslusif [ ada pintu gerbang dengan penjagaan]. bahwa pak Budi sebagai penggagas dan pemilik ingin memajukan pangan indonesia dan pro lingkungan.

dengan pemahaman saya, proses ini belum pas dengan spirit komunitas sosial kreatif yang mengambil peran untuk mengubah kualitas relasi antar orang. nah di lahan itu terlihat siapa yang berkuasa dan siapa yang dikuasai? lalu siapa yang memerintah dan siapa yang memerintah? siapa yang membuat perencanaan startegis dan siapa yang dijadikan pelaksana perencanaan? hmmm… belum lagi konon investasinya adalah hingga Rp 70 miliarr. komunitas manakah bisa membuat ini? konsep dan praktek yang tidak Repplicable dan tidak segar sama sekali.

bahwa pak budi orang baik, dermawan, punya misi lingkungan, itu menarik.tapi secara proses pembelajaran untuk spirit komunitas sosial kreatif. ini bukan tempat yang pas..

berbeda dengan yang ciptakan dan dikembangkan oleh HONG, sebagai komunitas terbaik versi majalah SWA tahun 2010 juga dia. bahwa untuk membuat berpikir penting orang sekitar lingkungan rumahnya menjadi perduli pada “dolanan” anak dan bermain dengan TANAH-AIR-UDARA/ANGIN-API di areal kampungny sendiri. itu membutuhkan waktu sekitar 5 tahun.

kemudian untuk membuat orang lain bisa ikut terlibat dalam pergerakan sosial budaya yang akhirnya berdampak secara ekonomi itu, dia butuh diatas waktu 5 tahu. karena ketulusan, keteguhan, keyakinan, kesederhanaan, kebersahajaan, siap berproses dan meyakini relasi antar orang menjadi penting. maka jadilah HONG SEKARANG 2011, menjadi suatu ruang “dunia lain” bagi para turis asing, perusahaan travel, sekolahan dari TK-SD-SLTP-SLTA dan mahasiswa pda berdatangan untuk belajar dan bermain.

ada satu cerita unik yang kemarin dia sampaikan, bahwa ketika kakinya melepuh karena tersiram air panas saat memasak. besoknya orang2 satu kampung pada berdatangan bergiliran menjenguk. “ini mas yang tiada harganya… apa yang bisa membeli ketulusan orang untuk saling membantu..?” begitu ungkap dia pasa saya.

memang gagasan HONG dan ZAINI Alif (begitu nama lengkapnya) telah menjadi “virus” yang menularkan epidemi relasi berkualitas antar orang. dengan membagi mainan dan kebudayaan, dengan mengajak anak2 menikmati dunianya, dengan menginventarisir jumlah mainan anak di seluruh Pulau Jawa dan Nusantara. juga mainan dan permainan anak di beberapa wilayah negara lain, bisa dia mainkan.

Zaini telah menjadi transformator betapa mengubah dunia butuh energy yang sangat “murni” dan berjalan ke “sumber” yang menciptakan segala benda di dunia [baik yang terlihat dan tidak terlihat]. bukan dengan menggunakan pendekatan ekonomi semata!! “bahwa ekonomi hanyalah perkara efek dan akibat”, itulah yang dilakukan oleh komunitas Hong.

selamat berkarya kawan social enerpreneur semuanyaaa….

salam dunia cerah

pada suatu JULI 1996

22 juli 1996 sekelompok anak muda deklarasi membuat partai politik,
meski saat itu tidak dibolehkan oleh rezim wkt ituuu.

Lalu 27 juli 1996 ada penyerbuan ke markas DPP partai PDI di Jakarta. penyerangan teroganisir, sistematis,
dan terlihat pelaku dalam video2 penyerbuan ada Panglima Kodam jaya saat itu…

Kemudian 28 juli 1996 partai baru yg di deklarasikan itu dituduh jadi pelakunyaa… hhmmmm “dagelan politik” yang terlalu tidak lucuuu dan keliahatannn mudah ditebak alur skenarionyaaaaa…..

sementara di video rekaman yang terlihat jelas waktu ituu, dan di duga kuat terlibat secara sistematis malah dicalonkan dan akhirnya dipilih jadi Gubernur jakarta oleh partai yang diserbu tersebut pada sekitar tahun 2000-2005..

saluut untuk semangat perobahan para muda saat itu,
saluut untuk keluarga korban yang hingga sekarang menuntut keadilan [meski tidak jelas]
saluut untuk para aktivis yang menantang arus kekuasan…

selamat kepada para pelaku yang bisa “mengkadali” hukum di Indonesia,
selamat kepada para penegak hukum yang “memble”,
selamat kepada para politisi yang telah dibesarkan dengan kasus 1996 ituu,

Anyir darah yang di tumpahkan di jakarta 1996,
tidak hilang dari lemabar sejarah….

salam hormatku pada para pengabdi,
yang terus menyalakan “bintang-bintang” lainn…

jakarta, 27 juli 2011

CEC wave II BCI

Setelah menunggu sebulan lebih, akhirnya informasi yang menggembirakan itu datang juga. bahwa gagasan mencipta inovasi sosial berbasis suporter sepak bola dengan pendekatan kampoeng, menjadi salah satu partisipan aktif pada lokakarya wirausahawan sosial BRITISH COUNCIL 2011.
memang pada tahun ini British Council Indonesia menyelenggarakan CEC Wave II (community entrerprise challenge) di Indonesia. dari ratusan jumlah aplikasi yang masuk. tahap I ini adalah gagasan seleksi administratif yang menjadi penyaringan kreatif ala mereka.

[nomor keberuntungan BONEK INSTITUT Ada di 26] untuk kategorI START UP. ini mendekati spirit persebaya yang di dirikan pada tahun 1927 waktu itu. heheheee…. kait-mengait.com ini namanya.

CEC BRITISH COUNCIL ini memang diperuntukkan bagi wirausahawan sosial dengan dua kategoti. [1] gagasan yang telah dilakukan dan akan terus dikembangkan [SEMI ESTABLISH]. [2] dan yang kedua adalah gagasan yang sedang di creat dan akan dilakukan. sifatnya boleh atas nama komunitas, individu, perusahaan dan kelompok-kelompok organisasi lainnya. tahun ini adalah kompetisi CEC yang kedua.

itulah portofolio gagasan dan kreasi BONEK institut untuk mencipta inovasi sosial berbasis komunitas kreatif. masih ada dua tahap lokakarya yang harus kami ikuti nantinya, dan selanjutnya di sesi akhir akan ada pemilhan finalis serta grand finalis. baru akan ketahuan siapa yang dipilih sebagai the best. semoga bonek institut, tahun ini bisa mendapat keberuntungan yang kian melimpah. keep social innovator!!

Salam dunia cerah !!
selengkapnya inilah info dari website britis council dihttp://www.britishcouncil.org/id/indonesia-entrepreneurship-cec.htm  … :

 

COMMUNITY ENTREPRENEURS CHALLENGE WAVE II
Selama dua bulan kami telah menantikan dengan tegang aplikasi usaha sosial berbasis komunitas dari seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam kompetisi Community Entrepreneurs Challenge Wave II yang kami selenggarakan bersama dengan Arthur Guinness Fund. Oleh sebab itu, kami sangat senang dengan jumlah aplikasi yang kami terima dan percaya ini menandakan pesatnya perkembangan kewirausahaan sosial berbasis komunitas di Indonesia.

Setelah menganalisa hasil penilaian dari dewan juri, dengan bangga kami mengumumkan nama-nama usaha sosial berbasis komunitas yang berhasil melewati tahap seleksi pertama dari AGF-BC CEC Wave II. Mereka yang lolos akan diundang untuk berpartisipasi dalam Lokakarya Kewirausahaan Sosial Berbasis Komunitas yang akan kami selenggarakan di Jakarta pada bulan Juli.

Proses seleksi dilakukan oleh panel yang terdiri dari 5 juri yang berpengalaman dan ahli di bidang kewirausahaan sosial. Dewan juri menilai masing-masing proposal berdasarkan analisis masalah dan solusi, keterlibatan anggota komunitas yang aktif, dan dampak, potensi dan keberlanjutan dari bisnis yang diusulkan.

Untuk mengunduh daftar peserta yang lolos, silakan klik tautan ini.

Bagi peserta yang namanya tertera pada tautan di atas, kami akan mengirimkan undangan Lokakarya melalui surat elektronik bersama dengan kuestioner yang perlu diisi dan dikembalikan kepada kami.

Bagi mereka yang belum berhasil lolos seleksi tahun ini, kami nantikan partisipasinya dalam berbagai rangaian kegiatan British Council di masa depan.

Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi. Jika ada pertanyaan, silakan kontak kami melalui email keaplikasi.cec@britishcouncil.or.id

 

Learning effect (1)

“orang-orang yang bahagia adalah mereka yang siap menyambut tiap gerak perubahan”

By : Q-CERAH

rombongan belajar

foto bersama sebelum geser ke komunitas brenjonk

Josss, mantaapp, suipppp, bangga. itulah ungkapan di akhir acara saat saya mengajak tiap peserta pemantapan raker dan studi banding (wisata sinau) para pengurus kampung (ketua LKMK beserta perwakilan pengurusnya, Ketua RW, ketua RT dan Wakilnya, serta ketua dan pengurus BKM – badan keswadayaan masyarakat Lakarsantri Mandiri).

menyurusi pagi yang masih basah setelah menyaksikan final piala champion liga eropa. tidak menyurutkan kami bertiga (tim cerah institut) berangkat ke bukit Trawas Kabupaten Mojokerto. meski tidur tidak lebih dari 3 jam, cukup segar menyambut tantangan peluang belajar bersama para pembelajar dari kampung lakarsantri yang letaknya di pinggiran barat Kota Surabaya.

kreatif games

setelah satu jam lebih sedikit. kami sampai di lokasi dan menyiapkan beberapa perangkat suasana dan tantagan belajar buat tujuan membangun tim yang kompak dan solid bagi pengurus BKM Lakarsantri Mandiri. dengan bermodal beberapa tali webing dan gesper, ditambah beberapa pictogram CERAH. kami ubah suasana lapangan untuk menjadi ruang belajar di alam terbuka.

Peppy dan wandi bahu membahu menyiapkan seluruh perangkat stasiun permainan dan zona kreatif yang akan di berikan kepada semua peserta. tepat pukul 09.20 rombongan datang di lokasi dan menikmati suasana kolam renang pagi hari. setelah istirahat sejenak semua peserta bersama para pengurus merapat ke tenda tempat berkmpul.

setelah penjelasan singkat dari pembukaan pembawa acara. “acara ini diselenggarakan tujuaanya untuk membuat ktia semua semakin dapat pengetahuan dan pengalaman. sebuah acara yang mundur berkali-kali tapi saya lega akhirnya terselenggara juga”, demikian pesan penting dari pak Prapto selaku ketua panitia pelaksana.

setelah mendapatkan point energy belajar dari semua orang yang rata-rata memberikan skala diatas angka 6. maka pun melakukan tugas sebagai Relawan Fasilitator untuk mengajak semua orang mengungkapkan dua harapan pentingnya.

komitmen mencipta perubahan

“saya berharap acara ini bisa membuka peluang synergi antar pihak untuk memajukan lakarsantri, demikian ungkapan Ketua LKMK yang baru terpilih (Aji WiYono) dan langsung bersambut dengan harapan dari mantan ketua LKMK (Dwijo Utomo). “harapan saya dari acara ini dan setelahnya bisa memperkuat tali silaturahmi dan persaudaraan demi membangun dan menciptakan peluang bagi maasyarakat Lakarsantri”. selain kedua orang tokoh masyarakat ini, semua peserta juga menuliskan dua harapan pentingnya.

setelah siap memasuki zona belajar. maka di mulailah sesi presentasi, dialog dan tanya jawab dengan nara sumber dari kordinator kota yang hadir mewkili program PNPM di Lakarsantri. dengan penjelasan singkat dan sederhana semua orang menjadi lebeih mengerti latar belakang program, tujuan, manfaat dan bagaimana pertanggungjawaban, serta relasi sosial yang di share dalam menjalankan program.

belajar bersama

pertanyaan bertubi-tubi dan silih berganti datang dari penanya-penanya para peserta yang sangat kritis. ini menyegarkan dan menghangatkan situasi selama presentasi dari narasumber. di tengah dialog yang menrik, kordinator BKM menjelaskan dengan gayanya yang khas tentang struktur dan mekanisme kerja masing-masing pengurus.

satu jam lebih dialog penguatan dan pembekalan dianggap cukup bisa dipahami. maka acara dilanjut degan game kreatif dalam menjalin komunikasi, memecahkan tantangan dan belajar mengenali kekuatan masing-masing orang sebagai sebuah tim. dengan lingkaran kreatif, semua belajar bagaimana menjaga tim dan bekerja bersama-sama.

selanjutnya dalam tantangan traffic jam. solusi kreatif muncul dengan spontan dan cepat setelah beberapa kli mencoba. dengan satu orang leader mengambil peran mengomando, maka para pemain traffict bisa melewati tantangan.

sebelum sesi istirahat dan bersiap pindah ke Lokasi Taman Sayur Organik di Desa PEnanggungan bersama Komunitas Brenjonk. semua orang mendapatkan tantangan untuk mengisi kotak ajaib dengan saling bekerjasama. setelah beberapa kali mencoba, beberapa kali juga tidak berhasil. begitu juga ketika sudah hampir selesai, selalu saja karena terlalu bernafsu dan kurang hati-hati dan fokus pada energy. maka proses perencanaan

merencakanan, konsisten melaksanakan, taat pada tujuan

dan pelaksanaannya menjadi kembali pada proses awal.

setelah menempuh perjalanan sekitar 15 menit. semua rombongan langsung menikmati makan siang yang disipakan oleh kawan2 brenjonk. dengan lauk ala pegunungan dan sambel yang mantaaaffffbbpp, semua menikmati makanan.

selesai makan. dengan membentuk setengah lingkaran. cak Met sebagai tokoh utama Komunitas Brenjonk. memberikan presentasi dan menyiapkan alat bantu belajar yang sangat mudah di pahami. “apa bedanya produk sayur organik dan tidak organik”, lalu kenapa organik itu penting dan apa saja manfaatnya?” semua memberikan respon yang menarik. apalagi saat mendapat kesempatan berkunjung ke lokasi langsung.

dengan di bagi menjadi 3 kelompok besar. kelompok belajar pada menyiapkan media tanam, pembibitan dan penanaman hingga pemanenan (demplot Green House) dan kelompok pengepakan/pengemasan produk sayur organik. maka semua antusias mengikuti proses belajar langsung dengan praktek ini. setelah sekitar 45 menit berproses.

belajar bertaman sayur organik

saat semua kembali dan mendapat penjelasan akhir dari alat bantu yang di siapkan oleh Cak Met (demikian nama akrab pendiri brenjonk ini), bahwa sayur mayur yang tadinya bersih secara fisik. hanya di renam ujungnya di air gelas yang di campur pewarna bisa langsung terkontaminasi. inilah tak ubahnya tanaman sayur yang setiap minggu dua kali di semprot pestisida syntetic dari pabrik yang mengandung berbagai bahan beracun menjangkiti tanaman dan di konsumsi manusia. “sontak muncul pertanyaan dari pak RW.2 : lho pak bukannya kotoran hewan itu juga racun?”. dengan lugas cak met menjelaskan bahwa selama yang dimakan oleh hewan itu bukan rumput tercemar maka keluarnya setelah melalui proses pencernaan, dia bukan racun tapi nutrisi untuk tanah dan tanaman seperti sayur.

ketika cak met mananyakan jadi apa yang bisa membedakan dan menjamin Anda tidak mendapatkan sayur organik hanya dari labelnya. mengingat sekarang lagi muncul “demam organik” di mana-mana. jawabnya cak met yang membuat semua tersenyum adalah “maka kita harus menanamnya sendiri”. baru kalau hasilnya berlebih setelah di konsumsi maka silahkan di rancang untuk di jual ke pasar sayur.

ketua BKM Lakarsantri Mandiri sedang presentasi

sesi perencanaan dengan rencana impelemntasi 90 hari. da tiga program besar yang menjadi pilihan Andalan peserta. (1) secepatnya akan membangun demplot dan mengembangkan taman sayur organik di lakarsantri, (2) akan mengembangkan unit pengelola kredit keuangan yang tidak menjadi rente [rentenir] kepada masyarakat [3] menjaga persatuan dan berbuat yang lebih menghidupkan suasana di lakarsantri untuk jadi lebih maju.

cak met ketua Brenjonk

terima kasih kepada semua peserta, terimakasih kepada brenjonk, terima kasih kepada peppy dan wandi yang sudah berkontribusi pada acara yang bersejarah bagi para pengurus kampung di Lakarsantri. semoga semua orang menjadi terinspirasi dan bertindak mencipta perubahan dengan caranya.

salam dunia cerah!

barcelona inspiratif

el barca society

inovasi sosial dari klub sepakbola milik masyarakat

HISTORI OF SEPAK BOLA BERBASIS MASSA …. www.fcbarcelona.com
[ FC Barcelona telah tumbuh spektakuler di setiap daerah dan telah berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih besar dari sebuah klub olahraga semata, mengubah Barca's 'lebih dari sebuah klub' slogan menjadi kenyataan.

Barca telah menjadi, bagi jutaan orang di seluruh dunia, ...simbol identitas mereka, dan bukan hanya dalam arti olahraga, tetapi juga dari segi masyarakat, politik dan budaya. Sepanjang paling sulit kali, Barca adalah standar yang diwakili Catalonia dan keinginan orang-orang Catalan untuk kebebasan, sebuah simbolisme yang terus berhubungan erat dengan keistimewaan dari Klub dan para anggotanya untuk hari ini. Dalam konteks Spanyol, Barca dipandang sebagai klub terbuka dan demokratis. Dan di seluruh dunia, Barca diidentifikasi dengan penyebab peduli, dan terutama anak-anak melalui perjanjian sponsor dengan Unicef.]

dibawah ini adalah link dari web klub barcelona yang kueerennn dan INSPIRATIF. DARI SEPAKBOLA MENJADI STRATEGI PERUBAHAN SOSIAL. INILAH BENTUK DARI INOVASI SOSIAL YANG LAYAK DIJADIKAN REFERENSI DAN KIBLAT… kiblat atas bagaimana komunitas kreatif mengelola kekuatan diri dan jaringannya pada impian yang menjadi kenyataan..
* The Club
o News
o Board of Directors
o More than a club
o FC Barcelona Information
o History
o Press room
o Sponsors
o Sports sections
* Football
o News
o Squad
o Calendar & results
o Spanish League
o Champions League
o Spanish Cup
o Statistics
o Organigram
o History
o Honours
o Buy tickets Camp Nou
o VIP Tickets
o Barça B
o Youth Football
* Basketball
o News
o Roster
o Calendar & results
o ACB League
o Euroleague
o Spanish Cup
o Organigram
o History
o Honours
o Buy tickets Basketball
o VIP Tickets
o ACB Statistics
o Euroleague Statistics
o Basketball Youth Squad
* Handball
o News
o Squad
o Calendar & results
o Asobal League
o Champions League
o Spanish Cup
o Organigram
o History
o Honours
o Buy tickets Handbol
o Asobal Statistics
* Hockey
o News
o Squad
o Calendar & results
o OK League
o Champions League
o Spanish Cup
o Organigram
o History
o Honours
o Buy tickets Hockey
o Hockey Youth Squad
* Futsal
o News
o Squad
o Calendar & results
o Honor Division
o Spanish Cup
o King’s Cup
o Organigram
o History
o Honours
o Buy tickets Futsal
* Camp Nou
o Facilities & Camp Nou
o Camp Nou experience
o History
o Palau Blaugrana
o FCB Store
o Ice Rink
o Getting here
* Buy tickets
o Buy tickets FC Barcelona
o Buy tickets Camp Nou
o Buy tickets Basketball
o Buy tickets Handball
o Buy tickets Hockey
o Buy tickets Futsal
o Buy tickets Penyes
o Travel with Barça
* Members
o Member Zone
o Advantages & Services
o Tickets & Season tickets
o Seient Lliure
o Special Member Offers
o FCB Supporter Services Office
o Frequently Asked Questions
o Your Barça e-mail account
o Change of personal code
o Membership
o Contact us
* Penyes
o News
o How to create a Supporters Club
o Benefits and services
o Buy tickets Supporters
o Our supporters clubs
* Fan Zone
o Home Fans
o Barça Newsletter
o Barça Magazine
o Downloads
o Vote for the best players
o Barça Toolbar
o Iphone
o Camp Nou experience
* Corporate
o Corporate Services
o Meetings & Events
o Hospitality
o Image rights
o Sponsorship

Fasilitator Inspiratif

fasilitator untuk perubahan sosial

Fasilitator memang semakin dibutuhkan. Terutama, ketika orang secara berkelompok menjadi bagian penting dari proses pertemuan yang bertujuan merencanakan, memutuskan, membuat inovasi, implementasi dan memonitoring serta evaluasi dari proses berbagi tanggung jawab.

 

Kehadiran fasilitator Inspiratiflah  yang mampu membantu sutu kelompok (warga belajar) akan fokus pada tujuan, mencapai cita-cita terbaiknya, menantang proses pertemuan melahirkan ide yang benar-benar menginspirasi. Serta menyediakan alata bantu belajar agar semua proses pertemuan menjadi mudah dan membantu peserta bisa mengerahkan energi yang luar biasa untuk menuntaskan apa yang tidak bisa mereka lakukan sendirian.

Kemampuan fasilitatorlah yang dapat membantu tiap-tiap orang dalam pertemuan bisa menjadi hadir sepenuh hati, aktif dan antusias dalam berkontribusi dalam dinamika kelompok.

BAGAIMANA MENJADI FASILITATOR ANDALAN?

BAGAIMANA MEMANUSIAKAN MANUSIA DALAM PROSES PERTEMUAN?

DENGAN KETRAMPILAN MENJADI FASILITATOR INSPIRATIF BERSAMA CERAH institute bisa menjadi pilihan… salam dunia cerah!

Alur belajar dan materi menjadi fasilitator Inspiratif

“betapa indahnya dunia ini,

jika semua orang tiada pernah berhenti untuk memulai

berkontribusi demi perbaikan kehidupan dan dunia…”

(by: anne frank)

 

 

PEREMPUAN BERJUANG

Hari ini 8 maret  di peringati sebagai HARI PEREMPUAN SEDUNIA (baca: hari kebangkitan perjuangan kaum perempuan menuntut ekadilan sosial-ekonomi-budaya dan politik) dalam konteks sejarahnya. Hari yang inspiratif!

Selamat Hari Perempuan Internasional.

ibunda petrus bimo anugrah

Hormat setinggi-tingginya untuk para ibu dari 13 kawan

korban penculikan rejim orde baru

yang selama 13 tahun tidak jelas nasibnya.

Hormat setinggi-tingginya atas ketabahan dan konsistensinya

memperjuangkan kejelasan nasib anak-anak mereka.

Kembalikan Kawan Kami!

[status FB  Heroe Kris, 8 maret 2011]

Apakah perjuangan para keluarga korban orang hilang adalah perjuangan moral. tidak. sama sekali tidak ini adalah perjuangan kemanusian yang berangkat pada rasa cintanya pada keadilan. keadilan bagi tegaknya nilai-nilai kemanusiaan yang sesungguhnya. selamat berjuang dan ku tundukkan kepalaku untuk tekad, ketulusan, cinta kasih dan keyakinannya yang tiada pernah berhenti bersuara.

MEREKA BELUM KEMBALI.

DAN SEKARANG 13 TAHUN KITA SEMUA BELUM LUPA!

KEMBALIKAN MEREKA!

perjuangan untuk kemanusiaan melawan lupa!

kembali pada hari perempuan internasional. meski pada awalnya hari Perempuan Sedunia merupakan kisah perempuan biasa menoreh catatan sejarah. tapi ini adalah rangkaian perjuangan berabad-abad lamanya untuk dapat berpartisipasi sosial-ekonomi-politik dalam masyarakat, seperti juga kaum laki-laki.

Di masyarakat Yunani Kuno, Lysistrata menggalang gerakan perempuan mogok berhubungan seksual dengan pasangan (laki-laki) mereka untuk menuntut dihentikannya peperangan; dalam Revolusi Prancis, perempuan Paris berunjuk rasa menuju Versailles sambil menyerukan “kemerdekaan, kesetaraan dan kebersamaan” menuntut hak perempuan untuk ikut dalam pemilu.

Ide untuk memperingati hari Perempuan Sedunia sebetulnya telah berkembang sejak seabad yang lalu ketika dunia industri ini sedang dalam masa pengembangan dan pergolakan, peningkatan laju pertumbuhan penduduk dan pemunculan paham-paham, ideologi-ideologi radikal sedang mengalami ledakan.

Pada tanggal 8 Maret 1857, para buruh perempuan di pabrik pakaian dan tekstil (disebut ‘buruh garmen’) di New York, Amerika Serikat mengadakan sebuah aksi protes. Mereka menentang kondisi tempat kerja yang tidak manusiawi dan upah yang rendah. Polisi menyerang para pemrotes dan membubarkan mereka. Dua tahun kemudian, juga di bulan Maret, untuk pertama kalinya para perempuan ini mendirikan serikat buruh sebagai upaya melindungi diri mereka serta memperjuangkan beberapa hak dasar di tempat kerja.

Tanggal 8 Maret 1908, sebanyak 15 ribu perempuan turun ke jalan sepanjang kota New York menuntut diberlakukannya jam kerja yang lebih pendek, menuntut hak memilih dalam pemilu dan menghentikan adanya pekerja di bawah umur. Mereka menyerukan slogan “Roti dan Bunga”, roti adalah sebagai simbol jaminan ekonomi dan bunga melambangkan kesejahteraan hidup. Pada bulan Mei, Partai Sosialialis Amerika mencanangkan hari Minggu terakhir di bulan Februari untuk memperingati Hari Perempuan Nasional.

Menyusul deklarasi Partai Sosialis Amerika tersebut, Hari Perempuan Nasional untuk pertama kalinya diperingati di Amerika Serikat pada tanggal 28 Februari 1909. Selanjutnya pada tahun 1913, para perempuan merayakannya pada hari Minggu terakhir bulan tersebut.

Sebuah konferensi internasional yang diselenggarakan oleh organisasi-organisasi sosialis dari seluruh penjuru dunia, berlangsung di Kopenhagen, Denmark pada tahun 1910. Konferensi Kaum Sosialis Internasional tersebut mengusulkan agar Hari Perempuan menjadi berwatak internasional. Usulan ini pertama kali terlontar dari Clara Zetkin, seorang perempuan Sosilias Jerman, yang mengusulkan Hari Internasional untuk memperingati terjadinya pemogokan para buruh garmen di Amerika Serikat. Usulan tersebut disepakati secara aklamasi oleh lebih dari 100 perempuan dari 17 negara peserta konferensi, termasuk diantaranya oleh tiga perempuan yang untuk pertama kalinya dipilih sebagai anggota parlemen Finlandia. Hari Perempuan Internasional tersebut ditetapkan untuk menghormati gerakan menuntut hak-hak untuk kaum perempuan, termasuk di dalamnya hak untuk memilih (dikenal dengan ‘hak pilih’). Pada saat itu belum ada tanggal pasti yang ditetapkan untuk peringatan tersebut.

Deklarasi kaum Sosialis Internasioanal mendatangkan pengaruh yang besar. Pada tahun berikutnya, tahun 1911, untuk pertama kalinya hari Perempuan Internasional dirayakan di Austria, Denmark, Jerman dan Swiss. Tanggalnya 19 Maret dan lebih dari satu juta laki-laki dan perempuan tumpah ruah memenuhi jalanan dalam sebuah aksi rally. Di samping menuntut hak memilih dan bekerja di kantor-kantor publik, mereka juga menuntut hak-hak kerja dan menghentikan diskriminasi dalam pekerjaan.

Tidak sampai seminggu berikutnya, yakni pada tanggal 25 Maret, terjadilah Tragedi Kebakaran Triangle di New York. Lebih dari 140 buruh, kebanyakan adalah gadis-gadis Italia dan para buruh imigran Yahudi di perusahaan Triangle Shirtwaist, tewas lantaran rendahnya jaminan keamanan. Liga Serikat Buruh Perempuan dan Serikat Buruh Garmen Perempuan Internasional melakukan berbagai aksi protes menentang terjadinya tragedi yang sebenarnya dapat dihindari itu. Mereka juga melakukan pawai pada upacara pemakaman yang melibatkan lebih dari 100 ribu orang. Kebakaran Triangle tersebut berdampak sangat besar terhadap Undang-Undang perburuhan dan terhadap kondisi kerja yang buruk yang menyebabkan terjadinya bencana yang diperingati pada perayaan Hari Perempuan Internasional tahun-tahun berikutnya.

Sebagai bagian dari gerakan perdamaian muncul pada malam Perang Dunia I, para perempuan Rusia mengadakan peringatan hari Perempuan Internasional yang pertama pada hari Minggu terakhir di bulan Februari tahun 1913. Di tempat lain di Eropa, tanggal 8 Maret di tahun berikutnya, perempuan menyelenggarakan aksi rally untuk memprotes perang dan menyatakan solidaritas dengan saudara-saudara mereka lainnya.

Berkaitan dengan gugurnya dua juta tentara Rusia dalam peperangan, para perempuan Rusia kembali memilih hari Minggu terakhir pada bulan Februari 1917 untuk melakukan aksi mogok menuntut ”roti dan perdamaian” atau yang lebih dikenal dengan slogan“Bread and Peace!”. Para pimpinan politik menentang pemilihan waktu mogok, tetapi para perempuan tetap melakukannnya.

Akhirnya, empat hari kemudian, Tsar Rusia turun dari kursi kekuasaan dan pemerintahan sementara mengabulkan tuntutan hak pilih bagi kaum perempuan. Minggu yang bersejarah tersebut jatuh pada tanggal 23 Februari kalender Julian yang kemudian dipakai di Rusia, bertepatan dengan tanggal 8 Maret menurut kalender Gregorian yang dipakai di tempat lain.

Sejak saat itu 8 Maret ditetapkan sebagai Hari Perempuan Internasional sebagai penghargaan atas kebangkitan kaum perempuan dalam memperjuangkan hak-hak sosial-ekonominya.

Semenjak awal tahun-tahun tersebut, Hari Perempuan Internasional menyandang dimensi global yang baru bagi kaum perempuan baik di negara maju maupun negara-negara berkembang.

Pada bulan Desember 1977, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengesahkan sebuah resolusi yang menetapkan sebuah Hari PBB untuk Hak-hak kaum perempuan dan Perdamaian Internasional. Empat konferensi perempuan sedunia PBB telah membantu mewujutkan tuntutan hak–hak dan partisipasi kaum perempuan di dalam proses politik dan ekonomi menjadi kenyataan.

Pada tahun 1975 PBB membangkitkan perhatian dunia akan persoalan perempuan dengan menetapkan tahun Perempuan Internasional dan mengadakan konferensi tentang perempuan untuk pertama kalinya di Mexico City. Sidang yang lain diselenggarakan di Kopenhagen, Denmark pada tahun 1980.

Pada 1985, PBB melakukan konferensi perempuan ketiga di Nairobi, Kenya, untuk meninjau apa saja yang telah dicapai pada akhir dekade ini.

Pada tahun 1995, Beijing menjadi tuan rumah Konferensi Perempuan Sedunia Keempat. Perwakilan dari 189 negara menyetujui bahwa ketidaksetaraan kaum perempuan dan laki-laki mempunyai dampak yang serius terhadap kesejahteraan seluruh umat manusia. Konferensi tersebut mendeklarasikan serangkaian tujuan bagi kemajuan kaum perempuan dalam berbagai wilayah kehidupan antara lain politik, kesehatan dan pendidikan. Dokumen terakhir yang dibahas dalam konferensi (disebut “Plaform Aksi”) menyatakan: “Kemajuan kaum perempuan dan pencapaian kesetaraan antara perempuan dan laki-laki adalah sebuah persoalan hak asasi manusia dan kondisi bagi terciptanya keadilan sosial dan hendaknya jangan dilihat sebagai persoalan perempuan yang tersendiri”

Lima tahun berikutnya, dalam sebuah sesi khusus ke-23 dari Majelis Umum PBB, “Perempuan tahun 2000 : Persamaan Jender, Pembangunan dan Perdamaian untuk Abad 21” meninjau kembali kemajuan dunia yang telah dilakukan dalam mencapai tujuan yang ditetapkan dalam konferensi Beijing. Konferensi ini kemudian dikenal dengan konferensi “Beijing + 5”. Para delegasi mengalami kemajuan sekaligus mendapat rintangan-rintangan yang kuat. Para delegasi membuat kesepakatan lebih lanjut memprakarsai konferensi perempuan tahun 1995.

Maka untuk itu didalam kekinian dimana selama masih ada diskriminasi dan penindasan terhadap perempuan, maka tentu saja momentum itu harus diperingati secara gegap gmpita dengan berbagai bentuk kegiatan yang tetap dalam kerangka perjuangan menuntut hak-hak sosial-ekonomi dan politik kaum perempuan.

selamat berjuang!!

semoga dunia makin berkeadilan dan damai

“Sang Martir” Wiji Thukul

di upload dalam kampanye aksi solidaritas G13 - mereka belum kembali!

Wiji Thukul dan Orang Hilang

Posted by admin on www.ikohi.or.id

MARCEL adalah nama lain untuk Bimo Petrus Anugerah, sedang Sadeli adalah nama alias untuk Herman Hendrawan. Keduanya tercatat sebagai aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang hilang di masa pemerintah Soeharto.

sang martir

hanya ada satu kata, LAWAN!

Catatan harian ini ditulis sebulan setelah Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden dan meninggalkan sejarah kekerasan yang panjang selama periode kekuasaannya. Setelah evakuasi berkali-kali dalam keadaan yang tak menentu, juga membakar berkas-berkas maupun dokumen demi menjaga kerahasiaan gerakan waktu itu, ganjil rasanya menemukan catatan semacam ini di tumpukan buku di masa tenang. MARCEL adalah nama lain untuk Bimo Petrus Anugerah, sedang Sadeli adalah nama alias untuk Herman Hendrawan.

Keduanya tercatat sebagai aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang hilang di masa pemerintah Soeharto. Catatan harian ini ditulis sebulan setelah Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden dan meninggalkan sejarah kekerasan yang panjang selama periode kekuasaannya. Setelah evakuasi berkali-kali dalam keadaan yang tak menentu, juga membakar berkas-berkas maupun dokumen demi menjaga kerahasiaan gerakan waktu itu, ganjil rasanya menemukan catatan semacam ini di tumpukan buku di masa tenang.

Ada sebelas kawan saya yang diculik militer di masa Soeharto. Empat orang tidak kembali dan seorang ditemukan sudah menjadi mayat di jalanan. Tapi, anehnya, catatan itu menunjukkan bahwa saya maupun kawan lain tak pernah membicarakan Wiji Thukul sebagai orang keempat. Kami tak menganggapnya sebagai kawan yang mengalami penghilangan paksa, tak pernah menaruh curiga ia turut menjadi korban.

Saya—dan mungkin banyak teman—mengira ia tengah bersembunyi di Solo atau berada di suatu tempat, tapi situasi politik waktu itu membuat kawan yang melindunginya merahasiakan keberadaannya dari yang lain. Ini juga hal biasa dalam partai. Tak semua hal perlu diketahui semua orang agar usia perjuangan bisa panjang. Ternyata prasangka serupa terjadi pada istri Thukul, Sipon.

Saya mendengar Mbak Pon menyangka ada kawan yang menyembunyikan suaminya dari kejaran militer. Namun, setelah sekian lama Thukul tak ada, masing-masing pihak mulai saling bertanya. Ternyata Thukul memang tak disembunyikan pihak mana pun, Sipon ataupun orang-orang PRD.

Sejak itu pencarian Thukul mulai dilakukan. Keluarga dan kawan-kawan Thukul mendatangi lembaga bantuan hukum, mulai percaya bahwa Thukul memang termasuk orang-orang yang hilang di masa Soeharto. Pencarian ini terkesan sangat terlambat. Thukul bahkan tak termasuk dalam daftar orang hilang yang poster-posternya disebarkan Komisi Orang Hilang dan Tindak Kekerasan, yang suatu kali pernah terpampang di berbagai tembok kota dan rumah-rumah.

Siapakah Wiji Thukul ini?

Mengapa ia hilang? Siapa yang menghilangkannya?

Saya mendengar nama Thukul pertama kali pada 1994. Ketika itu pembentukan Persatuan Rakyat Demokratik baru saja selesai dan Wiji Thukul terpilih menjadi ketua divisi budaya organisasi ini. Ada teman yang menyarankan saya untuk bertemu Thukul. “Mungkin, kalian bisa melakukan sesuatu lewat seni dan budaya,” katanya.

Ia juga menunjukkan sejumlah sajak Thukul yang saya pikir menyalahi unsur-unsur estetika yang saya pelajari di fakultas sastra. Sajak-sajak itu tidak puitis dan pasti terkesan vulgar bagi banyak mahasiswa di fakultas saya di masa Orde Baru. Bagi mereka, sulit membayangkan keindahan dalam keadaan yang kumuh dan miskin seperti kehidupan buruh, tukang becak, atau masyarakat urban.

Tak bakal ada keindahan dalam got yang bau dan keringat yang mengucur deras, yang bisa memicu kelahiran karya sastra. Kemiskinan dan penderitaan hanya melahirkan lembaran pamflet, bukan sajak atau puisi. Saya juga pernah punya anggapan semacam itu, bahwa keindahan sejati hanya terkandung dalam kisah-kisah cinta yang wangi. Keindahan tak bisa beriringan dengan protes yang mengandung kemarahan, tuntutan, dan kekecewaan, seperti apa yang disebut Thukul puisi.

Teori-teori kesusastraan yang saya pelajari tak berpihak pada sajak Thukul. Samuel Tylor Coloridge (1772-1834), sastrawan di masa romantik telah menyebut sajak sejenis karangan yang berlawanan dengan karya sains, bersifat memberi kesenangan langsung. Padahal, sajak Thukul lebih menimbulkan rasa gelisah ketimbang kesenangan. Riffaterre, misalnya, mendefinisikan sajak sebagai ‘mengatakan sesuatu tapi artinya lain’. Definisi ini tak cocok dengan sajak Thukul yang lugas, terang, dan tak suka main sembunyi-sembunyi itu. Sajak dalam buku-buku teori sastra disyaratkan memiliki ciri tertentu, antara lain berbentuk monolog aku-lirik dan bermakna konotatif.

Sajak harus mengandung metafora, simile, atau alegori. Pendeknya, untuk memahami sebuah sajak, tidak gampang. Teori-teori tersebut tidak tepat untuk sajak-sajak Thukul. Sajak-sajaknya tak pernah bermain kiasan atau perbandingan yang rumit. Suara-suara itu tak bisa dipenjarakan di sana bersemayam kemerdekaan apabila engkau memaksa diam aku siapkan untukmu: pemberontakan!

Dalam bait “Sajak Suara” itu Thukul menyuarakan rasa ketertindasan rakyat kecil di masa Soeharto, yang dirinya pun menjadi bagian dari mereka. Seni bagi Thukul adalah seni yang terlibat, menyatu dalam dinamika masyarakatnya, bukan kumpulan imajinasi belaka. Pada tahun itu juga saya berangkat ke Solo dan menemui Thukul di Kampung Kalangan bersama Raharja Waluya Jati, kawan aktivis di Yogyakarta.

Kami memasuki pemukiman kumuh di tengah kota, yang dihuni para buruh pabrik, tukang becak, kuli rendahan, dan orang-orang yang paling tak diperhitungkan pendapatnya dalam sebuah pemerintahan otoriter. Di tengah kampung inilah sajak-sajak Thukul lahir. Thukul tak hanya menyuarakan kesengsaraan mereka, tapi juga membangkitkan semangat untuk melawan ketidakadilan itu.

Sajak-sajaknya bukan semata-mata hardikan pada kekuasaan, tapi juga jalan keluar bagi orang yang ditindas, jalan yang tak disukai penguasa, jalan melawan. Kami melihat anak-anak kecil bertelanjang kaki berlarian di bawah terik matahari, menghirup hawa busuk yang menguap dari limbah industri. Kami berhenti di muka sebuah rumah sewaan dan seorang pria kurus berkaos oblong putih merek Swan menyambut di ambang pintu.

Betapa ringkihnya orang ini, pikir saya, tak sepadan dengan keberanian sajak-sajaknya. Bicaranya pelat dan derai tawa terdengar di ujung kalimat-kalimatnya. Thukul tinggal dengan seorang istri dan dua anak yang masih balita, Nganti Wani dan Fajar Merah. Dia menyuguhkan singkong rebus pada tamunya. Rumah itu berlantai tanah.

Di ruang muka membentang sehelai plastik biru bahan tenda yang biasa digelar pedagang kaki lima dan kini berfungsi sebagai alas duduk. Sebuah mesin jahit berada di tengah ruangan tersebut, alat pencari nafkah si penghuni rumah. Kamar mandi berbau tak sedap terletak di luar, tanpa kran air ledeng. Tapi, Thukul punya sebuah ruang istimewa; perpustakaan. Ini satu-satunya kemewahan.

Di sana ada buku Antonio Gramsci, Bertolt Brecht, Raymond Williams, Marx, …. Kebanyakan buku berbahasa Inggris. Beberapa anak kampung tengah bertandang ke rumah Thukul ketika kami datang. Mereka belajar menggambar dengan teknik cukil kayu. Saya masih ingat salah seorang yang ramah dan suka bertanya. Namanya, Trontong. Nganti Wani kelihatan paling kecil, menyela di antara mereka.

Anak-anak tersebut tergabung dalam Sanggar Suka Banjir. Mereka belajar menggambar, mengarang, membaca, dan bermain teater di situ. Thukul mengajarkan apa yang tak mereka peroleh di sekolah, yaitu mengekspresikan dengan jujur perasaan serta pengalaman sehari-hari mereka. Semua karya bertumpu pada hal-hal nyata.

Bahkan, suatu hari sanggar ini mementaskan lakon tentang banjir dan di akhir pertunjukannya pemain serta penonton beramai-ramai mengunjungi rumah lurah untuk mengadukan tanggul yang jebol. Melalui permainan, Thukul telah menanamkan rasa percaya diri pada anak-anak kampung agar tak gentar menyatakan kebenaran. Dalam keterbatasan selalu ada jalan. Kelompok teater dari luar Indonesia juga pernah berkunjung ke Sanggar Suka Banjir dan membagi pengetahuan baru untuk anak-anak tersebut.

Kampung Kalangan yang sempit seakan berubah luas, memberi anak-anak miskin itu kegembiraan. Thukul juga melatih buruh-buruh pabrik bermain teater. Konsep sebuah teater buruh di Afrika Selatan mengilhaminya. Buruh-buruh memerankan pengusaha, satpam, mandor, supervisor, dan diri mereka sendiri. Buruh yang memerankan majikan berdebat dengan buruh yang memerankan dirinya.

Mereka belajar bernegosisasi lewat teater. Selama ini para buruh merasa tak punya kemampuan menjelaskan tuntutan mereka di hadapan pengusaha atau pihak departemen tenaga kerja yang mereka sebut ‘orang-orang pintar’ itu. Kalimat-kalimat mereka selalu dipatahkan dengan kelihaian pengusaha berargumentasi.

Tuntutan-tuntutan kesejahteraan mereka tak dipenuhi. Thukul melatih buruh-buruh berbicara, membangkitkan rasa percaya diri mereka untuk berhadapan langsung dengan pemilik modal yang menentukan upah mereka dalam kehidupan nyata. Latihan ini semacam simulasi. Meski pengusaha punya pembela hukum, buruh-buruh tak perlu gentar. Dengan bersatu, kekuatan mereka akan lebih besar dan didengar.

Thukul melakukan pengorganisasian buruh dengan cara ini untuk PRD, mengajak para buruh berjuang untuk memperoleh hak-haknya. PADA Agustus 1994, setelah beberapa kali bertemu, kami sepakat membangun Jaringan Kerja Kesenian Rakyat dan sepakat berpihak pada rakyat tertindas dalam karya-karya kami.

Bentuk jaringan dipilih berdasarkan kondisi dunia kesenian saat itu, yang para pekerjanya jauh dari pengalaman berorganisasi dan sukar berdisiplin, menganggap organisasi identik dengan penyeragaman yang bisa mematikan kebebasan berkreasi mereka. Orang tak punya referensi tentang organisasi kesenian yang modern, selain paguyuban. Setidaknya, bentuk jaringan ini tak membuat mereka merasa dikekang. Pengetahuan berorganisasi memang telah dihancurkan sejak peristiwa 1965.

Pemerintah Soeharto membubarkan puluhan partai maupun organ sektoralnya menjadi tiga partai yang telah mereka tentukan, yaitu Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrasi Indonesia, dan Golongan Karya. Orde Baru tak memberi kebebasan pada rakyat untuk mendirikan organisasi dan berbeda pendapat. Sebab rakyat yang terorganisasi bisa mempunyai kekuatan untuk mengancam kekuasaan, punya posisi tawar yang besar.

Negara menciptakan organisasi untuk mengontrol rakyat, menciptakan ketakutan bahwa dengan tak masuk partai Golongan Karya atau Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, misalnya, nasib seseorang bisa buruk. Zaman itu tak banyak seniman yang berani berseberangan dengan pemerintah Orde Baru.

Wiji Thukul tergolong mereka yang langka itu.

Seumpama bunga

Kami adalah bunga yang tak

Kau hendaki tumbuh

Engkau lebih suka

membangun Rumah dan merampas tanah

Seumpama bunga

Kami adalah bunga

yang tak Kau kehendaki adanya

Engkau lebih suka membangun

Jalan raya dan pagar besi

Seumpama bunga

Kami adalah bunga yang

Dirontokkan di bumi kami sendiri

Jika kami bunga

Engkau adalah tembok itu

Tapi di tubuh tembok itu

Telah kami sebar biji-biji

Suatu saat

kami akan tumbuh bersama

Dengan keyakinan: engkau harus hancur!

Dalam keyakinan kami

Di manapun tirani harus tumbang!

Thukul menggunakan kiasan ‘tembok’ untuk penguasa, dan ‘bunga’ untuk rakyat yang dirampas tanah dan rumahnya dalam sajak “Bunga dan Tembok” tadi. Sikapnya terhadap tirani jelas tergambar dalam sajak: harus tumbang! Thukul sudah dianggap menentang pemerintah jauh sebelum ia terlibat dalam partai. Baginya perlawanan terhadap ketidakadilan adalah naluri.

Ia mempraktikkan sikap ini pertama-tama pada lingkungan terdekatnya. Thukul mengajak warga kampung beramai-ramai memprotes keberadaan limbah pabrik bumbu masak yang menyebarkan bau busuk. Akibatnya, ia harus berhadapan dengan aparat setempat. Sajaknya tak hanya bernada perlawanan, tapi juga mengajak orang untuk bersatu melawan, mulai dari melawan pemilik pabrik sampai pemerintah, mulai dari menentang tentara rendahan sampai jenderal.

Pada 1989, Badan Koordinasi Intelijen Negara (BAKIN; kini Badan Intelijen Negara/BIN), menelepon Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jakarta lantaran lembaga ini dianggap merekomendasikan aktivitas berkesenian Thukul. “Kata BAKIN, Wiji Thukul itu ‘kan orang yang mau mendongkel negara kita,” ujar Jaap Erkelens dari Koninklijk Instituut Voor Taal, Land en Volkenkunde, yang juga teman baik Thukul, mengulang cerita orang lembaga tersebut.

“Thukul juga sudah langganan ditangkap dan disiksa Koramil setempat,” kata Erkelens kepada saya. Bahkan, pada masa itu, Thukul sempat ditahan Koramil di Solo gara-gara menerima paket buku dari Belanda. Pihak kantor pos yang bekerja sama dengan militer telah melaporkan soal kiriman tersebut. “Sajak-sajak Thukul itu berisi protes sosial, yang dalam hal ini terbentur pada politisi,” kata Erkelens, lagi. Di dalam negeri Thukul dimusuhi, tapi sajak-sajak tersebut membuat Thukul memperoleh penghargaan Wertheim Encourage Award yang pertama pada 1991 bersama penyair WS Rendra.

Penghargaan ini dibuat sebagai penghormatan pada sosiolog Belanda Willem Frederik Wertheim, yang antikolonialisme dan tak suka pada prilaku pemerintah Soeharto. Ketika Inter Governmental Group on Indonesia (sekarang Consultative Group on Indonesia), sebuah lembaga donor yang diprakarsai pemerintah Belanda berdiri pada 1967, Wertheim menulis artikel berjudul “Tuan Sudah Kembali”, memperingatkan orang akan bentuk kolonialisme baru yang lebih maju dan tersembunyi.

Untuk mempopulerkan Jaringan Kerja Kesenian Rakyat, masih pada 1994, organisasi ini mendukung pameran pelukis Moelyono di Yogyakarta. Pameran Moelyono bertema kehidupan nelayan. Kartu-kartu pos yang dilukis anak-anak nelayan turut dipamerkan. Kartu-kartu tersebut menunjukkan sikap aparat atau rentenir yang terjadi di sekeliling mereka, juga intimidasi dan ketidakadilan yang berlangsung sehari-hari.

Bila Thukul hidup dengan anak-anak kaum miskin di perkotaan, Moelyono dekat dengan anak-anak nelayan di wilayah pantai Tulung Agung, Jawa Timur. Pada tahun ini juga, aksi petani terjadi di Ngawi, Jawa Timur. Thukul yang memimpin massa dan melakukan orasi ditangkap serta dipukuli militer.

Dalam aksi-aksi massa semacam inilah, sajak-sajak Thukul sering dibacakan. Aksi yang terkadang memakan waktu berjam-jam dan tak jarang di tengah terik matahari membuat pembacaan sajak menjadi hiburan, selain memberi semangat dan ketidakgentaran menghadapi militer yang selalu menghadang tiap aksi protes.

Ada tiga sajak Thukul yang populer dan menjadi sajak wajib dalam aksi-aksi massa, yaitu “Peringatan”, “Sajak Suara”, dan “Bunga dan Tembok” (ketiganya ada dalam antologi Mencari Tanah Lapang yang diterbitkan oleh Manus Amici, Belanda, pada 1994. Tapi, sesungguhnya antologi tersebut diterbitkan oleh kerjasama KITLV dan penerbit Hasta Mitra, Jakarta. Nama penerbit fiktif Manus Amici digunakan untuk menghindar dari pelarangan pemerintah Orde Baru).

Peringatan

Jika rakyat pergi

Ketika penguasa pidato

Kita harus hati-hati

Barangkali mereka putus asa

Kalau rakyat bersembunyi

Dan berbisik-bisik

Ketika membicarakan masalahnya sendiri

Penguasa harus waspada

dan belajar mendengar

Bila rakyat berani mengeluh

Itu artinya sudah gawat

Dan bila omongan penguasa

Tidak boleh dibantah

Kebenaran pasti terancam

Apabila usul ditolak tanpa ditimbang

Suara dibungkam

kritik dilarang tanpa alasan

Dituduh subversif dan mengganggu keamanan

Maka hanya ada satu kata: lawan!

(th. 1994) merupakan tahun yang ramai bagi situasi nasional. Tiga media massa, Tempo, Detik, dan Editor dibredel. Aksi protes berlangsung di Jakarta dan berbagai kota. Para jurnalis turun ke jalan bersama mahasiswa dan organisasi pro demokrasi seperti Pijar, Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi, Formaci, Aldera, dan sebagainya.

Akhirnya, tak semua rencana bisa berjalan mulus untuk kesenian dan Jaringan. Seiring situasi politik Indonesia yang makin represif di masa Soeharto, PRD berkonsentrasi pada pengorganisasian kaum buruh dan mendukung perjuangan rakyat Timor Timur untuk merebut kemerdekaannya.

Pada Mei 1995, Pusat Perjuangan Buruh Indonesia, onderbouw partai, melakukan aksi mogok bersama sekitar 5000 buruh PT Great River di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di Jakarta, disusul aksi lompat pagar kedutaan beberapa Negara tetangga bersama para aktivis Timor Timur yang anti-integrasi.

Pada tahun yang sama Thukul memimpin pemogokan buruh-buruh PT Sritex di Sukoharjo, Surakarta. Dalam aksi buruh Sritex ini Thukul nyaris buta akibat kekerasan aparat. Banyak seniman di masa Orde Baru tak setuju pada sikap Thukul ini. Mereka menganggap seni tak bisa dicampuradukkan dengan politik.

Seni untuk seni dan politik hanya mengotori kesuciannya. Tapi, di seluruh dunia selalu ada masa saat orang terpaksa berhadapan dengan sistem yang menindas dan seniman ikut terpanggil menentangnya. Jose Rizal, pahlawan rakyat Filipina, yang dieksekusi penjajah Spanyol, juga seorang sastrawan besar.

Nikolai Vaptsarov, pemimpin rakyat Bulgaria menentang fasisme, juga penyair yang sangat terkenal di negerinya. Fransisco Borja da Costa, penyair Timor Lorosae, yang mati ditembak tentara Indonesia, sajak-sajaknya telah menjadi lagu rakyat Timor Timur.

Pablo Neruda, penyair Chile, harus berhadapan dengan pemerintah militer Augusto Pinochet. Di masa Soeharto, orang tak bisa sendirian menentang kesewenang-wenangan itu dan mereka merasa perlu bersatu dalam perjuangan yang terorganisasi. Thukul memilih bergabung dalam PRD.

Pada Juni 1996 Pusat Perjuangan Buruh Indonesia dan PRD memimpin aksi mogok buruh di dua kawasan industri di Surabaya. Tiga aktivis PRD, Dita Indah Sari, Coen Husain Pontoh, dan Soleh, ditangkap dan dipenjarakan. Percepatan politik melawan pemerintah Soeharto terjadi pada tahun yang sama.

Pemicunya datang dari masalah internal Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Partai berlambang banteng ini terpecah menjadi dua kubu, pro Soerjadi dan pro Megawati Soekarno. Kelompok pro Soejadi yang didukung pemerintah, militer, dan sejumlah pengusaha menjegal Megawati naik ke kursi ketua dengan melakukan kongres tandingan. Massa pendukung Megawati protes.

Mereka membuka panggung demokrasi di kantor dewan pimpinan pusat partai itu, di Jalan Diponegoro 76, Jakarta Pusat. Tokoh-tokoh oposisi ikut berorasi di sana, seperti Gus Dur, Budiman Sudjatmiko, Mochtar Pakpahan, dan Sri Bintang Pamungkas. Pemerintah Orde Baru merasa terganggu.

Kehadiran Mega dianggap bisa menjadi simbol perlawanan grass root ini, setidaknya mengingatkan orang pada keberpihakan Soekarno terhadap kaum miskin dulu. Momentum untuk mengakhiri kekuasaan Orde Baru yang korup sebagian bersandar pada massa yang militan tersebut. PRD memutuskan untuk mendukung perjuangan mereka.

Tapi, pemerintah melihat hal ini tak menguntungkan. Pemerintah kemudian mengeluarkan teori tentang kuda Troya (Taktik Troya menaklukkan Sparta dengan mengirim kuda kayu raksasa yang ternyata berisi prajurit Troya). PRD dianggap menunggangi massa PDI yang besar itu untuk menghadapi pemerintah Soeharto.

Pada 27 Juli 1996, preman yang didukung aparat menyerbu kantor PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Mereka mengenakan kaos PDI pro Soerjadi. Keterangan resmi Komisi Nasional Hak-Hak Asasi Manusia menyebutkan 23 orang hilang, lima meninggal dunia, dan 149 luka-luka akibat serangan itu. Namun, korban yang jatuh lebih banyak. PRD dituduh sebagai dalang peristiwa 27 Juli.

Struktur dan bagan organisasi serta nama sejumlah kawan disiarkan di televisi. Pada 10 Agustus 1996, Budiman Sudjatmiko dan pengurus lain ditangkap dan ditahan. Kepemimpinan partai diambil alih sebuah komite tertutup. Taktik perjuangan berubah menjadi bawah tanah.

Saya kehilangan kontak dengan Wiji Thukul pada masa ini. Ia menghilang, tak berkoordinasi. Saya kira, hal ini wajar terjadi. Ini pengalaman pertama kami menerima serangan cukup besar dari pemerintah. Saya tak yakin kawan-kawan di daerah punya kesiapan lebih baik.

Jadi, Thukul memutuskan menyelamatkan diri dulu sambil membangun kontak kembali. Komunikasi organisasi dengan kota-kota lain dilakukan lewat internet.

Berita-berita tentang situasi politik Indonesia yang tak dimuat media mainstream disebarkan media alternatif seperti Siar dan Kabar dari Pijar ke publik lewat milis Apakabar, yang dikelola John McDougall. Pada awal 1997, kami menemukan kembali puisi-puisi Thukul di internet. Ia tak menyebutkan keberadaannya.

Tapi, sebagian puisinya berganti warna, lebih murung dan kontemplatif, meski masih bernada protes sosial. Situasi pelarian dan rasa terasing terlihat dalam sajaknya yang bertutur soal-soal sepele, seperti berebut ikan dengan seekor kucing atau membeli pakaian loak. Saya kira, situasi dalam pelarian tidak menyenangkan hatinya.

Belakangan saya baru tahu kalau ia pergi ke Kalimantan dan hampir setengah tahun tinggal di sana. Pemilihan umum 1997 di ambang pintu. Pemerintah Orde Baru makin memperkuat diri. Partai Persatuan Pembangunan, yang berbasiskan umat Islam, mulai tak sejalan dengan kebijakan pemerintah. Sebelumnya partai ini dikenal konservatif.

Di lain pihak, massa pendukung Megawati berusaha bangkit pasca 27 Juli, berusaha berkonsolidasi. Kini pemerintah Soeharto menjadi musuh bersama. Elite-elite politik yang semula mendukung Soeharto mulai berbalik arah, melihat desakan rakyat dan mahasiswa yang besar menuntut kemundurannya dari kursi presiden. Harmoko, juru bicaranya yang baik dan setia, ikut memancing di air keruh.

Ia menghimbau Soeharto mundur di televisi. Wiji Thukul telah kembali dari Kalimantan dan ia diminta membantu kawan-kawan di Jakarta. Saya kembali bekerja bersama Thukul. Tapi, pada November 1997, Thukul meminta izin untuk pulang ke Solo pada saya. Ia berjanji menghubungi saya lagi seminggu kemudian. Janji tersebut tidak dipenuhinya.

Itulah kontak terakhir saya dengan Thukul. “Terakhir kali saya ketemu dia Desember 1997,” kata Jaap Erkelens. Namun, sejumlah orang masih melihatnya di Jakarta pada April 1998. “Pada Mei 1998, ia benar-benar menghilang,” lanjut Erkelens. Mbak Pon juga terakhir bertemu Thukul pada akhir 1997. “Waktu itu Desember, mau ulang tahun anaknya Fajar,” katanya kepada saya.

Mei 1998, Soeharto turun. Kerusuhan terjadi di Jakarta. Di tengah aksi massa yang menuntut pemerintahan transisi meledak kerusuhan anti etnis Tionghoa. Banyak toko dibakar dan dijarah. Banyak perempuan Tionghoa diperkosa. Juni 1998, sebulan setelah Soeharto turun, kerusuhan bertema sejenis telah menjalar ke beberapa daerah.

Mochtar Pakpahan dari Serikat Buruh Seluruh Indonesia membuat pernyataan di media massa bahwa Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia berada di balik kerusuhan-kerusuhan itu. Pernyataan ini dibalas Amien Rais dengan tak kalah emosional. Amin menuduh Mochtar itu PKI dan komunis.

Akibatnya, di masjid-masjid dipasang pengumuman bahwa gerakan buruh harus diwaspadai, karena komunis berada di belakangnya. Ada juga yang menyebutkan Thukul dihilangkan aparat pada masa ini. Ia dilenyapkan sebagai konsekuensi aktivitas politiknya, yang menjadikan seni sebagai cara. Thukul hilang dari tengah istri dan anak-anak yang dicintainya, hilang dari tengah massa yang dibela.

Dalam kumpulan puisi yang ia tulis saat jadi pelarian dulu terdapat sebuah puisi berjudul “Catatan”, yang mengungkap detik-detik menjelang perpisahannya dengan sang istri dan pesan untuk anak-anaknya.

Gerimis menderas

tengah malam ini

Dingin dari telapak kaki

hingga ke sendi-sendi

Dalam sunyi hati

menggigit lagi

Ingat Saat pergi

Cuma pelukan

Dan pipi kiri kananmu

Kucium Tak sempat

mencium anak-anak

Khawatir Membangunkan

tidurnya (terlalu nyenyak)

Bertanya apa mereka

saat terjaga

Aku tak ada

(seminggu sesudah itu Sebulan sesudah itu Dan ternyata lebih panjang dari yang kalian harapkan!)

Dada mengepal perasaan

Waktu itu Cuma berbisik

beberapa patah kata

Di depan pintu

Kau lepas aku

Meski matamu tak terima

Karena waktu sempit

Aku harus gesit

Genap ½ tahun

aku pergi

Aku masih bisa merasakan

Bergegasnya pukulan jantung

Dan langkahku

Karena penguasa fasis

Yang gelap mata

Aku pasti pulang

Mungkin tengah malam dini

Mungkin subuh hari

Pasti

Dan mungkin

Tapi jangan

Kau tunggu

Aku pasti pulang

dan pasti pergi lagi

Karena hak

Telah dikoyak-koyak

Tidak di kampus

Tidak di pabrik

Tidak di pengadilan

Bahkan rumah pun

Mereka masuki

Muka kita sudah diinjak!

Kalau kelak anak-anak

bertanya mengapa

Dan aku jarang pulang

Katakan

Ayahmu tak ingin jadi pahlawan

Tapi dipaksa menjadi penjahat

Oleh penguasa

Yang sewenang-wenang

Kalau mereka bertanya

“Apa yang dicari?”

jawab dan katakan

dia pergi

untuk merampok haknya

yang dirampas dan dicuri

Pencarian orang-orang hilang terus dilakukan sampai hari ini. Tapi, selama lima tahun berjalan belum ada titik terang. sekarang telah 13 tahun (maret 2011) pasca reformasi tiadak tindakan yang berarti dari negara.

Sejumlah anggota Komando Pasukan Khusus yang tergabung dalam Tim Mawar telah diadili, tapi mereka mengaku semua aktivis yang mereka culik telah dibebaskan dan dalam keadaan hidup. Prabowo Subianto juga menegaskan hal serupa.

Wiji Thukul dan orang-orang yang hilang itu seolah terkubur bersama kejatuhan Soeharto. Bagaimana nasib Mbak Pon, Wani, Fajar, dan anak-anak Sanggar Suka Banjir itu sekarang? Mbak Pon masih menjahit baju-baju pesanan dengan mesin jahit tuanya untuk membiayai keluarga.

Nganti Wani telah tumbuh jadi gadis remaja yang suka menulis puisi seperti ayahnya. Fajar Merah sudah masuk sekolah. Trontong, sahabat kecil Thukul itu, kini sudah dewasa. “Dia sekarang jadi buruh,” kata Mas Slamet, teman Thukul, yang mengajari anak-anak menggambar. Dan Thukul tak bisa menyaksikan ini.***

Jakarta, November 2002 [ di unduh dari web www.ikohi.or.id IKOHI - ikatan keluarga orang hilang ].

MY DREAM CAR

 

Neo VW Combi yang pernah kubayangkan

 

desain dan terobosan yang keren. mobil NOL EMISI.

jadi teringat saat beberapa tahun lalu melahirkan pertanyaan… “andai VW Combi dikeluarkan yang baru”, mimpiku itulah mobil yang akan saya pilih. bisa buat rame-rame dan pas tuk spirit mobil travelling. hehe…

Pabrikan Jerman Volkswagen akhirnya memunculkan mobil Microbus atau VW Bulli yang dulu dikenal dengan nama Kombi di Indonesia. VW menyambut kembalinya VW Kombi dengan ‘Comeback of A Automotive Free Spirit’. VW di 2011 ini menuntaskan pekerjaan mereka di 2001 ketika memunculkan mobil konsep terbaru Kombi untuk pertama kalinya.

Berbeda dengan pendahulunya, mobil van yang legendaris ini, menggunakan motor listrik sebagai tenaga pendorongnya. Jadi Anda jangan harap bakal mendengar lagi suara khas dari mesin VW Kombi. Karena Kombi terbaru ini nyaris tanpa suara dan bebas emisi tentunya.

Microbus (sebutan Kombi di AS) atau VW Bulli (sebutan di Jerman) ini akan didukung oleh baterai lithium-ion berkapasitas 40 kWh dan sebuah motor listrik yang memiliki daya 85 kW serta torsi 199 lb-ft seperti yang dilansir situs resmi VW, Selasa(1/3/2011).

Kendaraan konsep terbaru dari Jerman ini, juga memiliki enam kursi dan memiliki teknologi yang tidak berbeda dengan kendaraan-kendaran jaman sekarang. Sistem hiburannya dikendalikan oleh sebuah iPad. Warna mobilnya terdiri dari 2 warna yakni merah putih dan ada logo V pada bonnetnya.

Kombi terbaru ini adalah Volkswagen yang berbeda dari sebelumnya. Kemudian lagi, ini bukan 1947, tapi 2011, dan harapan para pelanggan sangat berbeda. [detik.oto].

Inspirasi Melati

 

imajinasi indonesia

revolusi melati

semerbak. menarik di pandang mata. lembut dan terkesan bersih. itulah singkatnya saya etrkesan saat melihat bunga melati yang sedang mekar.

 

tapi saat melati ditambahkan kata depannya dengan Revolusi. hmmmm… mulailah berpikir berbeda. meski sebulan lalu seorang presiden dan keluarganya terusir dari tampuk kekuasaannya di Tunisia gara-gara “SPIRIT” The JASMIN REVOLUTION (revolusi melati). pun dengan presiden mesir hosni mubarak yang jatuh setelah negerinya di banjiri para pemuda dan masyarakat bersemangat yang sama dengan Tunisia.

saya sedang sedikit terusik dengan kata Revolusi Melati ini. terlepas dari analisis konstelasi politik dan analisis ketegangan ekonomi politiknya. tapi lebih pada kekuatan kata yang mengubah bunia. seperti prinsip dalam Appreciative Inquiry (AI). prinsip pertama dalam AI adalah Word Create World. dan pada kata Revolusi Melati yang terjadi di Tunisia maupun Mesir. kata ini telah menjadi inspirasi yang jelas bagi para kaum penggerak dan massa pemrotes.

hingga kita pun yang bagian lain bumi menjadi kenal dan tahu apa dibalik semangat kata revolusi melati. andai hanya satu kata revolusi saja, sepertinya dia akan menjadi kata yang “heroik” saja. tapi begitu ditambahi kata melati. dia bisa menyiratkan makna sesuatu yang putih – tulus – suci, semangat mekar – sedang tumbuh – biasanya tersedia menjadi tanman hias di depan rumah dan kebun. bisa dimengerti kegunaannya dari mulai anak-anak hingga orang dewasa. pun dia adalah penghias kalung pasangan penganten yang khas jika di kampung saya. dan hanya dua rangkaian kalung melati bagi manusia di kampung saya adalah ketika “upacara perkawinan dan upacara kematian [saat dimakamkan]..”

melati jika kita suling dengan sedikit sentuhan teknologi dia punya kandungan “bibit” pengharum yang luar biasa. dikenal dengan sebutan minyak pacouli. dan inilah bahan aneka produk2 housing inddustry (sabun mandi, shampo, obat pel. sabun cuci, dan jenis parfum2 tertentu, serta produk yang membutuhkan bahan2 wewangian).

revolusi melati. satu kata yang diciptakan penuh dengan kekuatan metaforik, lateral, melompat. dua kata yang awalnya terdengar dan bermakna tak berhubungan. lalu bisa menjadi inspirasi. adalah kekuatan otak kanan yang menarik dalam konteks peristiwa dua negara kawasan timur tengah ini. hingga skr pun memicu beberapa wilayah2 lain di negeri tetangganya. bahkan di china kemarin, beberap orang di tangkap saat membawa sekuntum bunga melati ke restoran Frenchise yang disepakati sebagai tempat ngumpul oleh sebuah situs jejaring sosial.

sudah sedemikian menakutkankah bunga melati bagi beberapa penguasa dan sistem politik. lalu kreatifitas apakah yg juga bisa menjadi sebuah kata mngubah dunia di Indonesia? disinilah tantangan untuk semua pelaku perubahan penting menciptakan kata yang bisa mengawali ide dan tindakan perubahan. sebagaimana kata Republik Indonesia pada awalnya adalah kata yang asing dan ruang imajinatif.

untuk sampai pada Indonesia yang keren. tentunya dibutuhkan energi besar untuk itu. lalu dikerjakan oleh sekelompok tim kreatif yang tiada henti dan kering yang terus berinovasi. berinovasi dalam ruang-ruang sosial yang hidup. untuk menghidupkan inisiatif ekonomi yang keren, sistem pendidikan yang keren, kebudayaan yang kian keren, masa depan pengelolaan asset alam yang juga keren, sistem hukum dan politik yang juga keren. sekeren bunga melati saat mekar!!

viva revolusi melati!!

mari mekar dan tumbuh bersama untuk mencipta perubahan!!

 

salam dunia cerah,

 

Monumen sosial

apa yang kamu bayangkan ketika mendengar kata monumen? begitu tanya saya pada beberapa kawan. spontan dia menyebut tentang benda bersejarah, pemimpin, era, tanda, kenangan, peristiwa sejarah. jawaban  itu betul semua  dan layak mewakili arti singkat dan umum dari kata monumen.

belajar itu proses mencipta!

perubahan itu proses mencipta!

pada kebanyakan peristiwa kepemimpinan dan perjalanan suatu bangsa. monumen adalah salah satu produk symbol dan kebudayaan yang bisa memberikan “jejak” atas suatu peristiwa. entah ditujukan sebagai pengingat, sebagai media pemberitahuan tentang adanya hal penting ditempat tersebut. bangsa2 benua eropa, arab, china, amerika, afrika dan negara2 diatas tahun 1900-an hingga sekarang. banyak yang menjadikan monumen adalah sebagai bagian cara kekuasaan untuk menancapkan hegemoninya.

sayangnya itu semua adalah hardware belaka. tidak lebih dari itu. sebuah susunan bentuk objek yang terbuat dari aneka bahan semen, batu, besi, logam mulia lain dan aneka bahan2 alam untuk dijadikan simbolnya. pada wilayah negara untuk wilayah asia, Korea utara adalah salah satu yang paling gemar membangun monumen.

pada sisi artisitik memang ini produk yang menarik. pada sisi fugnsi kadang dia juga menarik. karena monumen bisa merambah pada aneka benda dengan fungsi sosial. misalnya seperti rumah ibadah (masjid, gereja, candi2, dan aneka rumah ibadah lainnya). pun stadion olahraga, kantor kerja, universitas, rumah tinggal, adalah beberap ranah produk “bendawi” yang sering menjadi pilihan sebagai medium monumen.

monumen statis, beku, diam, symbolik. pada perjalanannya akan dipengaruhi oleh kekuasaan. dan kekuasaan yang mendominasinya adalah tata kuasa pemerintahan dan sistem politik ekonomi. yang semuanya bagi saya adalah produk yang tidak menarik. karena dia tidak lebih sebagai sekedar barang pajangan. apalagi kalau dia adalah demi kepentingan politik belaka.

itu yang membedakan dengan monumen2 yang hingga sekarang bisa menjadi tujuan wisata, sementara monumen yang lain tidak laku. bisa jadi karena ada monumen yang ketika dibangun memang bangunan2 itu memiliki “epos” dan passion dari sang pembangunnya yang membedakan satu dengan yang lainnya. monumen tajmahal, gerbang kemenangan di Paris, Borobudur. pada sisi yang lain peninggalan suku inca di peru dan bekas2 kerajaan Majapahit di Mojokerto (adalah monumen bangsa yang kalah).

nah monumen sosial adalah istilah yang sedang menarik perhatian saya. bahwa bagaimana setiap orang sebenarnya bisa menciptakannya. ini adalah perwakilan dari seni melahirkan perubahan dengan multi minat oleh tiap orang. apa yang menjadi idenya, sebesar apa gairahnya (berbatas wilayah, berbatas jumlah, berbatas berat, smua boleh…). akan menentukan ide perubahan yang sedang dia ciptakan.

Di indonesia memang belum banyak monumen2 sosial. tapi jejak-jejaknya saat ini tetap bisa di jumpai. salah satunya adalah organisasi2, komunitas, kelompok, group, yang hingga sekarang eksis dengan program dan kegiatannya. baik program sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi. menariknya apa yang ada sekarang ada adalah terkait langsung dengan keberadaan sang “pencipta gagasan dan tindakan” pada awal2nya.

inti dari capaian monumen sosial adalah tentang spirit. ya spirit atas bagaimana seseorang itu menjalani kehidupannya. karena itulah yang mudah dijadikan jawaban dari pertanyaan “apa dan bagaimana kita akan dikenang orang nanti ketika telah mati?”. tentu saja semua lebih tentang bagaimana kita menjalani hidup.

suatu peristiwa diametral buat saya adalah saat teringat antara si walt disney dan gajah mada (sang mahapatih jaman majapahit). bahwa salah satu koleganya ketika ketemu keluarga si walt pernah mengatakan “sayang ya, keberadaan disney land yang telah menjadi wisata hiburan kelas dunia, padaa saat sekarang si walt tidak ikut menyaksikannya…”. spontan si keluarganya menjawab “wouw… anda keliru! ini smua yang sekarang disney land berada, sudah pernah hadir dalam ruang impian dan imajinasinya si walt”.. disinilah imajinasi dan visi yang memandu pasca kematian si walt disney.

dengan era runtuhnya dinasty majapahit, sejak era raden wijaya (pendiri majapahit) hingga Hayam Wuruk (brawijaya V). Gajah mada adalah sosok yang mengikuti era tiap pemerintahannya. menariknya Gajah mada bisa menjadi Abadi namanya hingga kini di hati beberapa kalangan periset sejarah, masyarakat pengagum era kebesaran majapahit. karena Gajah Mada (hamoksa mukti), meski ini dekat dengan mitos dan legenda tentang moksa (hilang musnah-tidak jelas entah kemana).

jadi. walt disney atau gajahmada kah berhasil membangun monumen sosial? kalau menumen sosial adalah tentang visi yang tetap menjadi tindakan dan dipercakapkan, serta selalu menjadi sumber inspirasi. maka bisa jadi keduanya termasuk. tetapi jika ditambahi dengan apakah keduanya membawa dampak (efek) perubahan sosial? perubahan yang bisa membuat orang makin efektif kualitas percakapan dan hubungan sosialnya? sepertinya keduanya dalam skala luas belum menjawab itu. jika pakai relasi hubungan kerja di arena walt disney, mungkin iya. karena disana 98 persen karyawannya menyatakan betah dan bangga, serta tidak ingin keluar dari disney land.

lantas siapakah layak mendapat sebutan pribadi2 yang telah mewariskan monumen sosial benar2 ide dan tindakannya menjadi kebudayaan, menjadi symbol2 keseharian, menjadi sikap dan perilaku?? rasanya nama2 Muhammad saw, Isa Almasih, Ibrahim AS, Sidharta Gautama, adalah beberapa selain ribuan nama yang lain, yang telah berkontribusi untuk mengubah dunia.

“sesungguhnya tiap anak manusia itu terlahir dengan kekuatan dan kemampuan yang rata-rata, visi-imajinasi, gairah hidup dan tindakan berdampaklah yang membedakan  saat dia meninggal”….(Q-cerah).

salam dunia cerah,